HIMBAUAN KEWASPADAAN
Dengan ini diberitahukan bahwa berdasarkan informasi yang
kami dapatkan dari pihak Kepolisian dan pemberitaan di beberapa mass
media, dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan telah terjadi 14 (empat
belas) kasus penculikan di Jakarta dan sekitarnya baik yang dilakukan
dengan motif ekonomi ataupun motif lainnya, dan salah satu diantaranya
adalah penculikan yang dialami oleh anak pegawai Bank Indonesia pada
tanggal 15 Agustus 2007 (penculikan di sekolah dan pelakunya berhasil
ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam).
Berdasarkan sumber dari Metro TV dan Komisi Perlindungan Anak, secara
nasional pada tahun 2006 telah terjadi 76 kasus penculikan dengan
korban meninggal sebanyak 11 orang, dan pada tahun 2007 dalam kurun
waktu 6 bulan telah terjadi 37 kasus dengan korban meninggal sebanyak 1
orang.
Berkaitan dengan hal tersebut diatas kami menghimbau kepada seluruh
pegawai dan keluarga agar berhati-hati/waspada terhadap segala bentuk
modus operandi yang mengarah kepada kegiatan penculikan dengan pemerasan
dan atau gendam/hypnotis, antara lain dengan cara:
1. Memberitahukan kepada keluarga (khususnya anak-anak) dan
pembantu rumah tangga, agar berhati-hati terhadap orang tidak dikenal
yang mengajak bercakap-cakap dan atau menawarkan jasa baik serta
mengajak ke suatu tempat tanpa ada alasan yang jelas.
2. Jangan membiarkan pikiran dalam keadaan kosong
apabila sedang berada di tempat umum.
3. Jangan panik apabila tiba-tiba dikerumuni oleh beberapa orang
yang tidak dikenal, karena pikiran yang panik hanya akan memudahkan
seseorang yang bermaksud tidak baik untuk menjalankan aksinya.
4. Apabila ada orang tidak di kenal menepuk tubuh anda dan
mengajak berbicara segeralah bersikap waspada dan tanamkan perasaan
curiga, jangan ikuti pembicaraanya, segera tinggalkan orang tersebut dan
menuju ke tempat yang ramai, dan bergabunglah dengan orang-orang di
tempat itu.
5. Berhati-hatilah apabila akan bepergian dengan menggunakan
taksi, gunakan taksi yang telah memiliki reputasi baik, catat nama
pengemudi dan nomor lambung taksi, sebaiknya gunakan taksi dengan cara
menghubungi pool taksi melalui telepon, dan akan lebih aman apabila Anda
duduk di jok depan (samping pengemudi) karena apabila terjadi aksi
kejahatan di dalam taksi memungkinkan Anda untuk meminta
pertolongan/menarik perhatian orang lain dengan cara memencet klakson
sekencang-kencangnya atau menarik dan mendorong stir kendaraan ke kiri
dan ke kanan. (biasanya pelaku kejahatan yang berkomplot dengan
pengemudi taksi bersembunyi di bagasi kendaraan).
Apabila mengalami tindak kejahatan dimaksud dan atau gangguan Kamtib
lainnya silahkan menghubungi Biro Pengamanan melalui pesawat telepon :
381-7777 atau SMS : 0817-9-700-700
Biro Pengamanan Bank Indonesia
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”
<<image001.gif>>
