Menghentikan Kekerasan Terhadap Anak
Mematahkan Melalui Payung Rasa Malu
Diam, isak yang tidak terkendali.... Luka memar dan pukulan.... didorong dan ditampar.... Anak-anak begitu trauma, mereka takut dengan bayangan mereka sendiri. Dan akhir dari rangkaian kebohongan ini adalah kata-kata... Dia terjatuh, Itu adalah kecelakaan. Namun kekerasan terhadap anak bukanlah suatu kecelakaan. Itu melukai tujuan fundamental Tuhan bagi manusia. Orang tua dan anak-anak di seluruh dunia menemukan diri mereka terjerat dalam rangkaian kekejaman di dalam rumah.
Dari Tabu Kepada Kebenaran
Di Amerika saja dilaporkan kasus kekerasan terhadap anak melebihi satu juta kasus setiap tahun, dan beberapa ahli mengatakan jumlah nyata dari korban
kekerasan mungkin bisa lebih tinggi dari dugaan.
Jenis pelecehan terhadap anak termasuk pelecehan secara fisik, pelecehan emosional, pelecehan seksual dan penolakan. Hal ini mengakibatkan anak-anak seringkali mengalami luka secara fisik, kekurangan gizi, dan yang sedihnya bahkan hingga kematian. Pelecehan terhadap anak juga mengenai ketimpangan secara spiritual yang terjadi pada kehidupan mereka yang muda. Anak-anak ini mungkin berjuang untuk menerima Tuhan di Surga sebagai Bapa yang penuh Kasih (Matius 18:5-6). Anggota keluarga lainnya seringkali menderita dengan diam-diam. Bahkan si penyerang atau pelaku juga menderita dengan meningkatnya beban karena rasa malu dan menarik diri akibat perilaku yang mencandu ini
Namun seperti banyak kasus yang telah ditemukan, selalu ada harapan. Siklus kekejaman dari pelecehan dapat dipatahkan, khususnya ketika kita mempersembahkan luka-luka kita pada Penyembuh Sejati, Tuhan Yesus.
Apa yang Mendorong Dosa Pelecehan dan
Kekerasan
Jadi apa yang menjadi sebab penyalahgunaan anak? Seringkali orang tua yang melecehkan anak mereka telah menjadi korban dari kekerasan mereka itu sendiri. Didorong selama bertahun-tahun menahan kebencian, orang tua seperti ini melanjutkan siklus yang pernah mereka alami.
Terkadang meski hampir semua orang tua dapat kehilangan kendali pada suatu waktu dibuat frustasi oleh tindakan anak-anak atau dengan sederhana dikuasai oleh perasaan kegagalan dan frustasi. Namun satu atau dua insiden yang ditutupi, yang tidak terdeteksi, dapat menjadi tekanan yang merusak dan memecahkan suatu keluarga.
Pandangan Tuhan Terhadap Kekerasan dan Pelecehan
Alkitab memberikan banyak nasihat praktis pada subyek masalah anak. Amsal 22:6 mengatakan : Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. Orang tua secara jelas diingatkan untuk mengambil langkah yang
benar dari kebodohan yang melekat pada orang muda. Amsal 22:15 mengatakan : Kebodohan melekat pada hati orang muda, tetapi tongkat didikan akan mengusir itu dari padanya.
Disiplin orang tua amat mendasar, namun beberapa orang tua memandang ayat ini sebagai pemberian kendali mutlak terhadap anak-anak mereka. Ini tidaklah benar. Firman Tuhan seharusnya tidak pernah digunakan sebagai lisensi bagi penyalahgunaan dan kekerasan. Orang tua perlu mendisiplin anak mereka, namun mereka harus tetap menjaga emosi mereka dan bertindak dalam kendali (Efesus 6:4 dan Kolose 3:21). Dalam pandangan mata Tuhan ada sesuatu yang sederhana : Tidak ada pembenaran bagi kekerasan dan penyalahgunaan dalam pandangan mata Tuhan.
Efesus 6:4 : Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.
Kolose
3:21 : Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.
Mencari Pertolongan
Jika anda terperangkap dalam siklus dan dosa tiada henti dari kekerasan terhadap anak, jangan tinggalkan halaman tulisan ini hingga anda membuat komitmen sebelum Tuhan menghancurkan pola destruktif ini. Itu tidak akan mudah, namun itu bisa berarti hidup atau mati. Mengertilah bahwa anda tidak sendirian. Yesus tahu anda lebih baik daripada apa yang anda tahu tentang diri anda (lihat Mazmur 139) dan Dia bersedia serta mampu untuk menolong anda (Ibrani 4:15-16). Namun anda perlu meminta anugerah Tuhan untuk anda membagikan secara jujur tentang perjuangan anda dengan saudara seiman yang bisa dipercaya atau dengan pemimpin rohani anda. Ikutilah langkah ini untuk mendapatkan pertolongan :
1. Mengakui masalah. Untuk mendapatkan kesembuhan, akuilah bahwa anda memiliki masalah. Sekali anda
mematahkan kesunyian ini dan mengakui dosa anda dalam kekerasan, anugerah Tuhan dan pengampunan dapat dimulai memulihkan anda.
