Dari milis tetangga,
Mohon maaf kalau sudah pernah menerima
sebelumnya.
--------------------------------------------------------------------------
Kisah Nyata Dari Milis Tetangga :
TOLONG BERITA INI DISEBARKAN.
SUDAH BANYAK KORBAN PENCURIAN.
HARAP BERHATI-HATI BILA ADA YANG MENGAKU PETUGAS PLN INGIN
MEMERIKSA
METER. JANGAN BIARKAN MEREKA MASUK RUMAH.
KALAU MEMAKSA, LEBIH BAIK MINTA MELAPOR KE RT, ATAU PETUGAS KEAMANAN.
Saya mau sharing sedikit.
Minggu lalu, hari Rabu, tanggal 10 Mei, sekitar jam 12.30, rumah saya yang
ditunggui 2 pembantu kedatangan 2 orang yang mengaku sebagai petugas PLN.
Menurut pembantu (yang sudah bekerja 10 tahun), dia mengijinkan masuk
karena orang tersebut sebelumnya pernah juga mengontrol segel meter.
Mereka dipersilakan masuk untuk mencek Meter.
Setelah itu, minta melihat NCB (sikring) di garasi.
Kemudian salah satu bertanya apakah ada board sejenis di lantai atas.
Pembantu menjawab ada, dan ditemani pembantu satunya untuk mencek.
Sementara seorang lainnya menunggu di garasi dan ditunggui pembantu lama
saya.
Selama di atas sebenarnya orang itu diikuti terus. Dan katanya dia
melongok semua kamar yang tidak terkunci, dengan alasan melihat AC-nya.
Kamar utama saya terkunci sehingga dia tidak bisa melihat. Sayangnya
kamar kerja tidak terkunci dan rupanya sewaktu melongok dia melihat ada
laptop di mejanya.
Setelah berkeliling (yang diikuti pembantu), dia ke garasi, dan menyuruh
temannya mencek meter dengan mengajak pembantu yang ada di garasi keluar.
Pada saat bersamaan dia menyuruh pembantu satunya yang tadi menemani,
untuk naik kembali ke atas menyalakan semua lampu. Pada saat pembantu
naik ke atas, orang itu rupanya ke kamar kerja dan menggondol laptop saya.
Orang itu tidak membawa tas, tetapi memakai jaket longgar (mungkin bahan
parasut atau kulit imitasi). Rupanya laptop diselipkan di punggungnya,
sehingga kedua pembantu tidak menyadari bahwa mereka mencuri laptop saya.
Kehilangan baru disadari setelah saya pulang ke rumah.
Setelah saya melapor ke RT, dia mengatakan bahwa sudah ada beberapa rumah
yang terkena modus yang sama. Demikian juga teman saya yang tinggal di
daerah Tebet. O ya, saya sendiri tinggal di perumahan di Jalan Panjang,
Kedoya, Jakarta Barat.
Orang-orang ini biasa beroperasi berdua, berkendaraan motor, pakai jaket,
atau membawa tas. Mereka mencuri elektronik berharga seperti: lap top,
handphone, bahkan game boy, yang mudah dibawa tanpa diketahui. Rumah lain
dalam kompleks saya juga mengalami hal sama.
Sebenarnya pembantunya tidak mengijinkan, tapi mereka memaksa dengan
menakut-nakuti bisa terbakar, dsb. Atau berpura-pura mau mencek apakah
ada pencurian listrik.
MOHON WASPADA, DAN BERITAHU SEBANYAK MUNGKIN ORANG.
INSTRUKSIKAN PEMBANTU ATAU SIAPAPUN UNTUK TIDAK MENGIJINKAN PEMERIKSAAN
OLEH YANG MENGAKU PETUGAS PLN.
Dari petunjuk Polisi ini yang dianjurkan:
1. Jangan pernah membuka pintu pagar untuk yang mengaku petugas PLN, PAM,
atau dari manapun. Catatkan saja data yang dibutuhkan. 2. Kalau mereka
memaksa, minta surat tugas, dan hafalkan nama yang tercantum [Menurut saya
sekalipun ada surat tugas juga jangan dibukakan] 3. Catat nomor kendaraan
dan ciri-ciri motornya. Ini akan berguna bagi polisi untuk mencarinya.
