%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Senin, 26 Maret 2007
Bacaan : Mazmur 90:1-17
Setahun: Yosua 22-24; Lukus 3
Nats : Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan teguhkanlah
perbuatan tangan kami (Mzm. 90:17)
Judul:
TEOLOGI EEYORE
Bagaimana cara orang yang percaya kepada Yesus Kristus mengatasi beban
kehidupan dan singkatnya kehidupan tanpa menyerah pada apa yang disebut
Michael Easley dari Moody Bible Institute sebagai "teologi Eeyore"?
Eeyore, keledai pemurung teman Winnie-the-Pooh, selalu berjalan lamban
dengan kepala menunduk. Ia melihat segalanya dari sisi negatif. Seorang
kristiani yang seperti Eeyore akan melontarkan pernyataan seperti ini:
"Dosa merajalela di mana-mana, bahkan di gereja." "Dunia bertambah buruk
daripada sebelumnya." "Allah akan menghakimi kita atas kefasikan kita."
Ketika menulis Mazmur 90, Musa sedang bermuram durja karena merenungkan
beda antara kemuliaan Allah yang kekal dan kelemahan manusiawi kita.
Kita bergumul, berduka, berdosa, takut akan Allah, dan mati (ay. 7-10).
Ini membuat depresi, bukan? Namun, Musa tak mengakhiri mazmurnya dengan
suasana muram.
Bagaimana respons Musa terhadap teologi Eeyore? Ia menulis,
"Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami
bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami" (ay. 14). Apabila
kita melihat nilai setiap momen dan hidup di dalam kemuliaan karena
penebusan Kristus serta sukacita karena berkat-Nya atas kita,
sesungguhnya kita tengah menunjukkan kepuasan kita di dalam Allah kepada
anak dan cucu kita (ay. 16,17).
Ya Tuhan, jauhkan kami dari sikap seperti Eeyore, dan tolonglah kami
untuk mewariskan sukacita, pengharapan, dan damai sejahtera --DCE
Bila cobaan datang dan hatiku berat,
Bila sakit dan sedih terus menyerbu,
Aku berserah kepada-Mu, Tuhan, biar kulihat
damai sukacita yang Kaujanjikan kepadaku. --Fitzhugh
ANDA TAK AKAN MENJADI ANAK YANG TAK BERPENGHARAPAN
JIKA ANDA INGAT KEPEDULIAN BAPA
Mazmur 90:1-17
1. Doa Musa, abdi Allah. Tuhan, Engkaulah tempat perteduhan
kami turun-temurun.
2 Sebelum gunung-gunung dilahirkan, dan bumi dan dunia
diperanakkan, bahkan dari selama-lamanya sampai selama-lamanya
Engkaulah Allah.
3 Engkau mengembalikan manusia kepada debu, dan berkata:
"Kembalilah, hai anak-anak manusia!"
4 Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin,
apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam.
5 Engkau menghanyutkan manusia; mereka seperti mimpi, seperti
rumput yang bertumbuh,
6 di waktu pagi berkembang dan bertumbuh, di waktu petang lisut
dan layu.
7. Sungguh, kami habis lenyap karena murka-Mu, dan karena
kehangatan amarah-Mu kami terkejut.
8 Engkau menaruh kesalahan kami di hadapan-Mu, dan dosa kami
yang tersembunyi dalam cahaya wajah-Mu.
9 Sungguh, segala hari kami berlalu karena gemas-Mu, kami
menghabiskan tahun-tahun kami seperti keluh.
10 Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat,
delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan
penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang
lenyap.
11 Siapakah yang mengenal kekuatan murka-Mu dan takut kepada
gemas-Mu?
12. Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga
kami beroleh hati yang bijaksana.
13 Kembalilah, ya TUHAN--berapa lama lagi? --dan sayangilah
hamba-hamba-Mu!
14 Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu,
supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami.
15 Buatlah kami bersukacita seimbang dengan hari-hari Engkau
menindas kami, seimbang dengan tahun-tahun kami mengalami celaka.
16 Biarlah kelihatan kepada hamba-hamba-Mu perbuatan-Mu, dan
semarak-Mu kepada anak-anak mereka.
17 Kiranya kemurahan Tuhan, Allah kami, atas kami, dan
teguhkanlah perbuatan tangan kami, ya, perbuatan tangan kami,
teguhkanlah itu.
**