%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Jumat, 30 Maret 2007
Bacaan : Efesus 5:6-17
Setahun: Hakim 9-10; Lukus 5:17-39
Nats : Setelah orang banyak itu disuruh-Nya pulang, Yesus naik ke atas
bukit untuk berdoa seorang diri. Menjelang malam, Ia sendirian di situ
(Mat. 14:23)
Judul:
MALAM
Malam adalah salah satu waktu favorit saya. Itulah saatnya untuk
mengingat kembali apa yang telah berlalu pada hari itu, melakukan
berbagai pemeriksaan, dan merenungkan berbagai peristiwa hari itu --
entah peristiwa baik atau buruk. Apabila cuaca sedang baik, saya dan
istri akan berjalan-jalan ke luar, atau kadang kala kami hanya membuat
secerek kopi dan berbincang-bincang tentang hari yang kami lewati dan
apa yang telah kami lakukan. Itulah saatnya untuk melakukan pertimbangan
dan evaluasi dengan cermat, bersyukur, dan berdoa.
Tuhan kita juga melakukan hal serupa selama pelayanan-Nya di dunia. Di
akhir hari yang melelahkan dan membutuhkan banyak perhatian-Nya, Dia
naik ke atas gunung selama beberapa saat untuk berefleksi dan berdoa di
hadapan Bapa-Nya (Mat. 14:23).
Nilai dari tindakan saat teduh di hadapan Bapa surgawi dan refleksi diri
secara cermat terhadap bagaimana kita telah menjalankan kehidupan selama
ini, memiliki signifikansi yang besar. Barangkali ini merupakan tujuan
Rasul Paulus saat menantang kita untuk menggunakan waktu sebaik-baiknya
(Ef. 5:16). Ia ingin memastikan bahwa kita akan memanfaatkan waktu yang
diberikan Allah dengan sebaik-baiknya untuk hidup dan melayani.
Manakala hari akan berakhir, luangkan waktu sejenak untuk berefleksi
diri. Di tengah ketenangan malam, di hadapan Allah, kita dapat
memperoleh cara pandang yang lebih akurat tentang kehidupan dan cara
menjalaninya --WEC
Aku datang dari dunia perselisihan,
Dengan beban, cobaan, dan derita
Ke tempat indah, tenang, dan aman
Bertemu Yesus muka dengan muka. --Brandt
AKAN MUNCUL SEMAKIN BANYAK REFLEKSI DARI YESUS
KETIKA KITA SEMAKIN BANYAK BEREFLEKSI TENTANG DIA
Efesus 5:6-17
6 Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa,
karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas
orang-orang durhaka.
7 Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
8 Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu
adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai
anak-anak terang,
9 karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan
kebenaran,
10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11 Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan
kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya
telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12 Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di
tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13 Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang
itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang. 14
Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur
dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya
atas kamu."
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu
hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 16
dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini
adalah jahat.
17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya
kamu mengerti kehendak Tuhan.
**