TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN
"Tuhan Yesus tegas dalam perselingkuhan. Dia menyatakan bahwa birahi dalam hati saja terhadap orang yang sudah menikah/bukan pasangan kitga, sudah selingkuh"
Senin, 5 September
Kerja Keras
Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia (Kolose 3:23)
Bacaan: 2 Tesalonika 3:7-13
Setahun: 2 Tawarikh 17-19
Salah satu ironi hidup terjadi pada Hari Buruh di Amerika Serikat dan Kanada, yaitu ketika sebagian besar pekerja diliburkan. Tetapi itu untuk alasan baik. Tak ada cara yang lebih baik untuk menghargai orang-orang yang bekerja keras selain memberi mereka hari libur!
Tampaknya Hari Buruh adalah waktu yang tepat untuk melihat lebih dekat apa yang diperlukan untuk memberi yang terbaik kepada atasan kita.
1. Apa pun tugas kita, kita bekerja bagi kemuliaan Allah (Kolose 3:23). Dalam hal ini, tak ada pekerjaan yang lebih baik dari yang lain. Masing-masing pekerjaan itu hasilnya harus menghormati Allah.
2. Cara kerja kita dapat menarik simpati mereka yang belum mengikut Kristus (1 Tesalonika 4:11,12). Seorang atasan tak perlu memberi tahu seorang pekerja kristiani untuk memanfaatkan waktu dengan baik atau untuk bekerja keras.
3. Pekerjaan adalah sebuah cara untuk memenuhi tujuan ganda kita: mengasihi Allah dan sesama. Menunjukkan kasih kepada rekan kerja adalah cara yang baik untuk menunjukkan bahwa kita mengasihi Allah (Matius 22:37-40).
4. Kita harus bekerja bagi mereka yang bergantung kepada kita. Orang yang tidak menjaga kelangsungan hidup keluarganya layak dicela (1 Timotius 5:8).
Memiliki pekerjaan dapat berarti kerja keras. Bahkan bagi mereka yang benar-benar menikmati pekerjaannya, tak ada salahnya menikmati Hari Buruh. Tetapi sebelum hari di mana pekerjaan kita di dunia usai, tugas kita adalah menjadikan pekerjaan kita sebuah kesaksian bagi kemuliaan Allah –JDB
YANG TERPENTING BUKANLAH BERAPA LAMA ANDA BEKERJA
MELAINKAN APA YANG ANDA LAKUKAN SELAMA INI
2 Tesalonika 3:7-13
3:7 Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu,
3:8 dan tidak makan roti orang dengan percuma, tetapi kami berusaha dan berjerih payah siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapapun di antara kamu.
3:9 Bukan karena kami tidak berhak untuk itu, melainkan karena kami mau menjadikan diri kami teladan bagi kamu, supaya kamu ikuti.
3:10 Sebab, juga waktu kami berada di antara kamu, kami memberi peringatan ini kepada kamu: jika seorang tidak mau bekerja, janganlah ia makan.
3:11 Kami katakan ini karena kami dengar, bahwa ada orang yang tidak tertib hidupnya dan tidak bekerja, melainkan sibuk dengan hal-hal yang tidak berguna.
3:12 Orang-orang yang demikian kami peringati dan nasihati dalam Tuhan Yesus Kristus, supaya mereka tetap tenang melakukan pekerjaannya dan dengan demikian makan makanannya sendiri.
3:13 Dan kamu, saudara-saudara, janganlah jemu-jemu berbuat apa yang baik.
05
S E N I N
Pilihan -- I Yohanes 5:10-13
Alkitab memperingatkan kita tentang keadaan warga gereja di akhir zaman. Sungguh menyedihkan memang walaupun sudah berulangkali diberitahukan mereka tetap lebih mempercayai perbuatan baik mereka (Matius 7:22-23).
Tragedi menakutkan semacam itu sebenarnya dapat dihindari, dengan cara memahami dengan baik, Injil Yesus Kristus dalam segala kuasa dan kesederhanaannya. Kebenaran yang sederhana adalah bahwa Tuhan Yesus telah memikul dosa seluruh dunia sendiri. Ia mati menggantikan Anda dan saya; Ia menerima hukuman yang sebenarnya ditujukan bagi kita. Pengorbanan Kristus adalah satu-satunya harapan bagi keselamatan kita. Bila Anda percaya akan apa yang dilakukan-Nya itu, maka Anda akan selamat.
