%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Jumat, 7 September 2007
Bacaan : Amsal 1:20-33
Setahun: Amsal 1-2; 1 Korintus 16

Nats   : Tuhanlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang
          pengetahuan dan kepandaian (Amsal 2:6)

Judul:
                           PENGETAHUAN UMUM

Voltaire berkata, "Pengetahuan umum belum tentu dipahami masyarakat." Ia
benar! Di tengah masyarakat yang senang membuat masalah ini, kita
dibanjiri banyak peringatan di berbagai produk, terutama karena sebagian
orang tidak memiliki pengetahuan umum. Bacalah petunjuk berikut ini.

Pada alat pengering rambut: Jangan menggunakannya sembari tidur.

Pada setrika: Jangan menyetrika pakaian sembari dipakai.

Pada gergaji mesin: Jangan mencoba menghentikan rantai yang bergerak
dengan tangan Anda.

Pengetahuan umum dapat dipelajari dari pengalaman atau pengajaran yang
kita terima dari orang-orang yang kita percayai. Namun, firman Allah
merupakan sumber terbaik dari segala pengetahuan apabila kita hendak
mengembangkan kebijaksanaan dan penilaian yang tepat.

Ada tiga kata yang terus menggema di sepanjang kitab Amsal: hikmat,
pengetahuan, kepandaian. Allah telah mengisi kitab ini dengan
pengetahuan umum.

Amsal 11:12 menasihatkan tentang pengendalian diri, "Orang yang pandai,
berdiam diri."

Amsal 17:27 memperingatkan, "Orang yang berpengetahuan menahan
perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin."

Amsal 20:13 memberikan nasihat praktis, "Janganlah menyukai tidur,
supaya engkau tidak jatuh miskin."

Untuk mendapat lebih banyak pengetahuan umum, carilah semua itu di dalam
firman Allah -- sumber hikmat -- setiap hari --HK

              PENGETAHUAN TANPA DASAR MERUPAKAN KEBODOHAN



     Amsal 1:20-33

20. Hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan
     ia memperdengarkan suaranya,
21  di atas tembok-tembok ia berseru-seru, di depan pintu-pintu
     gerbang kota ia mengucapkan kata-katanya.
22  "Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu
     masih cinta kepada keadaanmu itu, pencemooh masih gemar kepada
     cemooh, dan orang bebal benci kepada pengetahuan?
23  Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak
     mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku
     kepadamu.
24  Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada
     orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku, 25
bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima
     teguranku,
26  maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan
     berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu,
27  apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan
     celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan
     kecemasan datang menimpa kamu.
28  Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak
     akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan
     menemukan aku.
29  Oleh karena mereka benci kepada pengetahuan dan tidak
     memilih takut akan TUHAN,
30  tidak mau menerima nasihatku, tetapi menolak segala
     teguranku,
31  maka mereka akan memakan buah perbuatan mereka, dan menjadi
     kenyang oleh rencana mereka.
32  Sebab orang yang tak berpengalaman akan dibunuh oleh
     keengganannya, dan orang bebal akan dibinasakan oleh
     kelalaiannya.
33  Tetapi siapa mendengarkan aku, ia akan tinggal dengan aman,
     terlindung dari pada kedahsyatan malapetaka."





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke