%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                          e-Santapan Harian
         Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal : Kamis, 29 September 2005
Ayat SH : Mazmur 86

Judul : "Engkau sendiri saja Allah"

Sama atau bedakah sikap orang beriman dari orang tak beriman
     ketika memikul beban berat kehidupan? Jujur, sering kali sikap
     keduanya hampir tidak dapat dibedakan. Demikian juga yang kita
     lihat selintas dalam mazmur ini. Namun, bila kita lebih teliti
     melihatnya, kita akan menjumpai perbedaan mendasar. Di pusat
     semua pergumulan manusiawinya, pemazmur menempatkan Allah.
     Sambil mempererat komitmennya kepada Allah dan berfokus pada
     sifat hakiki Allah (ayat 8-13), pemazmur mencurahkan
     reaksi-reaksi manusia-winya dalam kesusahan. Keunikan inilah
     yang harus membedakan sikap orang beriman dari orang tidak
     beriman dalam menanggung kesusahan hidup.

Terbuka dalam mengungkapkan masalah berat yang ditanggung, jujur
     tentang perasaan yang timbul, dan gam-blang mengungkapkan
     permohonan menjadi ciri doa-doa pemazmur (ayat 1-7,14-17). Kalau
     hanya itu, hampir tidak dapat dibedakan reaksi orang beriman
     dari reaksi orang tidak beriman dalam kesusahan, bukan? Justru
     doa dan keluhan demikian harus dipandang salah sebab berpusat
     pada perasaan, kebutuhan, dan permohonan diri sendiri saja.
     Namun, doa pemazmur tidak egoistis. Di pusat pergumulannya itu,
     tebersit sikapnya yang mengutamakan Tuhan dan meninggikan
     kemuliaan-Nya. Allah saja satu-satunya tempat ia mengadu dan
     memohon. Ia memohon agar nama Tuhan dihormati semua orang dan ia
     sendiri pun takut akan nama itu (ayat 9b,11b).

Menjadi beriman bukan berarti menjadi orang aneh dan tidak
     manusiawi. Banyak hal yang membuat orang tak beriman menjadi
     gelisah, menangis, dan berkeluh-kesah. Merupakan hal yang wajar
     jika kita, sebagai orang beriman mengalaminya. Namun, karena
     pusat hidup kita bukan lagi diri kita sendiri, tetapi Tuhan
     Allah yang sudah menebus kita melalui Yesus Kristus, maka
     prinsip kita menghadapi masalah hidup pun harus berbeda.

Responsku:
     __________________________________________________________________
     __________________________________________________________________
     __________________________________________________________________


e-SH versi web:          http://www.sabda.org/publikasi/sh/2005/09/29/
e-SH versi web:                     http://www.in-christ.net/sh/29.htm
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Ayat Alkitab:          http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Mazmur+86:1-17

     Mazmur 86

  1. Doa Daud. Sendengkanlah telinga-Mu, ya TUHAN, jawablah aku,
     sebab sengsara dan miskin aku.
  2  Peliharalah nyawaku, sebab aku orang yang Kaukasihi,
     selamatkanlah hamba-Mu yang percaya kepada-Mu.
  3  Engkau adalah Allahku, kasihanilah aku, ya Tuhan, sebab
     kepada-Mulah aku berseru sepanjang hari.
  4  Buatlah jiwa hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya
     Tuhan, kuangkat jiwaku.
  5  Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka mengampuni dan
     berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru kepada-Mu.
  6  Pasanglah telinga kepada doaku, ya TUHAN, dan perhatikanlah
     suara permohonanku.
  7  Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu, sebab Engkau
     menjawab aku.
  8. Tidak ada seperti Engkau di antara para allah, ya Tuhan, dan
     tidak ada seperti apa yang Kaubuat.
  9  Segala bangsa yang Kaujadikan akan datang sujud menyembah di
     hadapan-Mu, ya Tuhan, dan akan memuliakan nama-Mu.
10  Sebab Engkau besar dan melakukan keajaiban-keajaiban; Engkau
     sendiri saja Allah.
11  Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup
     menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan
     nama-Mu.
12  Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan
     segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya;
13  sebab kasih setia-Mu besar atas aku, dan Engkau telah
     melepaskan nyawaku dari dunia orang mati yang paling bawah.
14  Ya Allah, orang-orang yang angkuh telah bangkit menyerang
     aku, dan gerombolan orang-orang yang sombong ingin mencabut
     nyawaku, dan tidak mempedulikan Engkau.
15  Tetapi Engkau, ya Tuhan, Allah penyayang dan pengasih,
     panjang sabar dan berlimpah kasih dan setia.
16  Berpalinglah kepadaku dan kasihanilah aku, berilah
     kekuatan-Mu kepada hamba-Mu, dan selamatkanlah anak laki-laki
     hamba-Mu perempuan!
17  Lakukanlah kepadaku suatu tanda kebaikan, supaya orang-orang
     yang membenci aku melihat dengan malu, bahwa Engkau, ya TUHAN,
     telah menolong dan menghiburkan aku. 


%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
    Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Persekutuan Pembaca Alkitab
             e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
            (e-SH) [EMAIL PROTECTED]
---

Anda terdaftar dalam i-kan-akar-santapan-harian sebagai
[EMAIL PROTECTED]
Untuk berhenti, silakan forward pesan ini ke
[EMAIL PROTECTED]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/.1VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/eben-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke