%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Selasa, 11 September 2007
Bacaan : 1 Korintus 1:18-25
Setahun: Amsal 10-12; 2 Korintus 4
Nats : Aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan
kita Yesus Kristus (Galatia 6:14)
Judul:
MEMBAWA MEREKA KE SALIB
Banyak kisah mengharukan beredar setelah terjadinya serangan teroris di
gedung World Trade Center pada tanggal 11 September 2001. Tampaknya
tidak ada seorang pun yang merasakan pengalaman rohani dalam peristiwa
itu, kecuali Frank Silecchia, seorang pandai besi. Saat membantu mencari
mayat-mayat yang tertimbun, Frank memerhatikan ada dua tiang baja
berbentuk salib berdiri tegak di tengah reruntuhan.
Frank yang menemukan kekuatan saat melihat simbol kasih Allah yang
tampak mencolok itu, kerap membawa para pengunjung yang pilu untuk
melihat salib tersebut. Banyak di antara mereka terhibur oleh kesaksian
bisu tentang adanya hadirat ilahi dalam tragedi naas itu. Suatu hari,
ketika seorang wartawan bernama Barbara Walters datang bersama
teman-temannya yang berurai air mata karena masing-masing kehilangan
seorang putra dalam malapetaka itu, Frank mengantar mereka pada salib
tersebut.
Jawaban bagi kepedihan dan kejahatan yang mengerikan di dunia ini
sesungguhnya bukan berupa argumen filosofis atau risalah teologis.
Jawaban yang tepat adalah salib di Kalvari, di mana dalam kasih karunia
yang tak terukur, Yesus, Allah yang menjelma menjadi manusia, mengambil
alih beban dosa kita dan memikulnya "di dalam tubuh-Nya di kayu salib,
supaya kita ... hidup untuk kebenaran" (1 Petrus 2:24).
Jika Anda belum menghampiri salib Kalvari, saya akan mengajak Anda ke
sana. Yesus mati bagi Anda dan bangkit kembali. Percayalah kepada-Nya
dan Anda akan diselamatkan (1 Korintus 1:21) --VCG
JALAN MENUJU SURGA DIAWALI DI KAKI SALIB KRISTUS
1 Korintus 1:18-25
18 Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan
bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan
pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
19 Karena ada tertulis: "Aku akan membinasakan hikmat
orang-orang berhikmat dan kearifan orang-orang bijak akan
Kulenyapkan."
20 Di manakah orang yang berhikmat? Di manakah ahli Taurat? Di
manakah pembantah dari dunia ini? Bukankah Allah telah membuat
hikmat dunia ini menjadi kebodohan?
21 Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah
oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang
percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.
22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani
mencari hikmat,
23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk
orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang
bukan Yahudi suatu kebodohan,
24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi,
maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan
hikmat Allah.
25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada
manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”