|
RENUNGAN HARI INI
Senin, 16
Januari 2006
|
|
|
SELALU
MEMANDANG KE DEPAN
|
|
Bacaan: Kejadian 19 :
24 - 26
Tetapi isteri Lot,
yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.(Ay.
26)
|
Baru saja kita mengakhiri tahun 2003 ini. Banyak
kesan dan kenangan yang pernah kita lalui. Ada yang manis,
ada juga yang pahit. Sebagian kita mungkin tak ingin beranjak dari tahun
ini, karena banyak hal-hal yang menyenangkan dilaluinya. Tapi, ada juga yang
kepingin tahun ini berlalu lebih cepat, karena trauma atau pengalaman
menyakitkan dan pahit yang dilaluinya.
Apapun keinginan kita, atau apapun upaya kita,
satu hal yang pasti adalah berjalannya waktu sesuai dengan kodratnya. Waktu
tak akan berhenti atau dapat dipercepat. Semua berjalan secara natural, dan
kita sebagai umat yang ada didalamnya harus turut dalam proses tersebut.
Hanya saja, bagaimana kita bertindak dalam proses tersebut, semua
tergantung dari keinginan dan keputusan kita sendiri.
Sebagai anak-anak Allah hendaknya kita tetap
berpengharapan. Jangan mudah putus asa, apalagi langsung mengambil
keputusan untuk bertindak semau gue atau apatis. Sebab, persoalan di masa
lalu ataupun kenangan indah tersebut memang harus berlalu. Tidak perlu
kuatir akan masa depan. Kalau kita tetap berpegang pada firman Tuhan dan
berjalan dalam terangNya, langkah kita pasti tidak akan tersandung.
Jangan mengambil tindakan seperti yang dilakukan
istri Lot. Akibatnya dia menjadi patung garam. Itu merupakan
hukum bagi dirinya, karena hatinya tidak tulus mengikuti perintah Tuhan.
Hatinya masih diselimuti keinginan daging, serta mengandalkan logikanya
semata. Padahal Allah telah berjanji bahwa Dia akan memberikan yang terbaik
bagi tiap orang yang teguh berpegang pada janjiNya. Bukankah Yusuf akhirnya
menikmati berkat dari karunia Allah. Begitu pula Ayub, Daniel, dan
sebagainya, yang teguh dan tak mementingkan keinginan daging.
Jadi, selalulah memandang ke depan. Artinya, jangan mau terbelenggu oleh
kenangan manis atau pahit. Banyak perkara besar telah menanti di depan
saudara. Persiapkanlah hati dan pikiran, sehingga tetap berdiri tegak,
meski menghadapi pencobaan. Jangan melihat “ke belakang”,
karena hanya akan menambah beban pikiran. Masa depan gemilang telah menanti
tiap orang percaya yang teguh berjalan dalam Tuhan. (tlt)
|
|
|
Doa:
|
Ya Allah, Bapa yang
aik, terima kasih untuk kasih karuniaMu. Berikan kami kekuatan untuk
menghadapi pelbagai hal di masa depan. Amin.
|
|
|
JANGAN
PERNAH PUTUS ASA PENGHARAPAN SELALU ADA DI DALAM
KRISTUS
|
|
Send
instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|