Alkitab berkata bahwa keselamatan adalah anugerah, artinya semua itu diberikan dengan cuma-cuma. Sangat penting bagi kita untuk memahami dan menerima kebenaran ini. Selain itu kita juga harus memahami bahwa keselamatan itu kita peroleh pada saat kita membuat keputusan yang jelas dan tegas. Kita tidak berangsur-angsur memperoleh keselamatan dengan bertumbuh di gereja atau karena memperbaiki perilaku kita. Kita tidak bisa ragu-ragu dalam mengambil keputusan untuk menerima Dia, kalau itu terjadi maka kita akan masuk ke dalam kegelapan dan penderitaan kekal. Tidak ada ruang antara.
Penegasan Tuhan Yesus di dalam bacaan kita hari ini adalah sekaligus menjadi ajakan-Nya untuk terus dan tetap percaya kepada Dia, supaya kita boleh memiliki hidup yang kekal. Apakah Anda sudah bersikap tegas dalam pilihan Anda?
Kalau belum mulailah hari ini juga.
Sentuhan Hati Vol 6 No 11 September 2005
RENUNGAN HARI INI
Senin, 5 September 2005
BERGANTUNG KEPADA TUHAN
Bacaan: Lukas 4:1-13
"Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia" (1 Yohanes 2:16).
Hari-hari sekarang ini banyak sekali orang yang menggantungkan hidupnya kepada hal-hal yang sifatnya duniawi, tak terkecuali dengan orang Kristen. Orang sering menggantungkan hidupnya kepada kekayaannya, jabatannya, atau pangkatnya. Dalam pandangan banyak orang hal-hal seperti itu bisa membuat mereka berbahagia.
Tetapi kenyataannya bisa kita lihat, banyak sekali orang yang hartanya melimpah tetapi di dalam hidupnya tidak ada kedamaian. Kekayaannya justru membuat dia gelisah, stress dan lain-lain. Tetapi, tidak membuat orang kapok, sebaliknya rela "menjilat" demi mendapatkan yang diinginkannya.
Dalam pembacaan renungan hari ini, Tuhan mengingatkan supaya kita selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap apa yang kita kerjakan dan rencanakan, dan percayalah bahwa Tuhan tidak akan mengecewakan kita sebagai anak-anakNya. Mengandalkan Tuhan bukan berarti kita tidak bekerja dan biarlah Tuhan saja yang mengerjakannya bagi kita, sedangkan kita tidur-tiduran saja.
Memang Tuhan pernah bilang bahwa "Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah sebab Ia memberikannya kepada yang dicintaiNya pada waktu tidur" ( Mzm.127:2). Mengandalkan Tuhan itu berarti bahwa kita menyerahkan seluruhnya kepada Tuhan. Karena kalau rencana Tuhan yang jadi pasti itu yang terbaik bagi kita. Seperti doa Yesus di taman Getsemani, yang menyerahkan semuanya kepada Bapa (Mat. 28:39).
Percayalah bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita. Karena bila kita percaya kepada Tuhan dan menyerahkan seluruh pergumulan dan rencana kita kepadaNya, maka Tuhan akan menuntun kita kepada rencanaNya yang indah dalam hidup kita. Janji-janji Tuhan akan di genapi dalam kehidupan kita, dan percayalah bahwa Tuhan pasti akan menepati janjiNya. Dia bukanlah pribadi yang seringkali ingkar janji, tetapi kita akan menerima janji-janji Tuhan itu apabila kita hidup menurut rencanaNya dan selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal. (FL)
Doa:
Tuhan Allah Bapa kami, tambahkan iman percaya kami, agar kami semakin hari semakin bertumbuh di dalam Engkau. Amin!
ORANG YANG SELALU MENGANDALKAN TUHAN PASTI TIDAK AKAN PERNAH DIKECEWAKAN
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
| Gpib | Gpib card | Gpib interface |
| Religion | Gpib board | Christianity |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
