%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Kamis, 12 April 2007
Bacaan : Mazmur 6
Setahun: 1Samuel 19-21; Lukas 11:29-54
Nats: Tuhan telah mendengar tangisku (Mazmur 6:9)
Judul:
ALLAH, JAWABLAH AKU!
Theresa meninggalkan sebuah pesan untuk Sue bahwa ia memiliki kabar
baik. Sue yakin berita itu adalah kabar bahwa temannya itu telah
menerima Yesus sebagai Juru Selamat. Lagi pula, ia telah berdoa bagi
keselamatan Theresa selama 30 tahun. Alangkah luar biasa berita itu!
Beberapa hari kemudian, Theresa mengungkapkan "berita baik" itu: Ia
memiliki pacar baru dan akan tinggal bersamanya. Sue lalu berseru dalam
keputusasaan, "Tuhan, mengapa aku berpikir Engkau akan menjawabku
setelah 30 tahun berdoa?" Lalu ia berkeluh kesah bahwa Allah sepertinya
enggan menjawab dia.
Sebagian pergumulan terberat kita merupakan kerinduan-kerinduan mendalam
yang tak terpenuhi -- saat masih belum ada jawaban dari surga. Pemazmur
Daud merasakan hal yang sama. Ia berseru, "Kasihanilah aku, Tuhan ...
dan jiwaku pun sangat terkejut; tetapi Engkau, Tuhan, berapa lama lagi?
Kembalilah pula, Tuhan, luputkanlah jiwaku" (Mazmur 6:3-5). Namun,
kemudian kita membaca bahwa Daud mengetahui bahwa Tuhan mendengar dia
(ayat 10).
Sebulan setelah "kabar baik" itu, Theresa menelepon lagi dan
meninggalkan pesan yang lain: "Aku memiliki berita yang indah! Aku
memercayai Yesus sebagai Juru Selamatku! Aku tidak tahu mengapa aku
tidak melakukannya sejak dulu." Sekarang Sue berdoa agar Theresa
bertumbuh di dalam Tuhan dan berusaha menyenangkan Dia dengan hidupnya.
Teruslah berdoa. Sesuai dengan waktu yang ditetapkan Allah, Dia akan
memberi jawaban --AMC
Tuhan, aku tahu Engkau mendengarkan aku, dan Engkau
berkuasa serta bijak. Tolong aku untuk sabar menunggu
dan berserah pada-Mu atas jawaban-Mu yang baik dan sempurna
bagi kebutuhan orang-orang yang kucintai. Amin
PENUNDAAN BUKAN BERARI PENOLAKAN. MAKA, TERUSLAH BERDOA.
Mazmur 6
1. Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi. Menurut
lagu: Yang kedelapan. Mazmur Daud. (6-2) Ya TUHAN, janganlah
menghukum aku dalam murka-Mu, dan janganlah menghajar aku dalam
kepanasan amarah-Mu.
2 (6-3) Kasihanilah aku, TUHAN, sebab aku merana; sembuhkanlah
aku, TUHAN, sebab tulang-tulangku gemetar,
3 (6-4) dan jiwakupun sangat terkejut; tetapi Engkau, TUHAN,
berapa lama lagi?
4 (6-5) Kembalilah pula, TUHAN, luputkanlah jiwaku,
selamatkanlah aku oleh karena kasih setia-Mu.
5 (6-6) Sebab di dalam maut tidaklah orang ingat kepada-Mu;
siapakah yang akan bersyukur kepada-Mu di dalam dunia orang mati?
6 (6-7) Lesu aku karena mengeluh; setiap malam aku menggenangi
tempat tidurku, dengan air mataku aku membanjiri ranjangku.
7 (6-8) Mataku mengidap karena sakit hati, rabun karena semua
lawanku.
8. (6-9) Menjauhlah dari padaku, kamu sekalian yang melakukan
kejahatan, sebab TUHAN telah mendengar tangisku;
9 (6-10) TUHAN telah mendengar permohonanku, TUHAN menerima
doaku.
10 (6-11) Semua musuhku mendapat malu dan sangat terkejut;
mereka mundur dan mendapat malu dalam sekejap mata.
*