%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Senin, 10 September 2007
Bacaan : Ayub 3
Setahun: Amsal 8-9; 2 Korintus 3
Nats : Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku (Ayub 3:25)
Judul:
KELAHIRAN AYUB
Kematian, perceraian, dan penyakit dapat disebut sebagai trio
kesengsaraan. Ketiganya mengoyak kehidupan dengan gelombang dahsyat
dukacita, keraguan yang semakin besar, dan impian yang menghancurkan.
Baru-baru ini, saya dan seorang sahabat bersepakat untuk melupakan
sesegera mungkin tahun yang baru saja kami lalui ini. Dalam tahun itu,
kami sama-sama mengalami salah satu dari ketiga peristiwa di atas.
Saat bercakap-cakap, kami teringat pada Ayub. Dalam waktu singkat, ia
kehilangan anak-anaknya, kesehatannya, kekayaannya, dan rasa hormat sang
istri. Kesedihan Ayub begitu mendalam, sampai-sampai ia memohon,
"Biarlah hilang lenyap hari kelahiranku" (Ayub 3:3). Ayub ingin Allah
menghapus bukan hanya satu tahun, tetapi seluruh kenangan tentang
keberadaannya di bumi ini! Ia telah menikmati tahun-tahun keberhasilan
dan penghargaan. Kini, ia mulai meragukan tujuan hidupnya (3:20).
Ayub ingin mati dan dilupakan, tetapi sebaliknya, Allah meyakinkan bahwa
nama dan kisah hidupnya akan dikenang selama-lamanya. Bukannya
memberikan apa yang diminta Ayub, Allah justru memberikan apa yang
dibutuhkan oleh generasi di masa mendatang -- suatu pandangan batin atas
peperangan rohani antara Allah dan setan. Dari kisah hidup Ayub, kini
kita memiliki sebuah kitab yang diwahyukan Allah mengenai penderitaan,
yang telah menghibur begitu banyak orang.
Ketika yang kita takutkan terjadi, berterima kasihlah kepada Ayub karena
kita pun boleh yakin bahwa Allah dapat memakai kejadian buruk itu demi
kebaikan --JAL
HAL TERBAIK YANG KITA ALAMI
BISA MUNCUL DARI PENDERITAAN KITA YANG TERDALAM
Ayub 3
1. Sesudah itu Ayub membuka mulutnya dan mengutuki hari
kelahirannya.
2 Maka berbicaralah Ayub:
3 "Biarlah hilang lenyap hari kelahiranku dan malam yang
mengatakan: Seorang anak laki-laki telah ada dalam kandungan.
4 Biarlah hari itu menjadi kegelapan, janganlah kiranya Allah
yang di atas menghiraukannya, dan janganlah cahaya terang
menyinarinya.
5 Biarlah kegelapan dan kekelaman menuntut hari itu,
awan-gemawan menudunginya, dan gerhana matahari mengejutkannya.
6 Malam itu--biarlah dia dicekam oleh kegelapan; janganlah ia
bersukaria pada hari-hari dalam setahun; janganlah ia termasuk
bilangan bulan-bulan.
7 Ya, biarlah pada malam itu tidak ada yang melahirkan, dan
tidak terdengar suara kegirangan.
8 Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka
yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.
9 Biarlah bintang-bintang senja menjadi gelap; biarlah ia
menantikan terang yang tak kunjung datang, janganlah ia melihat
merekahnya fajar,
10 karena tidak ditutupnya pintu kandungan ibuku, dan tidak
disembunyikannya kesusahan dari mataku.
11. Mengapa aku tidak mati waktu aku lahir, atau binasa waktu
aku keluar dari kandungan?
12 Mengapa pangkuan menerima aku; mengapa ada buah dada,
sehingga aku dapat menyusu?
13 Jikalau tidak, aku sekarang berbaring dan tenang; aku
tertidur dan mendapat istirahat
14 bersama-sama raja-raja dan penasihat-penasihat di bumi, yang
mendirikan kembali reruntuhan bagi dirinya,
15 atau bersama-sama pembesar-pembesar yang mempunyai emas,
yang memenuhi rumahnya dengan perak.
16 Atau mengapa aku tidak seperti anak gugur yang
disembunyikan, seperti bayi yang tidak melihat terang?
17 Di sanalah orang fasik berhenti menimbulkan huru-hara, di
sanalah mereka yang kehabisan tenaga mendapat istirahat. 18 Dan
para tawanan bersama-sama menjadi tenang, mereka tidak
lagi mendengar suara pengerah.
19 Di sana orang kecil dan orang besar sama, dan budak bebas
dari pada tuannya.
20. Mengapa terang diberikan kepada yang bersusah-susah, dan
hidup kepada yang pedih hati;
21 yang menantikan maut, yang tak kunjung tiba, yang
mengejarnya lebih dari pada menggali harta terpendam;
22 yang bersukaria dan bersorak-sorai dan senang, bila mereka
menemukan kubur;
23 kepada orang laki-laki yang jalannya tersembunyi, yang
dikepung Allah?
24 Karena ganti rotiku adalah keluh kesahku, dan keluhanku
tercurah seperti air.
25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang
kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.
26 Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak
mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul."
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”