|
RENUNGAN HARI INI
Rabu, 1
Pebruari 2006
|
|
|
KASIHILAH
DENGAN TULUS
|
|
Bacaan: Lukas 10: 25 -
37
Lalu datang seorang Samaria,
yang sedang dalam perjalanan, ke tempat itu; dan ketika ia melihat orang itu,
tergeraklah hatinya oleh belas kasihan.
|
Belajar mengasihi memang bukanlah pekerjaan mudah.
Tapi juga bukan pekerjaan sulit. Sebab, mengasihi berarti melakukan sesuatu
dengan kerelaan yang sungguh. Seringkali orang Kristen mengatakan bahwa
imannya didasarkan oleh kasih. Tetapi dalam aplikasinya mungkin sulit
ditemukan. Berbagai kepentingan dan keinginan daging tetap mempengaruhi
prilaku manusia sehari-hari.
Berbagai aspek dalam kasih mungkin dapat dilakukan
dengan baik. Namun, seringkali pula kita melanggarnya. Dalam komitmen kita
mungkin pernah mencuat pernyataan bahwa hati kita sangat mengasihi
seseorang, apakah itu pacar, orang tua, anak, atau teman. Seringkali pula
kita mendengar yang terjadi di kemudian hari adalah pengkhianatan belaka.
Ini tentu sangat bertolak belakang dengan pernyataan kita sebelumnya.
Sebenarnya banyak yang dapat kita lihat dari
perkataan dan perbuatan Kristus untuk kita jadikan pelajaran tentang kasih
yang tulus. Seperti yang diperupamakannya melalui perbuatan orang Samaria
yang menolong orang yang terluka karena dirampok. Juga, saat ini mengatakan
bahwa kita harus mengasihi musuh kita. Bahkan, ketika Ia dengan rela
mengorbankan nyawanya untuk keselamatan kita. Ketulusan kasih Kristus
sungguh nyata dan kekal.
Mungkin kita tidak bisa melakukan hal yang sama
persis dengan yang dilakukan Yesus Kristus. Tapi, seharusnya kita dapat
menjadikan apa yang dilakukan Kristus sebagai “patron”,
sehingga segala perkataan dan tindakan kita tidak menyimpang. Kesempurnaan
dan ketulusan kasih kita kepadaNya dan sesama hendaknya kian hari bertumbuh
dan kuat. Kita harus terus belajar emmahami pelbagai tindakan dan
perkataannya, sehingga menjadi berkat bagi orang lain.
Kasih Kristus memang sungguh dahsyat, tak mungkin
ada manusia mampu melakukan seperti itu. Tetapi, sebagai orang percaya,
kita tahu pasti bahwa Allah sendiri yang menyempurnakan segala sesuatu
perbuatan kita yang dilakukan dengan tulus. Untuk itu, tetaplah teguh dan
bertindak dalam kasih Kristus, sehingga segala sesuatunya berkenan
dihadapan Allah. (tlt)
|
|
|
Doa:
|
Tuhan Yesus, ajar
kami untuk saling mengashi dengan tulus, sama seperti yang Engkau
perbuat bagi kami sekalian. Amin!
|
|
|
ORANG YANG SELALU
BERTINDAK DALAM KASIH AKAN MEMANCARKAN KEMULIAAN TUHAN YESUS KRISTUS
|
|
Send
instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
|