TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN
"Perubahan sangat cepat terjadi dalam kehidupan di dunia & disekitar kita bahkan juga di Gereja. Tetapi ingat & percayalah! FirmanNya tidak akan berubah"
Sabtu, 19 November
Menjangkau Anak Muda
Lalu Ia [Yesus] memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka (Markus 10:16)
Bacaan: Markus 10:13-16
Setahun: Kisah Para Rasul 15:1-18:11
Darmeisha tidak menyukai Suzanne, seorang anak perempuan yang menjadi tetangganya. Tetapi ia masih berulang kali mengetuk pintu rumahnya. Ia adalah seorang anak berumur 8 tahun yang kurang bahagia, yang tampaknya suka mengejek orang. Sebagian besar percakapan mereka diakhiri dengan ucapan Suzanne untuk menyuruhnya pulang.
Suzanne tidak menyukai Darmeisha, tetapi ia tahu gadis kecil itu mempunyai alasan mengapa ia bersikap seperti itu. Ia hidup dalam kemiskinan, tidak mempunyai ayah selama hidupnya, dan diabaikan oleh ibunya. Karena itu Suzanne meminta agar Tuhan menolong Darmeisha yang dikasihinya. Ia mulai menyapanya dengan senyuman dan menunjukkan ketertarikan terhadap hidup Darmeisha. Perlahan-lahan Darmeisha menyambut ramah dan mereka pun berteman.
Kini, keduanya itu berumur 13 tahun, dan mereka melakukan pendalaman Alkitab bersama. Mereka berbicara mengenai apa artinya mengikut Yesus, karena Darmeisha telah memberikan hidupnya kepada Dia.
Yesus meluangkan waktu untuk anak-anak. Dia "marah" ketika para murid menghalangi mereka datang kepada-Nya. Dia berkata, "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka" (Markus 10:13,14). Dia bahkan mengatakan bahwa kita harus menyambut kerajaan-Nya seperti anak kecil (ayat 15).
Survei Barna pada tahun 2004 menunjukkan bahwa 85 persen orang kristiani memulai hubungan mereka dengan Yesus sebelum berusia 14 tahun. Karena itu, luangkan waktu untuk anak-anak. Jangkaulah anak-anak —AMC
Iman yang kuat kerap ditemukan dalam hati seorang anak
Markus 10:13-16
10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.
10:14 Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: "Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.
10:15 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa tidak menyambut Kerajaan Allah seperti seorang anak kecil, ia tidak akan masuk ke dalamnya."
10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.
19
S A B T U
Kesempatan untuk Bersabar -- Kolose 3:12-13
Setiap tahun di tanggal 26 Nopember, rakyat Amerika merayakan hari Thanks giving, dan itu berarti liburan Natal sudah semakin dekat. Sadarkah Anda bahwa liburan dapat dipakai untuk memberikan banyak kesempatan untuk membangun kesabaran?
Sayangnya, seringkali kita membuang kesempatan-kesempatan itu. Kita tidak suka kalau keinginan kita tertunda. Atau kita kecewa bila harus masuk antrian panjang dan terjebak dalam kemacetan lalulintas. Kita jengkel dengan kelakuan anak-anak kita yang tidak menyenangkan atau atasan kita yang banyak menuntut. Apapun alasannya, yang jelas kita merasa lebih baik bertindak daripada menunggu.
Jengkel, tidak sabar, atau menuntut, adalah kebiasaan banyak orang. Namun pada saat orang percaya mampu merespon dengan baik, lemah lembut dan tenang, itu berarti mereka sedang memberi kesaksian yang luar biasa tentang kuasa Allah. Roh Kudus selalu mengajar kita untuk menunggu dengan tenang dan sabar dalam situasi yang mendesak.
Membangun kesabaran tidaklah mudah. Jadi wajar saja kalau kita masih sering salah melangkah, sering membuat kesalahan. Kita ingin sekali untuk bisa sabar, namun kita melihat kenyataan diri kita masuh jauh dari sifat itu. Bila hal ini yang Anda rasakan, jangan putus asa, cobalah kembali, dengan keyakinan bahwa Tuhan sudah mengampuni Anda (I Yohanes 1:9). Ia akan mengampuni Anda.
