|
Tanpa penyertaan dari Allah, kita adalah manusia yang lemah, penuh
kekurangan.Tanpa keterlibatan Allah, kita tidak akan mampu menjalani
kehidupan yang dipenuhi dengan berbagai. Hanya kuasa Roh Kuduslah yang
dapat membantu dan menolong kita.
Hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus, adalah hidup yang diharuskan
Allah bagi setiap orang percaya. Sebelum naik ke sorga, kepada
murid-muridNya Yesus menyuruh mereka tinggal dan menantikan janji Bapa,
yaitu Roh Kudus (Lukas 11:13b). Roh Kudus yang sama, yang telah diterima
oleh murid-murid Yesus, juga dapat kita terima dari Bapa. Apa yang
dijanjikanNya kepada kita sekarang ini, lebih luas dan lebih dahsyat. bagi
kita yang rindu menantikan urapanNya (Yoel 2:28). Sekarang pertanyaannya, bagaimana supaya kita dapat dipenuhi oleh Roh Kudus?
|
1.
|
Kita harus mengetahui dan mengenal siapa yang
dapat membaptis dengan Roh Kudus. Tidak dapat diraguhkan bahwa Allah di
dalam Yesus Kristuslah yang dapat membabtis kita dengan Roh Kudus.
Yohanes membabtis dengan air, tetapi Yesus membabtis dengan Roh (Mat.3:11).
|
|
2.
|
Bertobat dan memberi diri dibaptis. Pertobatan
yang sungguh-sungguh dan memberikan diri untuk dibaptis merupakan
persyaratan mutlak yang harus kita lakukan supaya kita dapat dipenuhi
oleh Roh Kudus. (Kis.2:38 ; 10:44-48). Karena bertobat dan
dibaptis merupakan langkah awal yang besar, sehingga kita menerima kuasa
Roh Kudus.
|
|
3.
|
Memiliki kerinduan yang bernyala-nyala. Beberapa
contoh yang ada di Alkitab menunjukkan, bagaimana kerinduan mereka yang
menyala-nyala, sehingga mereka dapat menerima dan dipenuhi oleh Roh
Kudus. Kornelius dipenuhi Roh Kudus karena kerinduannya yang
bernyala-nyala (Kis. 10:44), 120 murid di Yerusalaem
dipenuhi Roh Kudus karena kerinduan mereka (Kis 1:14-15; 2:1-6), dan jemaat di Yerusalem dipenuhi oleh Roh Kudus karena kerinduan mereka (Kis 4:31).
|
Itulah langkah-langkah yang harus kita penuhi supaya diri kita
dapat menggenapi rencana Allah, yaitu menerima dan mengalami kepenuhan Roh
Kudus. Sehingga diri kita akan dimampuhkan untuk menghadapi kehidupan
dengan segala persoalannya. Dan Roh Kuduslah yang memberikan kemampuan
tersebut. (Ariel)
|