%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                          e-Santapan Harian
         Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal : Senin, 11 Juli 2005
Ayat SH : 2Raja 20:12-21

Judul : Ketika harta menjadi yang utama

Orang yang bijaksana menaruh pengharapannya pada hal-hal yang bernilai
     kekekalan. Baginya, hal-hal yang sementara seperti: kekayaan,
     kesehatan, kepandaian, dan kekuasaan walaupun penting, bukan hal
     yang utama. Ia tidak akan menjadikan hal-hal tersebut sebagai alat
     pengukur kebahagiaan. Sebab kebahagiaan adalah anugerah Tuhan yang
     membuat seseorang beroleh persekutuan dengan-Nya dan dapat
     menikmati kebaikan-Nya.

Sebagai seorang raja, Hizkia tentu tidak kekurangan apa-apa bahkan
     berlimpah dalam segala sesuatu. Kekayaannya pasti signifikan
     sehingga ia dengan bangga memperlihatkannya kepada para utusan
     raja Babel (ayat 13). Sebenarnya untuk apa Hizkia pamer kekayaan?
     Sangat mungkin untuk menimbulkan kesan pada raja Babel bahwa
     Yehuda berjaya dan rajanya perkasa. Atau untuk menunjukkan bahwa
     Hizkia dapat membayar (upeti) kepada Babel demi keamanan
     bangsanya, Yehuda. Tanpa disadari, Hizkia sudah terjebak oleh
     ukuran dunia tentang jaminan hidup, yaitu kekayaan, kekuasaan, dan
     hikmat. Padahal peringatan Allah kepada raja Israel akan godaan
     kekayaan sudah disampaikan di dalam kitab Ulangan (Ul. 17:17b).
     Itu sebabnya, Nabi Yesaya mengingatkan Raja Hizkia bahwa semua
     kekayaan itu kelak akan diangkut ke Babel termasuk keturunan
     Hizkia juga akan ditawan di tanah pembuangan (2Raj. 20:17-18).
     Respons Hizkia menunjukkan ketidakpekaannya bahwa sikap
     menggantungkan diri pada kekayaan adalah dosa. Bagi Hizkia
     kekayaannya sekarang menjamin hidup damai dan keamanan (ayat 19b).

Ajaran Tuhan Yesus mengenai hidup ini adalah "carilah dahulu kerajaan
     Allah, maka semua (kebutuhan hidup) akan ditambahkan kepadamu."
     Waktu kita belajar mengutamakan Tuhan, bukan harta dan takhta, Dia
     akan melimpahkan hal-hal itu sesuai dengan kehendak-Nya.

Renungkan: Hanya dengan sepenuhnya mendudukkan Tuhan Yesus di
     singgasana hati Anda, semua harta dunia ini beroleh posisinya yang
     tepat.


e-SH versi web:          http://www.sabda.org/publikasi/sh/2005/07/11/
e-SH versi web:                     http://www.in-christ.net/sh/11.htm
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Ayat Alkitab:          http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=2Raja+20:12-21

     2Raja 20:12-21

12. Pada waktu itu Merodakh-Baladan bin Baladan, raja Babel,
     menyuruh orang membawa surat dan pemberian kepada Hizkia, sebab
     telah didengarnya bahwa Hizkia sakit tadinya.
13  Hizkia bersukacita atas kedatangan mereka, lalu
     diperlihatkannyalah kepada mereka segenap gedung harta bendanya,
     emas dan perak, rempah-rempah dan minyak yang berharga, gedung
     persenjataannya dan segala yang terdapat dalam perbendaharaannya.
     Tidak ada barang yang tidak diperlihatkan Hizkia kepada mereka di
     istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya.
14  Kemudian datanglah nabi Yesaya kepada raja Hizkia dan
     bertanya kepadanya: "Apakah yang telah dikatakan orang-orang ini?
     Dan dari manakah mereka datang?" Jawab Hizkia: "Mereka datang
     dari negeri yang jauh, dari Babel!"
15  Lalu tanyanya lagi: "Apakah yang telah dilihat mereka di
     istanamu?" Jawab Hizkia: "Semua yang ada di istanaku telah mereka
     lihat. Tidak ada barang yang tidak kuperlihatkan kepada mereka di
     perbendaharaanku."
16  Lalu Yesaya berkata kepada Hizkia: "Dengarkanlah firman
     TUHAN!
17  Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada
     dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari
     ini akan diangkut ke Babel. Tidak ada barang yang akan
     ditinggalkan, demikianlah firman TUHAN.
18  Dan dari keturunanmu yang akan kauperoleh, akan diambil
     orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel."
19  Hizkia menjawab kepada Yesaya: "Sungguh baik firman TUHAN
     yang engkau ucapkan itu!" Tetapi pikirnya: "Asal ada damai dan
     keamanan seumur hidupku!"
20  Selebihnya dari riwayat Hizkia, segala kepahlawanannya dan
     bagaimana ia membuat kolam dan saluran air dan mengalirkan air ke
     dalam kota, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah
     raja-raja Yehuda?
21  Kemudian Hizkia mendapat perhentian bersama-sama dengan
     nenek moyangnya. Maka Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan
     dia. 


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
    Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Persekutuan Pembaca Alkitab
             e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
            (e-SH) [EMAIL PROTECTED]
---

Anda terdaftar dalam i-kan-akar-santapan-harian sebagai
[EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti, silakan forward pesan ini ke
[EMAIL PROTECTED]



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/eben-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke