%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                            e-Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Senin, 16 Juli 2007
Bacaan : Mazmur 103
Setahun: Mazmur 16-17; Kisah 20:1-16

Nats: Sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita
       pelanggaran kita (Mazmur103:12)

Judul:
                         MEMBUANG SAMPAH

Istri saya harus mengingatkan saya untuk membawa sampah ke luar rumah
sesuai jadwal hari pemungutan sampah. Ini bukan pekerjaan yang saya
sukai, tetapi saya bertekad menyelesaikannya. Maka, saya melakukannya.
Setelah sampah itu berada di luar rumah, saya merasa lega, dan saya
melupakan pekerjaan itu sampai minggu berikutnya.

Kita memerlukan truk untuk mengangkut sampah yang sudah menimbun di
rumah. Mirip dengan hal itu, kita juga perlu mengizinkan Yesus mengambil
"sampah" yang tak terelakkan sudah tertimbun di dalam hati kita. Apabila
kita lupa membawa "sampah" tersebut ke luar, maka rumah kita akan
menjadi tampak kotor. Yesus ingin agar kita rutin membuang sampah dosa
kita di kaki salib. Dia telah berjanji untuk membuang dan melupakannya.

Akan tetapi, tunggu sebentar! Apakah kita mengaduk-aduk isi tempat
sampah itu lagi, dan berusaha mencari hal-hal yang belum siap kita
buang? Misalnya, kebiasaan penuh dosa yang tak ingin kita tinggalkan,
khayalan yang masih ingin kita pertahankan, dendam yang masih ingin kita
nyalakan? Mengapa kita masih ingin mempertahankan sampah itu?

Tindakan "membuang sampah" dimulai dengan mengakuinya, kemudian
menyerahkannya kepada Yesus supaya dibuang. "Jika kita mengaku dosa
kita, maka Ia setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa
kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan" (1Yohanes 1:9).

Hari ini adalah jadwal pemungutan sampah. Keluarkan dan tinggalkanlah
sampah dosa Anda di luar sana! --JMS

                PENGAKUAN ADALAH KUNCI YANG MEMBUKA
                         PINTU PENGAMPUNAN


     Mazmur 103

  1. Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang
     kudus, hai segenap batinku!
  2  Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala
     kebaikan-Nya!
  3  Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan
     segala penyakitmu,
  4  Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai
     engkau dengan kasih setia dan rahmat,
  5  Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa
     mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali.
  6. TUHAN menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang
     diperas.
  7  Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa,
     perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel.
  8  TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan
     berlimpah kasih setia.
  9  Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia
     mendendam.
10  Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita,
     dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
11  tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih
     setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
12  sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada
     kita pelanggaran kita.
13  Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN
     sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
14  Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini
     debu.
15  Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga
     di padang demikianlah ia berbunga;
16  apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan
     tempatnya tidak mengenalnya lagi.
17  Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai
     selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan
     keadilan-Nya bagi anak cucu,
18  bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang
     ingat untuk melakukan titah-Nya.
19. TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya
     berkuasa atas segala sesuatu.
20  Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai
     pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan
     mendengarkan suara firman-Nya.
21  Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai
     pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya.
22  Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat
     kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke