e-Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus

Tanggal: Jumat, 4 Maret
Bacaan : Filipi 4:1-7
Setahun: Ulangan 13-16
Nats   : Janganlah hendaknya kamu khawatir tentang apa pun juga,
          tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada
          Allah dalam doa ... (Filipi 4:6)
Judul  :
                         "KASIHANILAH SAYA"

Anda mungkin pernah memainkan permainan ini sewaktu masih kecil.
Anda menjalin jari Anda dengan jari seorang teman, lalu berusaha
menekuk jarinya sampai Anda atau dia berteriak, "Kasihanilah saya!"
Pemenangnya adalah yang berhasil membuat lawannya menyerah.

Terkadang kita mencoba memainkan permainan "Kasihanilah saya!"
dengan Allah saat berdoa. Kita memiliki sebuah permohonan dan kita
sangat berharap permintaan itu dijawab dengan cara tertentu. Lalu
kita mulai "menekuk jari Tuhan" dan berusaha membuat-Nya menyerah.
Namun, ketika tampaknya kita tidak mungkin menang, kita mencoba
lebih keras lagi untuk meyakinkan Dia dengan merengek atau menawar.
Mungkin akhirnya kita terpaksa menyerah sambil berkata, "Tuhan,
Engkau selalu menang! Ini tidak adil!"

Allah betul-betul mendambakan kejujuran. Namun, kerap kali dalam
kejujuran, jiwa peminta-minta kita muncul. Dalam hati kecil kita,
kita sadar doa bukanlah pertandingan dengan Allah di mana kita
selalu berupaya untuk menang. Alangkah baiknya jika kita
mengutarakan permohonan kepada Tuhan, menyerahkan semuanya kepada-
Nya, bersandar pada kasih karunia-Nya, dan menantikan jawaban-Nya
(Filipi 4:6,7). Seorang pengarang, Hannah Whitall Smith, berkata,
"Bersukacitalah dan rindukanlah untuk berpasrah tanpa syarat ke
dalam tangan-Nya yang penuh kasih, serta menyerahkan seluruh
wewenang kepada-Nya."

Daripada berdoa dengan pernyataan yang tidak tulus, "Tuhan, Engkau
selalu menang", lebih baik berserah kepada-Nya. Katakanlah,
"Kasihanilah saya!" �AMC

               DOA BUKANLAH SAAT UNTUK MEMBERI PERINTAH
              MELAINKAN MEMPERTANGGUNGJAWABKAN PEKERJAAN


     Filipi 4:1-7

  1. Karena itu, saudara-saudara yang kukasihi dan yang
     kurindukan, sukacitaku dan mahkotaku, berdirilah juga dengan
     teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih!
  2  Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati
     sepikir dalam Tuhan.
  3  Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia:
     tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam
     pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku
     sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab
     kehidupan.
  4  Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi
     kukatakan: Bersukacitalah!
  5  Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah
     dekat!
  6  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi
     nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa
     dan permohonan dengan ucapan syukur.
  7  Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan
     memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke