TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN
"Kadang2 kita takut untuk bersaksi tentang iman kita. Jika keberanian kita untuk bersaksi tentang Allah melemah, berdoalah agar kita diberi kekuatan untuk bersaksi"
Selasa, 25 Oktober
Lebih Dalam dari Lautan
. . . dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan
(Efesus 3:19)
Bacaan: Efesus 3:14-21
Setahun: Markus 7-10
Beberapa ratus kilometer selepas Pantai Guam terdapat Parit Mariana. Itu merupakan tempat yang paling dalam di tengah lautan. Pada tanggal 23 Januari 1960, Jacques Piccard dan Donald Walsh naik kapal selam kemudian diturunkan masuk ke dalam kegelapan yang dingin dan sepi di dalam parit laut itu. Penyelaman mereka ke kedalaman tersebut, yang memecahkan rekor dunia, tidak akan pernah terulang lagi.
Kedalaman lautan memang benar-benar membuat pikiran kita takjub. Parit Mariana dalamnya hampir 12 kilometer. Dan lagi, tekanan air di dasar parit itu sebesar 1.120,079 kg/cm2. Namun dengan keadaan seperti itu, ternyata di sana masih ada kehidupan. Walsh melihat ikan pipih di dasar lautan, yang tetap hidup meskipun di sana tekanan dan kegelapannya luar biasa.
Sebagian besar dari kita sulit untuk memahami betapa dalamnya Parit Mariana. Tetapi kasih Allah jauh lebih sulit untuk dipahami. Paulus berusaha keras menggambarkannya, tetapi ia berdoa agar pembacanya akan mampu memahami "betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan" (Efesus 3:18,19).
Mengapa kita tidak pernah bisa menjangkau kedalaman kasih Allah adalah karena kasih itu tidak terbatas—tidak mungkin diukur. Jika Anda pernah merasa sendirian dan tidak dicintai, sampai-sampai Anda tenggelam ke dalam keputusasaan yang gelap, renungkanlah Efesus 3:18. Kasih Allah kepada Anda lebih dalam daripada Parit Mariana! —HDF
ANDA TIDAK MUNGKIN LEPAS DARI JANGKAUAN KASIH ALLAH
Efesus 3:14-21
3:14 Itulah sebabnya aku sujud kepada Bapa,
3:15 yang dari pada-Nya semua turunan yang di dalam sorga dan di atas bumi menerima namanya.
3:16 Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu,
3:17 sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.
3:18 Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,
3:19 dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan. Aku berdoa, supaya kamu dipenuhi di dalam seluruh kepenuhan Allah.
3:20 Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,
3:21 bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin.
25
S E L A S A
Kewargaan Kita -- Filipi 3:15-21
Mungkin kita pernah mendengar orang berkata, "Saya rasa agama tidak dapat dicampurkan dengan politik." Namun bagi pengikut Yesus Kristus, tidak mungkin untuk memisahkan itu. Kata "politik," yang sebenarnya berasal dari istilah Yunani untuk menggambarkan perilaku warga kota.
Dari bacaan hari ini kita tahu Paulus menyadari hak dan wewenangnya sebagai warga negara surga dan bumi. Demikian juga kita sebagai anak-anak Allah, kita pun memiliki kewarganegaraan ganda. Menjadi warga kerajaan Allah yang berarti memiliki hak istimewa yang tak terukur: untuk berhubungan Bapa, kita memiliki Yesus sebagai Juruselamat pribadi kita, dan kita menerima pengampunan-Nya. Juga kita memiliki akses kepada semua janji di dalam Alkitab, termasuk akses ke hadapan takhta suci Allah. Namun ada juga tanggung jawab yang kita emban: ketaatan, penyembahan, penginjilan, dukungan terhadap pekerjaan gereja dan lain sebagainya. Sebagai pengikut Kristus kita juga diwajibkan untuk menjadi warga yang baik di negara kita. Itu artinya kita harus melibatkan diri dalam dinamika kehidupan bernegara berdoa bagi pemerintah, peka terhadap persoalan bangsa, menjalankan hak kita untuk memilih dan sebagainya.
Kita juga memiliki kewajiban untuk menjalani kehidupan sesuai dengan rancangan Allah bagi kita. Di dalam Matius 5:13-16, Yesus mengatakan bahwa orang-orang percaya adalah garam dan terang artinya mereka ada untuk menggarami, menerangi, menyembuhkan, memulihkan dan menyelamatkan bangsa dari kegelapan. Tidak baik bila sebagai terang kita tetap tinggal tersembunyi ataupun sebagai garam kita kehilangan rasa; sebab dunia ini sedang menantikan mereka (ay. 16). Apakah Anda mengijinkan terang Anda bercahaya?
RENUNGAN HARI INI
Selasa, 25 Oktober 2005
MENJADI SERUPA DENGAN DIA
Bacaan: Filemon 3:1-11
"Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitanNya dan persekutuan dalam penderitaanNya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematianNya." (Filipi 3:10)
Dalam suratnya kepada jemaat di Filipi, dengan jelas rasul Paulus mengatakan prinsipnya dalam mengiring Tuhan dan bagaimana tekadnya untuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus. Hal ini harus menjadi teladan bagi kita semua, dimana dalam hidup ini kita harus dengan sungguh menyatakan prinsip hidup kita sebagai umat Kristiani untuk:
1.
Mengenal Yesus Kristus dengan baik, dan melakukan seluruh kehendakNya dalam hidup kita. Kita sering mengaku pengikut Kristus tapi dalam kenyataannya kehidupan kita tidak mencerminkan Kristus dan malahan lebih jahat dari orang yang tidak mengenal Dia.
2.
Supaya kita juga dapat menikmati kuasa kebangkitan Kristus itu dalam hidup kita, Roh Kudus akan dengan leluasa dalam kehidupan kita kalau kita mempersilahkan Roh itu bekerja dalam diri kita dan kita harus menjadi serupa dengan Kristus sebab hanya orang yang serupa dengan Kristuslah Roh Kudus berkuasa dalam hidupnya (menikmati kuasa Roh Kudus).
3.
Kita bukan saja menerima keselamatan dalam pengorbanan Kristus di kayu salib tapi kita juga mau menerima penderitaan yang harus kita alami sebagai orang Kristen Yesus juga mengalami penganiayaan sewaktu Dia datang ke bumi ini maka kita yang menjadi pengikutNya pasti juga harus siap dan harus mau mengalami penderitaan itu sebagai bukti dan kesetiaan kita kepadaNya karena hanya melalui pencobaan ini kita semakin murni dalam pengharapan kepadaNya (pengikut Kristus).
4.
Supaya kita juga menjadi serupa dengan Yesus, baik lewat kematianNya maupun lewat kebangkitanNya.
Semua ini mengartikan bahwa hidup kita ini memang sudah diciptakan Tuhan agar menjadi kemuliaan bagi namaNya dan membawa kita kepada pengenalan kita akan Dia dan kuasaNya supaya kita menjadi segambar dengan Dia (1 Yoh. 2:5-6). Mari kita renungkan Firman Tuhan yang mengajarkan kepada kita hari ini, agar kita menanamkan tekad di hati untuk menjadi serupa dengan Yesus Kristus yang akan mempermuliakan Dia dan memberkati seluruh kehidupan kita. (FL)
Doa:
Ya Tuhan jadikanlah kami semua serupa dengan Engkau, agar hidup kami menjadi kemuliaan bagi namaMu dan yang terutama adalah agar kami selalu taat dan setia kepadaMu. Amin
MENJADI SERUPA DENGAN YESUS KRISTUS BERARTI MENERIMA HIDUP YANG KEKAL
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
