>PGI Akan Bentuk Komite Tangani SKB 2 Menteri > > >Jakarta, Sinar Harapan >Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) terpilih, Pdt Dr AA >Yewangoe menyatakan akan menangani persoalan surat keputusan bersama (SKB) >antara Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri tentang pembangunan rumah >ibadah. >AA Yewangoe terpilih sebagai Ketua Umum PGI menggantikan Pdt Dr Nathan >Setiabudi. Ia berpasangan dengan Pdt Dr Richard Daulay. >Selain memilih Ketua Umum dan Sekretaris Umum, Sidang Raya PGI juga >menetapkan Pdt Weinata Sairin, MTh sebagai Wakil Sekretaris Umum, dan >Bendahara Kumala Setyabrata.Tentang program kerja yang akan dilaksanakan >PGI di bawah kepemimpinan Yewangoe, berikut wawancara SH yang dilakukan >Sabtu (4/12). > >Bagaimana langkah PGI terkait perintah Presiden untuk mengkaji ulang SKB 2 >Menteri? >Tentang SKB 2 Menteri yang sudah ditanggapi positif pemerintah, PGI akan >melanjutkannya dengan membentuk sebuah komite khusus yang menangani >penyelesaiaan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan SKB 2 Menteri >tahun 1969. > >Tentang Pelaksanaan Sidang Raya sendiri, bagaimana kesan Anda? >Sejauh ini berjalan baik dan tidak ada hal yang menonjol yang keluar dari >rencana-rencana yang sudah ditetapkan panitia. Ada beberapa hal yang alot, >namun itu lebih disebabkan jumlah peserta yang mau berbicara terlalu besar. > >Apa yang akan menjadi program Anda nantinya? >Sidang Raya menetapkan Dewan Keesaan Gereja 2004-2009. Di dalamnya ada >pokok-pokok tugas yang dirancang dari tema �Berubahlah oleh Pembaruan >Budimu� dan Sub Tema yang berhubungan dengan penguatan masyarakat sipil >(civil society). >Semuanya akan diadopsi dan akan dijabarkan oleh gereja-gereja yang menjadi >anggota PGI. Memang ini tidak gampang, tapi ini merupakan satu tugas yang >dimandatkan pada MPH berikutnya. > >Keesaan gereja bukan tujuan akhir, namun alat bagi pelayanan yang lebih >besar bagi kemuliaan Allah. Oleh karenanya gereja harus terbuka pada >masalah-masalah konkret dan tidak eksklusif pada persoalan-persoalan >sosial. >Direncanakan 2004 sebagai tahun keesaan gereja secara nyata. Secara >organisasional memang tidak berhasil, namun pada kepengurusan yang baru >keesaan ini harus berupa aksi. > >Apa yang menjadi program awal PGI? >Yang jelas, konsolidasi pimpinan di pusat di Jalan Salemba 10 (Kantor PGI, >Red.) yang berhubungan dengan kebutuhan mendesak di tingkatan eksternal. >Oleh karena itu konsolidasi tersebut akan menghasilkan sebuah komite khusus >yang bekerja untuk penghapusan SKB 2 Menteri. Komite ini akan mengkaji >ulang tentang keberadaan SKB itu. >Di dalamnya akan ada sub komite yang bekerja dari segi hukum melakukan >perjuangan hukum ataukah dalam bentuk class action atau dalam bentuk >judicial review. Bukan itu saja, sudah jelas kesulitan-kesulitan membangun >rumah ibadah yang paling utama adalah di daerah-daerah konflik. >Oleh karena itu juga akan dilakukan kerja-kerja operasional untuk >mengadakan pembaruan hubungan antarumat beragama di daerah-daerah konflik. >Satu hal juga yang prioritas dalam konsolidasi ini adalah pembentukan >departemen antariman yang melakukan kajian-kajian dan upaya hubungan >antarumat beragama > >Apa yang menjadi tugas konkret dari persoalan SKB ini? >Mungkin saja SKB tidak perlu dicabut, tetapi harus ada fatsun bahwa >pembangunan rumah ibadah harus menyesuaikan dengan lingkungan setempat. >Kita bisa kembangkan konsep satu gereja untuk semua denominasi sehingga >sepanjang satu kilometer tidak perlu ada lima gereja dari lima denominasi, >tapi cukup satu gereja yang dipakai secara bergantian oleh berbagai >denominasi. >Namun sebaliknya, komite khusus dapat bekerja melakukan advokasi terhadap >gereja-gereja yang mengalami kekerasan dan pengrusakan dengan mengajukan >tuntutan ke pengadilan dan diproses secara hukum. Selain itu, sudah bisa >melakukan judicial review terhadap SKB 2 Menteri tersebut yang membuktikan >bahwa SKB tersebut bertentangan dengan UUD 1945 sebagai undang-undang >tertinggi di negara ini. > >Apakah ada kesinambungan antara program yang sudah dihasilkan oleh MPH yang >lalu dengan MPH yang akan datang? >Jelas ada kesinambungan. Misalnya saja hubungan-hubungan antaragama dan >hubungan PGI dengan negara akan terus dilanjutkan untuk kepentingan umat. >Orang-orang profesional yang pernah terlibat di MPH yang lalu seperti Natan >Setiabudi yang pernah memimpin PGI perlu dilibatkan karena beliau memiliki >kemampuan tertentu dan telah merintis program-program PGI di masa >kepengurusannya. Tidak ada keterputusan antara MPH yang lalu dengan MPH >yang akan saya pimpin. (web) > >(http://www.sinarharapan.co.id/berita/0412/04/sh04.html)
_________________________________________________________________ Express yourself instantly with MSN Messenger! Download today it's FREE! http://messenger.msn.click-url.com/go/onm00200471ave/direct/01/ ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Make a clean sweep of pop-up ads. Yahoo! Companion Toolbar. Now with Pop-Up Blocker. Get it for free! http://us.click.yahoo.com/L5YrjA/eSIIAA/yQLSAA/.1VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ================================================ Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12) ================================================ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/eben-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
