KESAKSIAN DJAMAL (ALGERIA)
"Sejak dari lahirku, aku telah dimandikan dengan budaya Islam. Di masa remajaku aku mulai melatih diriku menekuni agama Islam
yang adalah agama keluargaku dan agama bangsaku. Kerinduanku adalah menjadi sama seperti nabi Muhammad pendiri agama Islam. Sebanyak mungkin aku berpuasa dan sering aku sembahyang di mesjid lokal kami dan aku tekun membaca kitab suci Al-Quran. Aku menunaikan semua kehidupan Islamku dengan tulus hati. Aku sholat lima kali dalam sehari dengan berkiblat ke arah Mekah, Kesukaanku adalah berpuasa penuh selama bulan suci Ramadhan dengan kerinduan yang sangat dalam untuk memiliki pengalaman super rohani yang tertinggi. Aku juga menunaikan ibadah haji ke Mekah, tempat yang paling suci bagi umat Islam. "Pada umur 18 tahun aku pindah ke Perancis dalam rangka mengejar studiku di dalam ilmu fisika, ilmu kimia dan matematika di Universitas Caen. Di sana untuk pertama kali aku berjumpa dengan seorang perempuan yang membagi-bagikan
literatur Kristen dari sebuah stan Alkitab di rumah makan universitas.
Aku berkata pada diriku "Akhirnya aku mempunyai peluang untuk
kotbahkan Islam kepada seorang Kristen.' Pada waktu itu saya tidak mengetahui apa pun tentang Alkitab, kecuali apa yang
dikatakan oleh kebanyakan orang Muslim bahwa Alkitab tidak lagi asli dan yang ada sekarang adalah palsu. Dalam Islam aku diajarkan bahwa orang Kristen telah menjadikan Yesus anak Allah, yang untuk pemahaman Islam kami adalah suatu penghinaan kepada Tuhan yang tidak dapat diampuni. Aku
tidak akan pernah mengijinkan gagasan itu untuk tinggal di dalam
pemikiran ku karena takut kutukan abadi.
Aku memiliki jam sembahyang secara rutin dan teratur "Suatu hari di atas tempat tidurku aku mulai berdoa mohon kepada Allah.
Kehampaan dan kesunyian mengepung aku lebih dari normal. Aku tidak mampu menemukan kedamaian yang terdalam di hatiku, damai yang aku inginkan saat itu.
Tiba-tiba, seolah-olah aku telah didorong oleh suatu kekuatan tenaga yang tak kelihatan dan akupun menjerit, "Tuhan siapa pun
Engkau adanya nyatakanlah diri-Mu padaku saat ini". Pada saat itu nama Yesus datang secara terus menerus ke dalam pikiranku dan mengisi keseluruhan diriku. Kehadiran Yesus sangat jelas dan kuat dalam ruangan itu sehingga aku tak mampu melarikan diri dari kehadiran Yesus. Yesus hadir dalam ruang itu!"
Copyright(c) 2005 oleh e-DOA dan "MENGASIHI BANGSA DALAM DOA"
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
| Gpib | Gpib card | Gpib interface |
| Religion | Gpib board | Christianity |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
