|
RENUNGAN HARI INI
Kamis,
20 April 2006
|
|
|
ROH
KORAH
|
|
Bacaan : 2 Timotius 2 :
25
“…., sebab
mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin
mereka sehingga mereka mengenal kebenaran ( 2 Tim 2 : 25 )”.
|
Masalah pemberontakan bukan saja memusingkan para
kepala negara di bumi ini, tetapi juga dalam gereja Tuhan. Hanya saja kata
“pemberontakan” ini dalam gereja tidaklah terlalu diekspos dan
sepertinya memang tidak layak, tetapi pada kenyataannya pemberontakan di
gereja bisa jadi lebih parah dan lebih hebat intriknya. Jika demikian,
tidak akan ada organisasi gereja yang selalu bermunculan dan gereja-gereja
baru “ sorotan mata kita “.
Saya sadar bahwa terlalu sensitif menyebutkan
pemberontakan dalam gereja, bagaimana jika diganti dengan kata
“ketidaksamaan Visi”. Ya, mungkin istilah ini lebih tepat kita
terapkan dalam gereja Tuhan. Tetapi, jika mau jujur pada prinsipnya
tidaklah jauh berbeda.
Salah satu kasus “Ketidaksamaan Visi”
adalah kasus Korah pada zaman Musa ( Bil 16 : 1-49 ). Korah sendiri adalah
anak Yishar ( Kel 6 : 20 ), saudara Amram, ayah dari Musa dan
Harun. Berarti hubungan antara Korah dan Musa maupun Harun adalah sepupu.
Tetapi api cemburu menyala dalam hati Korah, sebab ia melihat bahwa
keluarga Harun mendapatkan hak istimewa sebagai imam besar. Ia bersama
Datan dan Abiram ditambah dengan 250 orang israel melakukan pemberontakan.
Saya yakin bahwa ajakan Korah untuk memberontak itu tidaklah
terang-terangan disebutkan. Mungkin Korah menggunakan kata
“Ktidaksamaan Visi” ini untuk membujuk orang-orang yang mau
bergabung dengannya. Tetapi Allah tidak pernah membiarkan otoritasNya
digugat. Ia menghakimi Korah dan keluarganya beserta dengan para
pengikutnya.
Tetapi menghadapi mereka yang memiliki roh Korah
ini, Paulus menasihatkan supaya para hamba Tuhan menuntun mereka dengan roh
lemah lembut. Allah membuka pintu anugerah selebar-lebarnya agar mereka
menyadari kesalahannya dan bertobat.
Peperangan gereja yang terberat bila harus
berhadapan dengan para pemberontak yang menyusup di dalam gedung gereja.
Ingat, Tuhan telah menetapkan otoritas yang sah pada para pimpinan.
Janganlah menggugat mereka, meskipun tidak selamanya mereka berlaku benar,
sebab yang menghakimi adalah hak Allah bukan Anda ! (RB-e)
|
|
|
Doa:
|
Biarlah hanya Roh
Kudus saja yang memimpin tiap langkah kehidupan ini, sehingga kami
tidak tersesat ke dalam lembah kelam. Amin!
|
|
|
MENGGANGGU
OTORITAS ALLAH BERARTI MENGGANGU KEDAULATAN ALLAH.
|
|
Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
YAHOO! GROUPS LINKS
|