%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                            e-Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Rabu, 23 Mei 2007
Bacaan : Imamat 23:16-22
Setahun: 1Tawarikh 19-21; Yohanes 8:1-27

Nats: Janganlah ia menghadap hadirat Tuhan dengan tangan hampa
       (Ulangan 16:16)

Judul:
                           TANGAN HAMPA

Saat bulir gandum hijau mulai terbentuk di setiap batang gandum
yangbersemi di Israel, para pekerja mengikat tangkai yang bertunas itu
untuk memisahkannya dari tangkai gandum yang masih muda. Saat tangkai
yang ditandai dengan ikatan tadi dituai, gandum itu harus dipersembahkan
di bait yang berada di Yerusalem, sebab Allah telah memerintahkan jika
bangsa Israel datang kepada-Nya di hari raya, "Janganlah ia menghadap
hadirat Tuhan dengan tangan hampa" (Ulangan 16:16).

Di kalender Yahudi, hari ini adalah Hari Raya Hulu Hasil. Meski
kebanyakan orang kristiani tak merayakannya, hari libur Yahudi ini
menjadi pengingat yang baik agar kita berintrospeksi: "Apa yang kumiliki
untuk kupersembahkan kepada Tuhan?" Mungkin kita jadi mudah resah saat
memikirkan apa yang bisa dilakukan demi menyenangkan hati-Nya agar kita
tak datang dengan tangan hampa. Sebagian kita terlalu sibuk melakukan
hal-hal demi menyenangkan Tuhan, sampai kita lupa menyaksikan yang telah
Kristus genapi.

Paulus merujuk Mesias yang bangkit sebagai "yang sulung" (1Korintus
15:20). Artinya, Yesus mendahului kita dan berdiri di hadapan Allah demi
memenuhi persembahan yang dituntut dari kita.

Orang-orang percaya juga disebut sebagai anak sulung. "Atas kehendak-Nya
sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran, supaya kita pada
tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya"
(Yakobus 1:18).

Karena Yesus adalah "yang sulung", kita sungguh berharga dan tak akan
pernah menghadap pada-Nya dengan tangan hampa --KW

     Pertama, aku datang kepada Allah dalam penyembahan,
     Lalu aku hendak mempersembahkan pelayanan;
     Aku tak akan datang dengan tangan hampa
     Saat aku menghadap Kristus Sang Raja. --Hess

             TATKALA ANDA MENYERAHKAN DIRI KEPADA ALLAH
              SEMUA PEMBERIAN YANG LAIN MENJADI WAJAR


     Imamat 23:16-22

16  sampai pada hari sesudah sabat yang ketujuh kamu harus
     hitung lima puluh hari; lalu kamu harus mempersembahkan korban
     sajian yang baru kepada TUHAN.
17  Dari tempat kediamanmu kamu harus membawa dua buah roti
     unjukan yang harus dibuat dari dua persepuluh efa tepung yang
     terbaik dan yang dibakar sesudah dicampur dengan ragi sebagai
     hulu hasil bagi TUHAN.
18  Beserta roti itu kamu harus mempersembahkan tujuh ekor domba
     berumur setahun yang tidak bercela dan seekor lembu jantan muda
     dan dua ekor domba jantan; semuanya itu haruslah menjadi korban
     bakaran bagi TUHAN, serta dengan korban sajiannya dan
     korban-korban curahannya, suatu korban api-apian yang baunya
     menyenangkan bagi TUHAN.
19  Kemudian kamu harus mempersembahkan seekor kambing jantan
     sebagai korban penghapus dosa, dan dua ekor domba yang berumur
     setahun sebagai korban keselamatan.
20  Imam harus mengunjukkan semuanya beserta roti hulu hasil itu
     sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN, beserta kedua ekor
     domba itu. Semuanya itu haruslah menjadi persembahan kudus bagi
     TUHAN dan adalah bagian imam.
21  Pada hari itu juga kamu harus mengumumkan hari raya dan kamu
     harus mengadakan pertemuan kudus, janganlah kamu melakukan
     sesuatu pekerjaan berat; itulah suatu ketetapan untuk
     selama-lamanya di segala tempat kediamanmu turun-temurun. 22  Pada
waktu kamu menuai hasil tanahmu, janganlah kausabit
     ladangmu habis-habis sampai ke tepinya dan janganlah kaupungut
     apa yang ketinggalan dari penuaianmu, semuanya itu harus
     kautinggalkan bagi orang miskin dan bagi orang asing; Akulah
     TUHAN, Allahmu."




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke