%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                          e-Santapan Harian
         Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Jumat, 13 Mei 2005
Ayat SH: 2Raja-Raja 8:16-29

Lukisan ilahi di kanvas sejarah
     Sejarah kerajaan di kitab Raja-raja melukiskan kasih karunia
     Allah yang tak putus-putusnya atas umat-Nya meskipun mereka
     berulang-ulang berkhianat kepada-Nya. Allah tetap setia
     memelihara dan menopang bangsa Israel, namun mereka tetap harus
     mengalami konsekuensi perbuatan dosa-dosa mereka.

Yoram, raja Yehuda lebih memilih untuk mengikuti jalan Ahab,
     mertuanya dengan menyembah Baal dan bukan menyembah Tuhan, Allah
     Israel yang disembah Yosafat, ayahnya (ayat 18). Pengkhianatan
     rohani ini harus dibayar mahal dengan terlepasnya Edom dan Libna
     dari kekuasaan Yehuda (ayat 20-22). Setelah Yoram mati dalam
     peperangan maka Ahazia, anaknya dari Atalya (putri Ahab)
     menggantikannya. Ahazia juga meniru jejak ayahnya yang hidup
     dalam dosa keluarga Ahab (ayat 26-27). Akibatnya, ketika
     keluarga besar Ahab kelak dimusnahkan oleh Yehu, Ahazia ikut
     pula dibunuh (ayat 9:27). Meski Yoram dan Ahazia tidak menyembah
     Allah Israel, Dia tidak menghancurkan kerajaan Yehuda sebab
     mereka adalah keturunan Daud. Sebagai keturunan Daud, mereka
     memiliki ikatan perjanjian dengan-Nya untuk duduk di atas takhta
     kerajaan Israel (ayat 8:19; lihat 2Sam. 7:15-16). Akan tetapi,
     sesuai dengan isi perjanjian itu juga, kedua raja itu harus
     mempertanggungjawabkan kesalahan mereka dengan mendapatkan
     hukuman-Nya (ayat 2Sam. 7:14).

Sejarah gereja juga menggambarkan kesetiaan Allah dan pengkhianatan
     umat. Acapkali gereja mendewakan kuasa politik. Bahkan tidak
     jarang kemewahan dan harta dunia pun menjadi tujuan hidup para
     pemimpinnya. Maka tidak heran kalau perjalanan sejarah gereja
     dipenuhi kerikil-kerikil masalah sebagai konsekuensi
     ketidaktaatan pada Allah. Meski demikian, oleh kasih setia dan
     perlindungan-Nya gereja dan umat-Nya tetap ada sampai kini.

Renungkan:
     Allah berdaulat atas umat-Nya. Dia ingin kita menorehkan karya
     iman agar tercipta lukisan indah dalam sejarah umat-Nya.


e-SH versi web:          http://www.sabda.org/publikasi/sh/2005/05/13/
e-SH versi web:                     http://www.in-christ.net/sh/13.htm
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Ayat Alkitab:           http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Raja+8:16-29

     2Raja 8:16-29

16. Dalam tahun kelima zaman Yoram, anak Ahab raja Israel--pada
     waktu itu Yosafat adalah raja Yehuda--Yoram, anak Yosafat raja
     Yehuda menjadi raja.
17  Ia berumur tiga puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja
     dan delapan tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem.
18  Ia hidup menurut kelakuan raja-raja Israel seperti yang
     dilakukan keluarga Ahab, sebab yang menjadi isterinya adalah anak
     Ahab. Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN.
19  Namun demikian, TUHAN tidak mau memusnahkan Yehuda oleh
     karena Daud, hamba-Nya, sesuai dengan yang dijanjikan-Nya kepada
     Daud, bahwa Ia hendak memberikan keturunan kepadanya dan kepada
     anak-anaknya untuk selama-lamanya.
20  Pada zamannya memberontaklah Edom dan melepaskan diri dari
     kekuasaan Yehuda dan mereka mengangkat seorang raja atas mereka
     sendiri.
21  Maka majulah Yoram ke Zair bersama-sama dengan seluruh
     keretanya; pada waktu malam bangunlah ia, lalu bersama-sama
     dengan para panglima pasukan kereta ia menerobos barisan orang
     Edom yang mengepung dia, tetapi rakyatnya melarikan diri pulang
     ke kemahnya.
22  Demikianlah Edom memberontak dan terlepas dari kekuasaan
     Yehuda sampai sekarang ini. Lalu Libnapun memberontak pada masa
     itu juga.
23  Selebihnya dari riwayat Yoram dan segala yang dilakukannya,
     bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja
     Yehuda?
24  Kemudian Yoram mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek
     moyangnya, dan ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota
     Daud. Maka Ahazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
25. Dalam tahun kedua belas zaman Yoram, anak Ahab raja Israel,
     Ahazia, anak Yoram raja Yehuda, menjadi raja.
26  Ia berumur dua puluh dua tahun pada waktu ia menjadi raja
     dan setahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah
     Atalya, cucu Omri raja Israel.
27  Ia hidup menurut kelakuan keluarga Ahab dan ia melakukan apa
     yang jahat di mata TUHAN sama seperti keluarga Ahab, sebab ia
     adalah seorang menantu dari keluarga itu.
28  Ia pergi bersama-sama Yoram bin Ahab untuk berperang melawan
     Hazael, raja Aram, di Ramot-Gilead. Tetapi orang-orang Aram
     melukai Yoram.
29  Kemudian pulanglah raja Yoram ke Yizreel, supaya diobati
     luka-lukanya yang ditimbulkan orang Aram di Rama pada waktu ia
     berperang melawan Hazael, raja Aram. Dan Ahazia, anak Yoram raja
     Yehuda, pergi menjenguk Yoram bin Ahab di Yizreel, karena dia
     sakit. 




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/WwRTUD/SOnJAA/i1hLAA/.1VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/eben-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke