TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN
"Hidup yang berpusat kepada Allah akan menjadikan kita puas, serta pengharapan kita akan hidup kekal membuat hari2 yang sulit dalam kehidupan kita dapat dilewati"
Kamis, 8 September
Uluran Tangan
Siapa yang menahan kasih sayang terhadap sesamanya, melalaikan takut akan Yang Mahakuasa (Ayub 6:14)
Bacaan: Lukas 5:17-26
Setahun: 2 Tawarikh 26-29
Seorang mahasiswi bernama Kelly mengalami cedera patah lengan pada musim pertandingan bola voli pertamanya. Karena cedera ini berarti ia tidak dapat melanjutkan pekerjaan paruh waktunya. Lalu beberapa waktu kemudian, mobilnya mogok. Puncaknya, pemuda yang selama ini berpacaran dengannya tidak lagi menghubunginya. Kelly merasa begitu sedih sehingga ia mulai menghabiskan banyak waktu mengurung diri di kamarnya dan menangis.
Laura, salah seorang teman kristianinya di tim voli, prihatin dengan keadaan Kelly dan memutuskan untuk menolongnya. Lalu ia merencanakan sebuah kegiatan. Ia dan teman-temannya mengumpulkan uang, dan sekelompok pemuda memperbaiki mobil Kelly. Mereka mencarikan pekerjaan sementara bagi Kelly, yang dapat dilakukan dengan menggunakan satu tangan. Mereka pun memberinya tiket menonton pemain basket jagoannya pada saat tim basket tersebut datang ke kota. Tidak lama kemudian, Kelly pun pulih kembali. Ketika ia bertanya mengapa mereka melakukan semua itu baginya, Laura berkesempatan memberitahunya mengenai kasih Yesus.
Kisah Kelly mengingatkan saya tentang seorang pria yang lumpuh dan disembuhkan oleh Yesus. Kawan orang itu cukup peduli kepadanya sehingga ia membawanya kepada Sang Juru Selamat (Lukas 5:17-26).
Adakah teman Anda yang memerlukan bantuan? Pikirkanlah cara untuk dapat menolongnya. Tunjukkanlah kasih Kristus, lalu ceritakanlah Injil. Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi manakala Anda mengulurkan tangan –DCE
KASIH SEJATI MENGUBAH niat baik MENJADI tindakan
Lukas 5:17-26
5:17. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
5:18 Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan meletakkannya di hadapan Yesus.
5:19 Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
5:20 Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai saudara, dosamu sudah diampuni."
5:21 Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
5:22 Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
5:23 Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
5:24 Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" --berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu--:"Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
5:25 Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil memuliakan Allah.
5:26 Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat mengherankan."
08
K A M I S
Perlengkapan Kita -- Efesus 6:12-13
Perang. Pada waktu kita mendengar kata ini, kita membayangkan peperangan fisik dengan kendaraan tempur, barisan tentara, dan senjata-senjata yang mematikan. Namun di sini saya berbicara tentang peperangan rohani yang sesungguhnya tengah dan selalu berkecamuk di dalam hidup kita. Meskipun ancamannya nyata, seringkali kita mengabaikan peperangan ini, atau bahkan tidak memahaminya sama sekali. Padahal kita menghadapi musuh yang selalu siaga berperang melawan kita. Tuhan menyebutnya "ilah zaman ini" (II Korintus 4:4), karena dialah sumber kejahatan di dunia. Untuk dapat mengalahkan serangan itu kita harus sadar bahwa ia adalah musuh yang nyata bagi kita dan kita harus siap sedia melawannya sambil berdiri teguh dengan 'pakaian tempur' kita.
Kenakanlah ikat pinggang kebenaran agar dapat mengalahkan tipu dayanya. Tuhan memerintahkan kita untuk membuat komitmen setiap hari sambil berpegang teguh pada rencana-Nya, memilih jalan-Nya, dan taat berapapun harga yang harus dibayar. Sama seperti ikat pinggang mengikat dan menyatukan pakaian yang kita kenakan, demikian juga hidup kita harus dikelilingi dan dikuasai oleh kebenaran firman-Nya.
