----- Original Message -----
From: "Milan Junimar"
To: <undisclosed-recipients:>
Sent: Friday, January 05, 2007 3:22 PM
Subject: Anne


Kisah berikut ini dikutip dari buku "Gifts From The Heart  for Women"
karangan Karen Kingsbury. Buku dapat Anda peroleh  di toko buku
Gramedia, maupun toko buku lainnya.

 Inti ceritanya kira-kira sbb :

 Ada pasangan suami isteri yang sudah hidup beberapa lama  tetapi belum
mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu,  sang istri terlibat
aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,  karena menurut
pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi.

 Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil,
sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan  kabar
baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan  sekitarnya.
Semua orang ikut bersukacita dengan mereka.

 Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi
 laki2 dan perempuan. Tetapi setelah beberapa bulan, sesuatu  yang buruk
terjadi.
 Tetapi bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak  bisa
hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat
mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk
dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2nya.

 Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami  maupun
sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras  untuk tidak
menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb),  tetapi juga kuatir
terhadap kesehatan bayi laki2nya.
 "Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak",  kata
sang ibu di sela tangisannya.

 Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan
tersebut, dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan.
 Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba  dia
tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini.
 Hal ini membuatnya lebih tabah. Pasangan ini berusaha keras untuk
menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke
perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih
banyak tentang masalah bayi mereka.

 Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian.
 Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, di  mana
bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa
beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh
donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka.
 Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain ?

 Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya,
Jeffrey dan Anne.

 Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon
keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa  mereka
seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi  apapun yang
terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya  sendiri.

 Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk
dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam.
 Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu
yang buruk terjadi pada Anne, mereka mendonorkan organnya.
 Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang
menunggu donor organ bayi.

 Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis  dalam
posisi sebagai orang tua, di mana mereka bahkan tidak mampu
menyelamatkan Anne. Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi
kenyataan yg akan terjadi.

 Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya
dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami
menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan
tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah
terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu
menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat
bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak
mengaborsi Anne),mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil
tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan
berakhir dalam beberapa jam saja.

 Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan
tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir,  air
mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka..
 Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan
untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan  hidup
setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak  bagi
keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne  tidak
mampu bertahan setelah enam jam.....

 Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran  organ.
Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb  bahwa donor
tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari  kematian. Pasangan
tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan.
 Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam, tetapi dia berhasil
menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah  pahlawan
mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam  hati mereka
selamanya...

 Ada 3 point penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini :

 1. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari
ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa  yang
kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat  bagi orang
lain.

 2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita  telah
berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun.
 Hal yang benar2 penting adalah apa yang dilakukan perusahaan  kita
selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain.

 3. Ibu Anne mengatakan "Hal terpenting bagi orang tua bukanlah
mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, di mana  mereka
tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka  hasilkan. Tetapi
hal terpenting bagi kita sebagai orang tua  adalah untuk memastikan
bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji  selama hidupnya."

 Mohon KEMURAHAN HATI Anda untuk menyebarkan kisah ini kepada sanak
keluarga Anda, famili, teman2, rekan2 kerja, rekan2 bisnis, atasan,
bawahan, sebuah kelompok organisasi ataupun perusahaan, PELANGGAN,
serta siapa saja yang Anda temui.

 Ada 4 kemungkinan respon dari pihak2 yang telah membaca kisah ini.

 PERTAMA, cuek/tidak peduli/tidak mengerti kisah ini.
 KEDUA, tersentuh dengan kisah ini, tetapi tidak melakukan apapun.
 KETIGA,tersentuh dengan kisah ini, intropeksi diri, lalu mengubah  cara
pandang tentang hidupnya.
 KEEMPAT, tersentuh, intropeksi diri, mengubah cara pandang tentang
hidupnya, lalu bergerak aktif untuk memaknai hidupnya sendiri  dengan
cara memberikan makna bagi kehidupan orang lain.

 Bila di antara sekian banyak orang yang memperoleh kisah ini dari
Anda, ada satu saja yang termasuk kategori nomor EMPAT, ini berarti
Anda telah berhasil mengubah hidup seseorang, dari sekedar "Hidup"
 menjadi "Hidup yang Lebih Bermakna".
 Mereka sungguh beruntung dengan kehadiran Anda di dunia ini.

 Berhentilah Untuk Selalu Memikirkan Kepentingan Diri Sendiri,
Jadikanlah Kehadiran Anda Di Dunia Ini Sebagai  RAHMAT Bagi Orang Banyak
dan Bagi Orang2 Yang Anda Cintai  (Ayah, Ibu, Saudara/i, Suami/Istri,
Anak2 Anda, dst)










--
No virus found in this incoming message.
Checked by AVG Free Edition.
Version: 7.5.430 / Virus Database: 268.16.5/616 - Release Date: 1/4/07 1:34
PM


Kirim email ke