Mazmur 32:3-7 : Selama aku berdiam diri, tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari; sebab siang malam tangan-Mu menekan aku dengan berat, sumsumku menjadi kering, seperti oleh teriknya musim panas. Sela. Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela. Sebab itu hendaklah setiap orang saleh berdoa kepada-Mu, selagi Engkau dapat ditemui; sesungguhnya pada waktu banjir besar terjadi, itu tidak melandanya. Engkaulah persembunyian bagiku, terhadap kesesakan Engkau menjaga aku, Engkau mengelilingi aku, sehingga aku luput dan bersorak. Sela.
2. Mengakui kelemahan. Ijinkan Tuhan untuk melayani dalam kelemahan anda, karena dalam keadaan kelemahan anda,
Tuhan sanggup membuat anda kuat (2Korintus 12:9; Ibrani 1:32-34)
2Korintus 12:9 : Tetapi jawab Tuhan kepadaku: "Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna." Sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku, supaya kuasa Kristus turun menaungi aku.
3. Ambillah tindakan. Berdoalah dengan umat percaya lainnya dan bagikan tentang perjuangan anda, carilah pertolongan dari pendeta anda atau konselor yang tepat (Amsal 15:22, Yakobus 5:16)
Yakobus 5:16 : Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
Jika Anda Telah Jadi Korban Kekerasan
Jika anda telah menjadi korban kekerasan, anda perlu tahu bahwa Tuhan tidak pernah menolak anda. Dia mengenal dengan dekat semua jalan-jalan anda (Mazmur 139:3). Tuhan tahu tentang rasa sakit
anda, dan Dia punya rencana untuk melengkapi kesembuhan dan pemulihan hidup anda. Pertimbangkan langkah sederhana ini sebagai proses kesembuhan dari Tuhan ini.
1. Hadapi penyalahgunaan dan kekerasan ini. Rasa malu yang dihubungkan kekerasan tidak tertahankan. Anda dapat menyembunyikan rasa sakit untuk suatu waktu, namun bagaimanapun luka-luka itu akan timbul ke permukaan. Namun tetaplah tenang, Tuhan mengetahui kisah horor yang telah anda lalui (Mazmur 139, Matius 10:29-31). Mintalah kekuatan Tuhan untuk menghadapi mimpi buruk anda terhadap kekerasan.
Matius 10:29-31 : Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.
2. Ampuni dan lepaskan. Sesulit kedengarannya, anda perlu mulai mengampuni pelaku kejahatan atas tindakannya terhadap anda. Itu mungkin
kedengarannya tidak mungkin, namun konsekuensi tidak mengampuni dapat menghasilkan kerusakan yang lebih hebat (2Samuel 13:23-29). Daripada itu, mintalah Tuhan untuk memberikan anda anugerah yang anda perlukan bagi pengampunan (1Samuel 1:15-17, Mazmur 42:3-4, Mazmur 62:8).
Mazmur 42:3-4 : Jiwaku haus kepada Allah, kepada Allah yang hidup. Bilakah aku boleh datang melihat Allah? Air mataku menjadi makananku siang dan malam, karena sepanjang hari orang berkata kepadaku: "Di mana Allahmu?"
3. Carilah naungan. Jika anda masih ada dalam situasi kekerasan, segeralah cari tempat bernaung. Pertimbangkan kembali kepada anggota keluarga, gereja keluarga anda atau mungkin otoritas yang diperlukan. Akhirnya, bernaunglah dalam naungan Tuhan. Kembali pada firmanNya (kitab Mazmur menawarkan banyak penguatan untuk mereka yang sedang jatuh).
4. Bergeraklah. Sekali anda mengambil langkah untuk mengampuni, mintalah Tuhan untuk menolong anda
mengumpulkan pecahan-pecahan hidup anda, dan carilah kembali kehidupan yang kaya dalam Tuhan yang telah disediakan bagi anda (Yohanes 10:10). Tinggalkan masa lalu pada Tuhan (Filipi 3:13-14)
Doa Anda
Jika hidup anda telah dihancurkan oleh kekerasan, berpalinglah pada Yesus sekarang juga. Dengan lutut bertelut mintalah Yesus untuk mengambil kendali pada hidup anda : Ya Tuhan. Saya belum pernah berhadapan secara mendalam, dengan kebutuhan yang mendesak dibanding saat ini. Saya mohon lawatlah saya dan anggota keluarga saya melalui kasihMu yang sempurna dan belas kasihanMu. Hancurkan rantai yang mengikat kami. Dan pulihkan kami kepada sukacita dalam keselamatanMu seperti kami menerima pengampunan dan kesembuhan dalam Kristus Yesus. Amin.
Firman Tuhan Tentang Kekerasan Terhadap Anak
Efesus 6:1-4 : Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena
haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu -- ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini: supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi. Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan.
Ayat Untuk Anda Pelajari
Matius 18:5-6, Markus 13-16 Sikap Yesus terhadap anak-anak
Efesus 6:4, Kolose 3:21 Sikap yang pantas bagi para orang tua
Mazmur 32:3-7 Mengakui suatu masalah
Yakobus 5:13-20 Gereja dan pemulihan
Ibrani 12;15 Bagaimana menghindari kepahitan (nat)
Sumber: Cbn Teaching
How much free photo storage do you get? Store your holiday snaps for FREE with Yahoo! Photos. Get Yahoo! Photos
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