Kenakanlah baju zirah keadilan. Baju itu adalah pelindung bagi tubuh, begitu juga ketaatan kita akan melindungi kita sehingga tidak terluka. Karena musuh kita selalu berkeliling mencari mangsa untuk ditipu dan dihancurkan (I Petrus 5:8. Dengan mengenakan pakaian itu setiap hari, yakni dengan memilih taat kepada Dia di dalam pikiran, perkataan dan perbuatan kita, maka panah-panah setan berupa hawa nafsu, keraguan atau ketakutan tidak akan berhasil menusuk kita.
Hari ini, pastikanlah diri Anda untuk menyerap kebenaran-Nya (ikat pinggang) dan kemudian terapkanlah itu semua melalui tindakan ketaatan (baju zirah) Anda.
Sentuhan Hati Vol 6 No 11 September 2005
RENUNGAN HARI INI
Kamis, 8 September 2005
DIBENTUK TUHAN
Bacaan: Roma 9:19-29
"Siapakah kamu hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada yang membentuknya: "Mengapakan engkau membentuk aku demikian?" (Roma 9:20).
Sebagai orang percaya yang masih hidup dan tinggal di dunia yang penuh dosa ini, bukanlah suatu hal yang mudah untuk dijalani. Sebab di satu sisi kita dituntut untuk hidup seturut dengan kehendak Tuhan (1 Ptr.1:15-16). Tetapi sementara itu di sisi lain, dunia dengan tawaran dan segala keindahannya, tipu muslihatnya, selalu dan akan terus menggoda serta berusaha menjebak kita untuk terjerumus ke dalam dosa.
Di balik semua yang terjadi dan yang kita alami, sesungguhnya Tuhan sedang membentuk pribadi dan iman kita. Coba kita lihat sekarang, di zaman yang serba sulit ini, sesungguhnya bukanlah suatu kebetulan atau rutinitas saja yang kita alami, tetapi Tuhan sedang membentuk anak-anakNya untuk dipersiapkan menjadi umat kesukaanNya yang tangguh, yang akan dipakai menjadi alatNya yang heran. Itulah sebabnya Tuhan memproses dan menempa kita melalui berbagai-bagai pencobaan, supaya kita tampil menjadi anak-anak Tuhan yang militan dan dipakai Tuhan.
Memang dalam masa diproses, itu bukanlah suatu hal yang mudah, dan tidak semudah seperti membalikkan telapak tangan, bahkan kadang-kadang secara jasmani sangat menyakitkan, karena di masa krisis ini kita diperhadapkan kepada banyak pilihan, baik yang berdampak positif maupun yang berdampak negatif terhadap iman kita. Kemudian situasi dan kondisi serta lingkungan di mana kita tinggal juga sangat menentukan keputusan yang nantinya akan kita ambil.
Untuk mengatasi hal ini, tidak ada jalan lain selain menyerahkan dan mempercayakan jalan hidup kita hanya kepada Tuhan sepenuhnya serta memohon hikmat dan pimpinan tangan kasihNya agar kita tetap kuat dan mengerti rencana dan kehendakNya di dalam hidup kita.Tuhan membentuk kita dengan bermacam-macam ujian, dan hal itu tiada lain Tuhan ingin memurnikan kita, sehingga kita memiliki kualitas yang jauh lebih tinggi daripada kualitas emas yang fana, dan kita akan mendapat bagian pada waktu Kristus menyatakan diriNya (1Ptr. 1:6-7). (FL)
Doa:
Bapa kami di dalam sorga, kami menyerahkan seluruh kehidupan kami, dan bentuklah seturut dengan kehendak dan rencanaMu, amin.
TUHAN SEDANG MEMBENTUK ANAK-ANAKNYA UNTUK DIPERSIAPKAN MENJADI UMAT PEMENANG
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
| Gpib | Gpib card | Gpib interface |
| Religion | Gpib board | Christianity |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
