BERDOALAH SEBELUM BERPERGIAN AGAR KITA SELALU DALAM LINDUNGANNYA WASPADA MEMILIH TAXI walaupun dari dalam pelataran sebuah MALL TERKEMUKA
Kejadiannya sudah beberapa hari yang lalu tepatnya 11 Maret 05, kejadian ini menimpa sahabat saya bersama putrinya, beritanya sempat beredar di salah satu koran harian Ibu Kota. Waktu itu sahabat saya (DD-29th) baru saja sembuh dari sakit typusnya, karena sudah janji dengan putrinya (DR-3,5th) apabila dia sudah sembuh maka dia akan mengajak DR untuk jalan2 ke Mall Taman Anggrek. Adzan Maghrib baru saja selesai dan dia bergegas melangkah keluar mall untuk mencari taxi, semua taxi Blue Bird penuh, lama menunggu taxi yang sejenis tiba akhirnya DD memutuskan untuk mencari taxi yang lain (masih dipelataran MTA) DD memberhentikan TAXI SIMPATI berwarna biru dongker dengan body mobil yang mulus tergolong taxi baru yang ... yahhh ... dari pada kelamaan nunggu akhirnya yang ada aja deh ... (padahal dia tdk pernah naik taxi yg lain kecuali Blue Bird). Saat itu tepat pukul 18.48/58 WIB tanpa curiga dia naik taxi itu, pada saat didalam DD merasa aneh karena tidak ada nomer kendaraan pada pintu kanan/kiri juga id. taxi yang berada di dasboard tertutup oleh koran dan supir tidak mengenakan seragam tapi dia tepis prasangka jelek dibenaknya. Pada saat taxi mulai berjalan seharusnya dia putar arah karena DD tinggal di daerah CDDL - Jakarta Barat (DD: Pak ko taxinya nggak balik arah? dan sisupir menjawab "O'iya maaf bu saya salah jalan nanti kita berputar didepan saja" tapi dia tidak berputar juga malah melaju cepat kearah yang DD tidak kenal (DD: Lho kita kemana Pak? Berhenti Pak! ini salah arah!) dan pada sauatu jalan kecil juga sepi taxi tersebut berhenti (Supir dengan kasar berkata: Saya mau kencing dulu) pada suatu kesempatan dia ingin keluar mobil dan melarikan diri bersama putrinya, tiba2 masuklah 3 orang lelaki besar (2 mengapit kanan kiri, 1 didepan besama supir) lalu sisupir masuk kedalam mobil dan membawa mereka keliling kota. Menurut DD ini adalah NERAKA 4 jam dalam hidupnya. Selama 4 jam DD bersama putrinya selain dirampok habis2an juga dianiaya di dalam TAXI karena DD sempat berontak dan teriak karena perlakuan mereka yang sungguh sangat kejam terhadap DD dan putrinya, mereka memukul sikecil DR hingga muntah2 karena dalam perjalanan DR kecil menangis terus2an, mereka memaksa DD untuk mendiamkan tangisan DR dengan ancaman akan memperkosa dan membunuhnya apabila mereka tidak juga diam dan menuruti apa kata mereka. entah jam berapa dan dimana, yang pasti mereka telah melewati beberapa kali pintu tol dan seingat DD ... Pluit ... Ancol ... Bogor ... Cileungsi ... pada saat melewati pintu tol, mereka dipaksa merunduk dibawah kursi dan tidak boleh bersuara (hal yang paling buruk selalu menghantui fikirannya ... Diperkosa ... begitupun putri kecilnya, seperti berita yang pernah dia baca mengenai kekejaman perampokan di taxi / dr berita di TV / berita2 yang pernah dia dengar ... DD hanya bisa pasrah, berdo'a,- menyebut namaNYA takputus2nya dan ikhlas apabila memang saat itu dia harus dibunuh bersama putrinya - mungkin memang takdir / jalan hidupku sudah harus mati ditangan perampok - fikirnya saat itu) Tiba disebuah ATM entah dimana ... mereka memaksa DD untuk memberikan nomer ATM dengan memukul si DR kecil hingga pingsan. Subhanallah kejam sekali mereka memperlakukan sahabat saya dan putrinya seperti itu. Antara sadar dan tidak ... ternyata itu didaerah Cileungsi yang sangat sepi ... DD dipaksa turun ... dan dengan perasaan yang sudah sangat ketakutan melihat DR kecil tak berdaya dipelukan para perampok itu memohon agar DR pun diturunkan bersama ibunya disitu. Setelah mereka mendapatkan sejumlah perhiasan, hp dan juga uang ATM mereka melemparkan DR kepelukan ibunya ... selang beberapa menit (antara jam 23:00 - 23:30) beberapa orang satpam jaga (satpam setempat untuk sebuah ruko yang baru saja dibangun) menemukan mereka. Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat, walaupun pada saat diketemukan pertama kali DD agak sulit diajak bicara dia hanya bisa memberitahukan dia dari Jakarta Barat dan hanya ada 1 nomer telphone yang dia ingat saat itu ... yaitu nomer telphone kaka'nya di Jakarta (menurut satpam biasanya mereka selalu menemukan wanita dalam keadaan sudah diperkosa atau dibunuh didaerah tersebut). Alhamdulillah, kondisi mereka kini sudah baik walau masih meninggalkan trauma yang sangat dalam dan kondisi psikis si DR kecil yang selalu berteriak2 dan bicara "Mama jangan bicara keras2 nanti mama dibunuh orang/ Mama siapa itu? jangan boleh masuk! nanti mama dipekosa" hingga kini DR kecil masih sulit makan & tidak mau pergi kesekolah karena takut bertemu orang yang tidak dikenalnya, begitupun sahabat saya. Alhamdulillah taxi itu, pagi - 2 hari berikutnya sudah ketemu, begitupun ciri2 orang yang telah merampok & menganiaya mereka. TAXI SIMPATI - Poll di Depok "Mereka" adalah penjahat kambuhan yang memang sudah pernah tertangkap. 1 hal yang saya tidak mengerti, mengapa orang2 seperti mereka dibiarkan bebas berkeliaran? dan salah satu dari mereka adalah supir taxi, yang mudah2 an kita tidak pernah menemuinya. <----------------------------------------------------------------------- ----> ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/0Z9NuA/I_qJAA/i1hLAA/.1VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ================================================ Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12) ================================================ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/eben-net/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
