%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                            e-Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Jumat, 18 Mei 2007
Bacaan : Roma 4:4-8
Setahun: 1Tawarikh 4-6; Yohanes 6:1-21

Nats: Kamu telah ditebus ... bukan dengan barang yang fana, ...
       melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus
       (1Petrus 1:18,19)

Judul:
                    KEYAKINAN DIRI YANG KELIRU

Seorang pengusaha sukses membuat suatu pernyataan, "Hampir semua agama
berbicara mengenai kedatangan seorang juru selamat. Ketika Anda berkaca
di pagi hari, Anda sedang melihat juru selamat itu. Tak seorang pun bisa
menyelamatkan Anda selain diri Anda sendiri."

Sebagai orang kristiani, kita tak setuju dengan pandangan tersebut
karena sangat bertentangan dengan Injil. Alkitab mengajarkan hal yang
sama sekali berbeda dengan keyakinan diri yang egois seperti itu. Rasul
Petrus berkata demikian mengenai Yesus, "Tidak ada keselamatan di dalam
siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini
tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita
dapat diselamatkan" (Kisah 4:12).

Dalam Roma 4, kita mendapat pengajaran yang jelas bahwa hanya karena
iman, bukan karena perbuatan, kita dapat bersekutu dengan Allah: "Tetapi
kepada orang yang tidak bekerja, namun percaya kepada Dia yang
membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan sebagai kebenaran"
(ayat 5). Dan, kita membaca dalam Roma 3:28, "Karena kami yakin bahwa
manusia dibenarkan karena iman, bukan karena melakukan hukum Taurat."
Tidak ada cara lain -- bukan dengan uang ataupun perbuatan baik -- yang
dapat membuat Allah menerima diri kita yang berdosa.

Kita tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. Kita hanya dapat
diselamatkan oleh Anak Allah, yaitu Yesus yang menjalani hidup tanpa
cela, mati sebagai kurban sempurna atas dosa-dosa kita dan bangkit dari
kubur --VCG

     Kau tidak bisa membeli jalan menuju surga --
     Upah dosa adalah maut.
     Yesus rindu menyelamatkanmu dari dosa;
     Jangan menunggu sampai maut menjemput. --Hess

      YESUS MEMBERIKAN DIRI-NYA UNTUK MEMBERI KITA KESELAMATAN


     Roma 4:4-8

  4  Kalau ada orang yang bekerja, upahnya tidak diperhitungkan
     sebagai hadiah, tetapi sebagai haknya.
  5  Tetapi kalau ada orang yang tidak bekerja, namun percaya
     kepada Dia yang membenarkan orang durhaka, imannya diperhitungkan
     menjadi kebenaran.
  6  Seperti juga Daud menyebut berbahagia orang yang dibenarkan
     Allah bukan berdasarkan perbuatannya:
  7  "Berbahagialah orang yang diampuni
     pelanggaran-pelanggarannya, dan yang ditutupi dosa-dosanya;
  8  berbahagialah manusia yang kesalahannya tidak diperhitungkan
     Tuhan kepadanya."




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke