%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Kamis, 2 Agustus 2007
Bacaan : 1 Timotius 6:17-19
Setahun: Mazmur 60-62; Roma 5

Nats   : Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya
          dalam perbuatan baik, suka memberi dan membagi
          (1 Timotius 6:18)

Judul:
                        KEMURAHAN HATI RADIKAL

Cindy Kienow, seorang pegawai sebuah restoran terkenal di Hutchinson,
Kansas, sedang menunggu salah satu pelanggan tetapnya selama tiga tahun.
Ia selalu memberi tip besar kepada Cindy, bahkan kadang sampai setengah
dari uang yang ia belanjakan di situ. Suatu hari, ia melakukan hal yang
tidak lumrah, yaitu memberi Cindy tip sebanyak 90 juta rupiah ketika ia
membeli makanan seharga Rp234.000,00. Ia berkata pada Cindy,
"Ketahuilah, ini bukan lelucon." Sungguh radikal kemurahan hati yang
ditunjukkan orang ini!


Paulus menasihati Timotius supaya ia mendorong orang-orang kaya dalam
jemaatnya untuk menunjukkan kemurahan hati yang radikal (1 Timotius
6:18). Timotius melayani di sebuah kota yang makmur, yaitu Efesus, yang
sebagian jemaatnya adalah orang kaya. Beberapa di antara orang-orang
kaya itu tak memahami tanggung jawab mereka terhadap kerajaan Allah.
Jadi, Paulus menantang Timotius supaya ia memperingatkan mereka bahwa
kekayaan yang banyak menuntut tanggung jawab yang besar pula. Termasuk
untuk menjadi rendah hati, untuk mengandalkan Allah dan tidak
mengandalkan kekayaan, dan menggunakan uang untuk melakukan kebaikan.
Cara mereka mengurus keuangan akan mencerminkan sikap hati mereka.

Walaupun kita tidak kaya, Allah juga memanggil kita untuk menunjukkan
kemurahan hati yang radikal. Kita bisa membagikan sesuatu yang kita
miliki dan banyak melakukan kebaikan. Jika kita bisa bermurah hati dalam
masalah keuangan, kita akan lebih bisa bermurah hati dalam bidang lain
yang berkaitan dengan umat Tuhan dan pekerjaan-Nya --MLW

               KETIKA KITA MENYERAHKAN DIRI KEPADA TUHAN
            MAKA KITA AKAN LEBIH MUDAH MEMBERIKAN HAL LAIN



     1 Timotius 6:17-19

17  Peringatkanlah kepada orang-orang kaya di dunia ini agar
     mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang
     tak tentu seperti kekayaan, melainkan pada Allah yang dalam
     kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk
     dinikmati.
18  Peringatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya
     dalam kebajikan, suka memberi dan membagi
19  dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar
     yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai
     hidup yang sebenarnya.




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke