%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Senin, 2 Juli 2007
Bacaan : Mazmur 63:1-9
Setahun: Ayub 22-24; Kisah 11
Nats: Hanya, lakukanlah ... mengasihi Tuhan, Allahmu, hidup menurut
segala jalan yang ditunjukkan-Nya, tetap mengikuti perintah-Nya
(Yosua 22:5)
Judul:
TAK MEMEDULIKAN TUHAN
Sebagai mantan guru SMA dan dosen tidak tetap di universitas, saya
sering berpikir seperti ini: Alangkah tidak menyenangkan berdiri di
depan kelas dan tak diperhatikan oleh seorang siswa pun -- berbicara
tetapi tidak didengarkan oleh siapa pun, mengajar tetapi tidak
dipedulikan para siswa.
Tak seorang pun suka apabila dirinya diabaikan. Pada saat kita sedang
berbicara dengan seorang teman, sakit hati rasanya apabila kata-kata
kita tidak diperhatikan. Ketika kita di toko dan sedang membutuhkan
bantuan, sakit hati rasanya apabila para pegawai toko tidak memedulikan
kita. Kalau kita sedang berjuang menghadapi masalah, sakit hati rasanya
apabila tak seorang pun menawarkan bantuan.
Jadi, bayangkan betapa berdukanya Allah bila kita tidak memedulikan-Nya.
Coba pikirkan bagaimana hati-Nya yang penuh kasih itu akan merasa sedih
apabila kita bersikap seolah-olah Dia tidak ada, padahal sebenarnya Dia
tinggal di dalam hati kita melalui Roh Kudus. Pikirkan bagaimana
perasaan-Nya apabila kita mengabaikan petunjuk-petunjuk-Nya yang
terdapat di dalam Kitab Suci, yang diberikan-Nya kepada kita.
Marilah kita berhati-hati untuk tidak mengabaikan Allah! Dalam segala
hal, besar maupun kecil, biarlah Dia tetap ada di pikiran kita setiap
saat. Kita dapat melakukannya dengan membaca Kitab Suci yang Dia berikan
kepada kita; dengan menyediakan waktu untuk berdoa dan mendengarkan
suara-Nya yang lembut dan tenang; dengan menikmati kehadiran-Nya; dengan
melayani sesama di dalam nama-Nya. Sama seperti pemazmur, marilah kita
bersama-sama berkata, "Jiwaku melekat kepada-Mu" (Mazmur 63:9) --JDB
HANYA ORANG BEBAL YANG TIDAK MEMEDULIKAN ALLAH
Mazmur 63:1-9
1. Mazmur Daud, ketika ia ada di padang gurun Yehuda. (63-2) Ya
Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus
kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan
tandus, tiada berair.
2 (63-3) Demikianlah aku memandang kepada-Mu di tempat kudus,
sambil melihat kekuatan-Mu dan kemuliaan-Mu.
3. (63-4) Sebab kasih setia-Mu lebih baik dari pada hidup;
bibirku akan memegahkan Engkau.
4 (63-5) Demikianlah aku mau memuji Engkau seumur hidupku dan
menaikkan tanganku demi nama-Mu.
5 (63-6) Seperti dengan lemak dan sumsum jiwaku dikenyangkan,
dan dengan bibir yang bersorak-sorai mulutku memuji-muji.
6 (63-7) Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat tidurku,
merenungkan Engkau sepanjang kawal malam, --
7. (63-8) sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku, dan dalam
naungan sayap-Mu aku bersorak-sorai.
8 (63-9) Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang
aku.
9 (63-10) Tetapi orang-orang yang berikhtiar mencabut nyawaku,
akan masuk ke bagian-bagian bumi yang paling bawah.
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”