|
Kirim kepada teman2 yang lain,
agar lebih waspada. Khususnya didaerah
kejadian dibawah ini. ----- Original Message ----- From: Roni To: redaksi Bisnis Sent: Subject: beware... Waspadalah... Terutama bagi teman-teman yang pulang malam dengan membawa
kendaraan. Sepulang kantor semalam, sekitar pukul 10.45, seperti
biasa saat menuju lampu merah perempatan slipi
saya memilih lajur paling kanan. Ketika lampu mulai berganti
merah, saya tidak memaksakan diri dan memilih berhenti di urutan
paling depan dari deretan kendaraan. Di perempatan itu biasanya ada polisi yang bertugas,
namun semalam tidak terlihat. Setelah lampu hijau, semua
kendaraan termasuk saya mulai bergerak maju, saya sempat melihat ada
seorang laki-laki berdiri di pinggir jalan (spt mau menyeberang ke arah
gedung JDC). Namun, saat posisi mobil mendekat orang itu, tiba-tiba
orang itu mengganggu konsentrasi (dengan berlagak ragu-ragu mau
menyeberang) lalu menghempaskan tubuhnya tepat di samping hidung kendaraan
dan tangannya membanting keras kaca spion dan menggolekkan tubuhnya
hingga ke samping bodi kendaraan (seperti orang kena tabrak lari). lalu (berpura-pura) kesakitan hingga tiduran
di tanah pas dibawah fly over slipi yang gelap. Meski berada di
posisi depan, saya yang kaget mulai menghentikan pelan-pelan kendaraan dan
menyalakan lampu hazard, sambil membuka kaca dan mengecek mobil dan
membenarkan spion yang terlipat. Dari dalam mobil saya tengok kondisi
orang tadi, masih terlihat kesakitan, tetapi kendaraan dibelakang saya
membunyikan klakson dan pengendara motor melambaikan tangannya meminta
saya untuk terus jalan. Firasat saya mengatakan aksi tadi adalah
akal-akalan orang itu saja, akhirnya saya jalan lagi. Lagi pula kondisi
jalan tidak memungkinkan untuk menepi demi keamanan. Tetapi sampai di apartemen
Park Royale Gatot Subroto, saya dipepet oleh Taxi dan orang yang kesakitan tadi
meminta saya untuk berhenti. Karena saya tidak merasa salah saya berhenti dan
turun. Taxi itu pergi, dan turun dua orang mendatangi
saya. Orang yang mengaku saya tabrak itu tidak terluka sama
sekali, kecuali pakaiannya yang kumuh. Ciri-ciri bhw orang itu preman baru terlihat jelas dari
pakaiannya yang kumal dan kotor, bersendal jepit, dan rambut yang awut-awutan
ditemani seorang laki-laki berwajah sangar. Laki-laki itu dengan mata
nanar dan gigi yang tidak terawat membentak-bentak dengan segala alasannya
menyalahkan saya yang tidak berhenti saat kejadian. Saya membalas menegaskan orang itu yang salah karena
dari jauh dia berdiri seharusnya sudah tahu saat lampu hijau, tidak
memaksakan menyeberang saat semua mobil bergerak maju karena
tindakannya membahayakan pengemudi. Dia sepertinya tidak terima
dan mengancam ke polisi, namun ketika saya sepakat ke polisi dia mulai
mencurigakan karena seperti akan mengeluarkan sesuatu dari balik
pakaiannya, sedangkan temannya malah menghadang mobil. Karena khawatir
ditodong, saya mengalah dengan mengajaknya damai. Dia meminta uang
untuk pengobatan. Karena tidak luka dan saya mengaku tidak
membawa uang, saya berikan Rp30.000 tetapi dia
menolak. Akhirnya dia memaksa minta Rp50.000. Akhirnya saya berikan,
saya baru masuk mobil sampai kedua orang itu pergi. Anehnya orang
yang tadinya pura-pura jadi korban itu tertawa-tawa dan membagi uang ke
temannya. Akhirnya saya jalan lagi dan melaporkan kejadian itu kepada dua
polisi bermotor yang sedang istirahat di tepi jalan. Polisi tadi berterima
kasih dan mengatakan akan melakukan patroli ke daerah Slipi. Di Jakarta, modus operandi berpura-pura menjadi korban
tertabrak sudah seringkali terjadi terutama di lokasi yang tidak jauh dengan
lampu merah. Waspadalah, dimanapun kawan-kawan berada, terutama di lampu merah.
Bagi preman itu, modus operandi itu boleh jadi lebih aman daripada menjadi penjahat
kapak merah. Bayangkan, jika dalam sehari dia
memperdayai beberapa korban saja maka berapa rupiah dihasilkan preman
yang malas bekerja itu dalam sebulannya?
Beware...!!! Salam, ================================================ Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12) ================================================
Yahoo! Groups Links
| ||||||||||||||||||||||||
