Pacaran sering di anggap sebagai bentuk pembelajaran. Argumennya,
sebelum memastikan pasangan ada bagusnya mengenal dulu calon pasangan
tersebut. 

Tapi apakah betul begitu? Justru sebaliknya, pacaran adalah sesuatu yang
tidak rasional. Dengan pacaran orang terpaksa, secara sadar atau tidak,
untuk mencari kesempurnaan. Pembandingan selalu terjadi: dia lebih
perhatian, dia lebih cakep, dia lebih mengerti saya dll.........

Pacaran jadi bertujuan menemukan sesorang yang sempurna. Padahal jatuh
cinta (hati) berdasar pada ketidaksempurnaan: senyum dia, cara dia
jalan, suara dia kalo ketawa, wajahnya ketika bengong. Singkatnya hati
justru hanya bisa mengerti yang tak sempurna. 

Pacaran juga bisa menjadi kutukan. Semakin banyak bekas pacar, semakin
banyak kemungkinan membanding-bandingkan. Jika akhirnya menikah,
bagaimana membicarakan bekas pacar dengan pasangan? 

Padahal bekas pacar itu punya andil membentuk diri kamu sekarang setelah
menikah. 

 

Menyakiti dan disakiti tak bisa hilang begitu saja karena itu bagian
dari pengalaman pribadi. Bekas pacar adalah termasuk pengalaman penting,
tapi terpaksa ditekan dari memori. Semakin banyak bekas pacar, semakin
banyak yang harus ditekan. 

Teori ini menjelaskan observasi anekdotal bahwa pasangan jaman dulu
lebih banyak yang langgeng padahal mereka di jodohkan. Jawabannya
mungkin karena mereka tidak atau sedikit pacaran, sehingga mereka tidak
memiliki referensi pembanding yang bisa membingungkan. 

Pelajarannya: jangan terlalu banyak pacar karena kamu bakal terus
menerus melakukan perbandingan yang akhirnya bikin bingung sendiri.
Perbandingan ini bisa tak berhenti meskipun telah menikah. Intinya
pacaran justru kebalikan sifat 'pendidikan' : semakin banyak mencari,
semakin tidak menemukan yang dicari. 

So,intinya klo dah nemuin yang bener2 dapat ngertiin kmu serta hati
merasa cocok seia sejalan dalam melayari kehidupan yg cuman sekali
doank...bagusnya langsung merit aja kali yee (deuhhhhhhh......kesannya
kebelet amat sehh! )

 

 

 

B'regards,

 

Joe.One.Tee

 

 

<<image001.gif>>

Kirim email ke