Dalam bacaan hari Paulus berpesan dengan jelas bahwa kita harus hidup sesuai dengan karya buah-buah Roh Kudus yang Dia sudah kerjakan didalam kita. Mintalah pertolongan Roh Kudus, kemudian bergeraklah maju. Jangan sia-siakan kesempatan itu.
RENUNGAN HARI INI
Sabtu, 19 Nopember 2005
DIPENUHI ROH KUDUS
Kisah Para Rasul 1:4-5
"Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus." (Kisah Para Rasul 1:5)
Setiap kita pasti percaya, tanpa penyertaan dari Allah, kita adalah makhluk yang lemah dan penuh kekurangan, kelemahan dan dosa. Tanpa Allah terlibat di dalam kehidupan kita, kita tidak akan mampu menjalani kehidupan yang dipenuhi dengan berbagai masalah dan persoalan. Hanya kuasa Roh Kuduslah yang dapat membantu dan menolong kita, sehingga kita dapat hidup berkenan di hadapan Allah.
Jadi hidup yang dipenuhi oleh Roh Kudus, adalah hidup yang diharuskan oleh Tuhan Yesus Kristus bagi kita setiap orang percaya. Kepada murid-muridNya, saat Ia makan bersama-sama dengan mereka, sebelum Yesus terangkat naik ke sorga, Yesus melarang murid-muridNya untuk meninggalkan Yerusalem. Yesus menyuruh supaya mereka tinggal dan menantikan janji Bapa, yaitu Bapa akan memberikan Roh Kudus. (Lukas 11:13b).
Sekarang Roh Kudus yang sama, yang telah diterima oleh murid-murid Yesus, dapat juga kita terima jika kita meminta kepada Bapa. Apa yang dijanjikanNya kepada kita sekarang ini, lebih luas dan lebih dahsyat. Tidak hanya orang-orang dewasa saja yang dapat dipenuhi oleh Roh Kudus, tetapi setiap kita, peribadi-bribadi yang rindu menantikan urapanNya. (Yoel 2:28). Sekarang pertanyaannya bagaimanakah supaya kita dapat dipenuhi oleh Roh Kudus?
1.
Kita harus mengetahui dan mengenal siapa yang dapat membaptis dengan Roh Kudus. Tidak dapat diraguhkan bahwa Allah di dalam Yesus Kristuslah yang dapat membabtis kita dengan Roh Kudus. Yohanes membabtis dengan air, tetapi Yesus membabtis dengan Roh ( Mat.3:11). Untuk itu datanglah dan mengharapkan kepadaNya.
2.
Bertobat dan memberi diri dibaptis. Pertobatan yang sungguh-sungguh dan memberikan diri untuk dibaptis merupakan persyaratan mutlak yang harus kita ambil supaya kita dapat dipenuhi oleh Roh Kudus. ( Kis.2:38 ; 10:44-48).
3.
Memiliki kerinduan yang bernyala-nyala. Beberapa contoh di Alkitab, bagaimana dengan kerinduan mereka yang menyala-nyala, mereka dapat menerima dan dipenuhi oleh Roh Kudus. Kornelius dipenuhi Roh Kudus karena kerinduannya yang bernyala-nyala (Kis. 10:44), 120 murid di Yerusalaem dipenuhi Roh Kudus karena kerinduan mereka (Kis 1:14-15; 2:1-6), dan jemaat di Yerusalem dipenuhi oleh Roh Kudus karena kerinduan mereka (Kis 4:31).
Itulah langkah-langkah yang harus kita penuhi supaya diri kita dapat menggenapi rencana Allah, yaitu menerima dan mengalami kepenuhan Roh Kudus. (Ariel)
Doa:
Tuhan Yesus, ampuni dosa kami, biarlah kami layak dan berkenan bagiMu.Amin!
ROH KUDUSLAH YANG MENOLONG KITA, SEHINGGA HIDUP KITA BERKENAN DIHADAPAN ALLAH
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
| Gpib | Gpib card | Gpib interface |
| Religion | Gpib board | Christianity |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
