%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Senin, 29 Oktober 2007
Bacaan : Yakobus 3:13-18
Setahun: Yeremia 18-19; 2 Timotius 3

Nats   : Hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni, selanjutnya
         suka damai, lembut ... tidak memihak dan tidak munafik
         (Yakobus 3:17)

Judul:
                        HANYA SEBUAH KELING

Para ilmuwan telah sepakat bahwa keling yang cacat merupakan penyebab
tenggelamnya kapal Titanic yang "tak dapat tenggelam" itu. Menurut para
peneliti yang baru-baru ini menyelidiki bagian-bagian kapal yang
berhasil dikumpulkan dari puing-puing Titanic, keling kapal yang terbuat
dari besi tempa, bukannya baja, menyebabkan badan kapal terbuka seperti
resleting. Nasib Titanic membuktikan bahwa menghabiskan uang untuk
peralatan mewah dan promosi publik, tetapi mengabaikan bagian-bagian
yang "kecil" adalah tindakan bodoh.

Dalam beberapa hal, gereja hampir sama seperti kapal, dan banyak orang
di dalam gereja bertindak sebagai keling kapal. Meskipun keling
sepertinya tidak penting, merekalah yang menyatukan bagian-bagian kapal
dan menjaganya agar tetap mengapung.

Banyak orang merasa tidak penting, bahkan perasaan itu juga menyerang
orang-orang kristiani, dan beberapa orang melakukan hal-hal yang
menyakitkan untuk membuat mereka merasa penting. Yakobus berkata, "Di
mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan
dan segala macam perbuatan jahat" (3:16). Orang-orang yang terkorupsi
oleh keinginan duniawi akan kecantikan, kekayaan, dan kekuasaan dapat
meruntuhkan gereja-gereja besar, tetapi orang-orang yang murni dan tak
bercacat (1:27) menyatukan gereja.

Sebagai anggota gereja, kita harus menjadi "keling-keling" yang tak
bercacat. Jika kita murni (Yakobus 3:17), kuat (Efesus 6:10), dan
berdiri teguh (1 Korintus 15:58), kita akan dipakai Tuhan untuk menjaga
kapal-Nya agar tetap mengapung di tengah krisis --JAL

                  ADALAH HAL YANG BESAR UNTUK SETIA
                      DALAM HAL-HAL YANG KECIL


    Yakobus 3:13-18

13. Siapakah di antara kamu yang bijak dan berbudi? Baiklah ia
    dengan cara hidup yang baik menyatakan perbuatannya oleh hikmat
    yang lahir dari kelemahlembutan.
14  Jika kamu menaruh perasaan iri hati dan kamu mementingkan
    diri sendiri, janganlah kamu memegahkan diri dan janganlah
    berdusta melawan kebenaran!
15  Itu bukanlah hikmat yang datang dari atas, tetapi dari
    dunia, dari nafsu manusia, dari setan-setan.
16  Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di
    situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.
17  Tetapi hikmat yang dari atas adalah pertama-tama murni,
    selanjutnya pendamai, peramah, penurut, penuh belas kasihan dan
    buah-buah yang baik, tidak memihak dan tidak munafik.
18  Dan buah yang terdiri dari kebenaran ditaburkan dalam damai
    untuk mereka yang mengadakan damai.





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke