TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA SEKALIAN
"Ingatklah! Bahwa permintaan maaf yang datangnya dari lubuk hati yang dalam tidak akan dapat mengubah masa lalu, tetapi dapat memperbaiki masa yang akan datang"
Rabu, 30 November
Kasih Karunia yang Lebih Besar
Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah, dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus (Roma 3:23,24)
Bacaan: Roma 3:21-30
Setahun: Kisah Para Rasul 20:2, Roma 1-4
Pada suatu pagi, ketika cucu kami Julia masih kecil, ia dan neneknya membaca Alkitab bersama. Mereka sampai pada ayat yang sudah sering dibaca, "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23).
Tiba-tiba Julia melompat dari sofa dan berlari untuk mengambil Alkitab versi King James yang sudah tua dan banyak coretan, milik ayah saya yang saya simpan di rak kantor saya. Saya pernah menunjukkan Alkitab itu kepadanya pada suatu pagi. "Alkitab ini sangat tua," saya memberitahunya dengan serius.
Ia memegang Alkitab kuno itu dan berlari kembali menghampiri neneknya, dengan sangat senang ia membuka Roma 3:23, dan membacakannya, "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah."
"Ya," katanya dengan penuh kemenangan, "Alkitab ini juga menyatakan hal yang sama!"
Dosa telah bersama kita sejak dahulu kala dan akan terus bersama kita selama kita hidup di bumi. Tetapi ada yang lebih tua dari dosa—sesuatu yang hidup lebih lama darinya. Menurut penulis pujian Julia Johnston, hal itu adalah "kasih karunia ajaib dari kasih Tuhan kita, anugerah yang melampaui dosa dan kesalahan kita!" Akhir pujian itu berbunyi, "Kasih karunia, kasih karunia, kasih karunia Allah, kasih karunia yang akan mengampuni dan membersihkan hati; kasih karunia, kasih karunia, kasih karunia Allah, kasih karunia yang lebih besar daripada semua dosa kita!"
Apakah pada saat ini Anda telah menerima kasih karunia-Nya?—DHR
Anugerah adalah kasih tanpa batas Yang terlihat dalam kebaikan tanpa batas
Roma 3:21-30
3:21 Tetapi sekarang, tanpa hukum Taurat kebenaran Allah telah dinyatakan, seperti yang disaksikan dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para nabi,
3:22 yaitu kebenaran Allah karena iman dalam Yesus Kristus bagi semua orang yang percaya. Sebab tidak ada perbedaan.
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.
3:25 Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.
3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.
3:27 Jika demikian, apakah dasarnya untuk bermegah? Tidak ada! Berdasarkan apa? Berdasarkan perbuatan? Tidak, melainkan berdasarkan iman!
3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
3:29 Atau adakah Allah hanya Allah orang Yahudi saja? Bukankah Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain? Ya, benar. Ia juga adalah Allah bangsa-bangsa lain!
3:30 Artinya, kalau ada satu Allah, yang akan membenarkan baik orang-orang bersunat karena iman, maupun orang-orang tak bersunat juga karena iman.
30
R A B U
Langkah-langkah Ketaatan -- Yohanes 14:1, 15-17
Kemarin kita telah mempelajari perlunya meningkatkan kepercayaan kita kepada Allah, dan kita ditantang untuk menantikan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari. Hari ini kita akan melihat tiga elemen berikutnya yang penting untuk menjalani kehidupan yang taat.
MERENUNGKAN FIRMAN. Bila kita ingin memahami pikiran Allah, banyak-banyaklah merenungkan Firman-Nya. Kita tidak perlu mencari ayat-ayat yang "tepat" di dalam Alkitab untuk mengetahui kehendak Allah. Ia memiliki kuasa untuk mengarahkan kita kepada bagian manapun dari Alkitab untuk kita renungkan. Bagian kita adalah mengejar hikmat yang terkandung dalam tiap-tiap bagian Alkitab yang kita baca dan renungkan.
MENDENGAR. Belajarlah untuk mendengarkan dorongan yang lembut dari Roh Kudus, yang adalah penolong kita. Firman Allah adalah sumber utama yang melaluinya Roh Kudus bekerja. Pada saat kita mempelajari bagian Alkitab, Roh Kudus menerangi pikiran kita sehingga kita dapat memahami pelajaran apa yang sedang kita terima dari Allah. Ia juga sering mengingatkan kita akan bagian Alkitab yang pernah kita pelajari, dan mengajarkan bagaimana kebenaran itu diterapkan di dalam situasi kita.
BERJALAN. Pelajaran terakhir di dalam kelas ketaatan ini adalah bahwa kadang-kadang kita harus berjalan, bahkan bila jalan itu tampaknya tidak jelas. Abraham adalah contoh yang baik tentang hal ini. Tuhan memerintahkannya untuk pergi meninggalkan kampung halamannya, namun Ia tidak menjelaskan tujuannya secara rinci. Abraham taat karena iman (Ibrani 11:8). Kita dapat menaati Allah tanpa perlu memahami rincian sejelas-jelasnya, karena Allah bertanggung jawab untuk setiap akibat di depan kita. Tugas kita hanya taat. Ini adalah kabar baik bukan?
Kelas ketaatan telah berakhir. Kini elemen mana yang diminta Allah untuk Anda kerjakan pertama-tama—percaya, menanti, merenungkan firman, mendengar atau berjalan? Selamat melakukan!
RENUNGAN HARI INI
Rabu, 30 Nopember 2005
TERGODA KEMAKMURAN
Bacaan: Ulangan 8:10-20
"Hati-hatilah, supaya jangan engkau melupakan TUHAN, Allahmu, dengan tidak berpegang pada perintah, peraturan dan ketetapanNya, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini;" (Ulangan 8:11).
Tuhan Allah kita adalah Allah yang setia kepada kita anak-anakNya. Apapun yang terjadi, kasih setia Tuhan tidak akan berubah baik dari dahulu, sekarang bahkan sampai selama-lamanya. Sebagai anak terkadang sikap hati kita suka berubah terhadap Allah. Seringkali yang terjadi adalah, saat kita mengalami persoalan dan tekanan hidup, maka kasih dan kesetiaan kita kepada Tuhan semakin besar. Dan sebaliknya jika kita mengalami berkat yang besar, kedamaian atau kemakmuran hidup kita menjadi terlena, lupa kepada Tuhan dan tidak setia karena tergoda oleh godaan yang ditimbulkannya.
Melalui renungan pada hari ini, kita akan belajar bersama bagaimana kemakmuran dapat menggoda dan merubah kehidupan seseorang.
1.
Pengalaman raja Daud. Daud adalah seorang yang hidupnya sungguh-sungguh mengalami berkat dan penyertaan Allah. Bagaimanapun dan dimanapun setiap peperangan yang dihadapinya Allah memberikan kemenganan kepadanya. Ditengan kesuksesan dan kemakmuran yang diperolehnya dari Allah, Daud terlena dan tergoda, sehingga ia jatuh dalam dosa ( 2Sam.11:1-4). Kejatuhannya begitu dalam, setelah ia berzinah, bukannya bertobat justru Daud merencanakan pembunuhan terhadap Uria (2Sam.11:6-17).
2.
Pengalaman raja Salomo. Salomo adalah raja yang memiliki kekayaan yang begitu banyak, bahkan kekayaan yang dimilikinya melebihi kekayaan yang dimiliki oleh Daud ayahnya. Demikian ayah dan anak sama saja, ditengah kekayaan dan kemakmuran yang mengelilingi hidupnya, Salomo tidak tahan dan jatuh dalam godaan tersebut. Raja Salomo jatuh dalam dosa yang diakibatkan oleh godaan kemamkuran setelah ia kaya, ia bersistri banyak ( 1Raj.10:14-29; 11:1-2). Kejatuhannya yang tidak disadarinya akhirnya membuatnya terperosok semakin dalam, sampai akhirnya Salomo menyembah berhala. Ini adalah suatu tindakan yang sangat dibenci Tuhan (1Raj.11:3-13).
Jadi kita sebagai anak-anak Tuhan, hendaknya semakin mengerti dan selalu waspada. Karena kasih dan setiaNya, Allah tidak pernah membatasai berkat-berkat kepada anak-anakNya. Biaralah kemakmuran yang kita terima dari berkatNya membuat kita menjadi orang yang bijaksana dalam menggunakannya, teristimewa bagi pelebaran pekerjaan Allah di dunia. (Ariel)
Doa:
Tuhan Yesus, pimpinlah kehidupan kami, jangan biarkan kami tersesat dalam perbuatan yang tak berkenan dihadapanMu. Ampuni dosa-dosa kami.Amin!
KEKAYAAN DAN KEMAKMURAN MERUPAKAN GODAAN YANG MEMBUAT MANUSIA TIDAK SETIA KEPADA ALLAH
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "eben-net" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