Kisah Nyata Dari Milis
Tetangga :
TOLONG BERITA INI DISEBARKAN.
SUDAH
BANYAK KORBAN PENCURIAN.
HARAP
BERHATI-HATI BILA ADA YANG MENGAKU PETUGAS PLN INGIN
MEMERIKSA METER.
JANGAN BIARKAN MEREKA MASUK RUMAH.
KALAU
MEMAKSA, LEBIH BAIK MINTA MELAPOR KE RT, ATAU PETUGAS KEAMANAN.
Saya
mau sharing sedikit.
Minggu
lalu, hari Rabu, tanggal 10 Mei, sekitar jam 12.30, rumah saya yang ditunggui 2
pembantu kedatangan 2 orang yang mengaku sebagai petugas PLN.
Menurut
pembantu (yang sudah bekerja 10 tahun), dia mengijinkan masuk karena orang
tersebut sebelumnya pernah juga mengontrol segel meter.
Mereka
dipersilakan masuk untuk mencek Meter.
Setelah
itu, minta melihat NCB (sikring) di garasi.
Kemudian
salah satu bertanya apakah ada board sejenis di lantai atas.
Pembantu menjawab ada, dan ditemani pembantu satunya untuk mencek.
Sementara
seorang lainnya menunggu di garasi dan ditunggui pembantu lama saya.
Selama
di atas sebenarnya orang itu diikuti terus. Dan katanya dia melongok semua
kamar yang tidak terkunci, dengan alasan melihat AC-nya. Kamar utama saya
terkunci sehingga dia tidak bisa melihat.
Sayangnya kamar kerja tidak terkunci dan rupanya sewaktu melongok dia melihat
ada laptop di mejanya.
Setelah
berkeliling (yang diikuti pembantu), dia ke garasi, dan menyuruh temannya
mencek meter dengan mengajak pembantu yang ada di garasi keluar.
Pada saat bersamaan dia menyuruh pembantu satunya yang tadi menemani, untuk
naik kembali ke atas menyalakan semua lampu.
Pada
saat pembantu naik ke atas, orang itu rupanya ke kamar kerja dan menggondol
laptop saya.
Orang
itu tidak membawa tas, tetapi memakai jaket longgar (mungkin bahan parasut atau
kulit imitasi).
Rupanya
laptop diselipkan di punggungnya, sehingga kedua pembantu tidak menyadari bahwa
mereka mencuri laptop saya.
Kehilangan
baru disadari setelah saya pulang ke rumah.
Setelah
saya melapor ke RT, dia mengatakan bahwa sudah ada beberapa rumah yang terkena
modus yang sama. Demikian juga teman saya yang tinggal di daerah Tebet.
O ya, saya sendiri tinggal di perumahan di Jalan Panjang, Kedoya, Jakarta
Barat.
Orang-orang
ini biasa beroperasi berdua, berkendaraan motor, pakai jaket, atau membawa tas.
Mereka
mencuri elektronik berharga seperti: lap top, handphone, bahkan game boy, yang
mudah dibawa tanpa diketahui.
Rumah lain dalam kompleks saya juga mengalami hal sama.
Sebenarnya
pembantunya tidak mengijinkan, tapi mereka memaksa dengan menakut-nakuti bisa
terbakar, dsb. Atau berpura-pura mau mencek apakah ada pencurian listrik.
MOHON
WASPADA, DAN BERITAHU SEBANYAK MUNGKIN ORANG.
INSTRUKSIKAN
PEMBANTU ATAU SIAPAPUN UNTUK TIDAK MENGIJINKAN PEMERIKSAAN OLEH YANG MENGAKU
PETUGAS PLN.
Dari
petunjuk Polisi ini yang dianjurkan:
1.
Jangan pernah membuka pintu pagar untuk yang mengaku petugas PLN, PAM, atau
dari manapun. Catatkan saja data yang dibutuhkan.
2. Kalau mereka memaksa, minta surat tugas, dan
hafalkan nama yang tercantum [Menurut saya sekalipun ada surat tugas juga
jangan dibukakan]
3.
Catat nomor kendaraan dan ciri-ciri motornya. Ini akan berguna bagi
polisi untuk mencarinya.
================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|