Apakah Nabi Musa keturunan Ismail dan puasa itu milik orang Islam sampai Muhammad mengatakan bahwa mereka lebih berhak atas puasa lebih dari Umat Yahudi (Orang Israel) ?

 

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim.

Assalaamu’alaikum wr. wb.

 

PUASA SUNNAH 9 & 10 MUHARRAM 1426 H

(18 & 19 Februari 2005)

 

Kita ummat Islam disunnahkan untuk melaksanakan puasa sunnah tanggal 9 & 10 Muharram atau tanggal 18 & 19 Februari 2005. Adapun Asbabul Nuzulnya (asal-usul/sejarahnya) kurang lebih demikian :

Pada saat Rasulullah Muhamad SAW bersama para sahabat sedang menuju Madinah, Beliau melihat orang-orang yahudi melakukan puasa pada tanggal 10 Muharram untuk memperingati/menghormati kemenangan Nabi Musa AS terhadap dedengkot kaum kafir-musrikin-munafikun fir’aun laknatullah. Rasulullah SAW mengatakan kamilah yang sebenarnya lebih berhak menghormati/memuliakan Nabiullah Musa AS dibandingkan engkau wahai kaum yahudi. Kemudian Rasulullah SAW memerintahkan kepada para sahabat/kaum muslim untuk melaksanakan puasa sunnah setiap tanggal 10 Muharram karena tanggal tersebut mengandung makna yang sangat mendasar yaitu :

  1. Tanggal 10 Muharram adalah saat diciptakannya Arsy.
  2. Tanggal 10 Muharram adalah saat diciptakannya Nabi Adam AS.
  3. Tanggal 10 Muharram adalah saat dikeluarkannya Nabi Yunus AS dari perut ikan.
  4. Tanggal 10 Muharram adalah saat diangkatnya penyakit Nabi Ayub AS.
  5. Tanggal 10 Muharram adalah saat kemenangan Nabi Musa AS dan ditenggelamkannya fir’aun.
  6. Tanggal 10 Muharram adalah saat diselamatkannya Nabi Yusuf AS setelah diceburkan ke sumur oleh saudara-saudaranya.
  7. Dan masih banyak lagi peristiwa lainnya yang terjadi pada tanggal 10 Muharram.

Puasa tanggal 10 Muharram sering disebut dengan Puasa Asyuro (berasal dari bahasa arab Asyaro/Asyro = 10).

Kutamaan Puasa Asyuro sebagaimana disebutkan dalam hadits berikut : Dari Abu Qotadah Al Anshori, Rasulullah SAW bersabda bahwa “Puasa Asyuro dapat menghapuskan dosa (satu) tahun yang lalu.” (Hadits Riwayat Muslim).

 

Adapun mengenai Puasa tanggal 9 Muharram atau Puasa Tasu’a (Tis’a = 9) sejarahnya kurang lebih demikian :

Pada saat Rasulullah SAW bersama para sahabat, Beliau mengatakan seandainya aku dapat menjumpai Muharram tahun depan, aku akan melakukan puasa tanggal 9 Muharram. Ternyata Rasulullah SAW tidak pernah menjumpai Muharram berikutnya karena Allah SWT telah memanggil Beliau. Kemudian para sahabat melaksanakan Puasa setiap tanggal 9 Muharram untuk mengenang/menghormati/memuliakan Rasulullah SAW.

 

SELAMAT MENJALANKAN PUASA ASYURO & PUASA TASU’A, SEMOGA ALLAH SWT MERIDHOI KITA SEMUA, AMIEN.

Wassalaamu’alaikum wr. wb.

 

  



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke