%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                        Renungan Harian
   Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Rabu, 7 November 2007
Bacaan : Yesaya 31
Setahun: Yeremia 40-42; Ibrani 4

Nats   : Orang ini memegahkan kereta dan orang itu memegahkan kuda,
         tetapi kita bermegah dalam nama Tuhan, Allah kita.
         (Mazmur 20:8)

Judul:
                     PERLINDUNGAN DAN KEKUATAN

Pada bulan Agustus 2004, Badai Charley mengakibatkan kehancuran hebat
di wilayah Florida, Amerika Serikat. Selama badai berlangsung, Danny
Williams yang berusia 25 tahun pergi ke luar untuk mencari
perlindungan di salah satu tempat kesukaannya, yaitu sebuah lumbung
yang berada di bawah naungan cabang-cabang pohon beringin yang
rindang. Akan tetapi, ternyata pohon beringin itu tumbang, lalu
menimpa lumbung dan menewaskan Williams. Kadang kala, tempat yang
kita datangi untuk berlindung justru dapat menjadi tempat yang paling
berbahaya bagi kita.

Nabi Yesaya mengingatkan Raja Hizkia dari Yehuda akan kebenaran ini.
Hizkia adalah raja yang baik, tetapi ia mengulang dosa ayahnya, Ahaz,
yaitu mencari perlindungan dan bersekutu dengan kekuatan asing (2
Raja-Raja 16:7; Yesaya 36:6). Seharusnya, ia mendorong rakyatnya
untuk menaruh kepercayaan kepada Tuhan.

Dengan mencari bantuan dari Mesir, Hizkia menunjukkan bahwa ia gagal
belajar dari sejarah. Mesir tidak boleh dijadikan sekutu oleh Israel.
Hizkia juga telah melupakan Kitab Suci. Mengumpulkan kuda untuk
dijadikan kavaleri adalah melawan hukum ilahi bagi raja (Ulangan
17:16).

Akhirnya, Hizkia mencari bantuan dari Tuhan (Yesaya 37:1-6,14-20).
Dan, Allah secara ajaib melenyapkan bangsa Asyur yang menyerang (ayat
36-38).

Yehuda melakukan kesalahan dengan menilai kekuatan Mesir melebihi
Allah yang hidup. Semoga kepercayaan kita selalu dalam nama Tuhan
Allah kita (Mazmur 20:8) --MLW

                 TIDAK ADA KEHIDUPAN YANG LEBIH AMAN
            DARIPADA KEHIDUPAN YANG BERSERAH KEPADA ALLAH


    Yesaya 31

 1. Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan,
    yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang
    begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar
    jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah
    Israel, dan tidak mencari TUHAN.
 2  Akan tetapi Dia yang bijaksana akan mendatangkan malapetaka,
    dan tidak menarik firman-Nya; Ia akan bangkit melawan kaum
    penjahat, dan melawan bala bantuan orang-orang lalim.
 3  Sebab orang Mesir adalah manusia, bukan allah, dan kuda-kuda
    mereka adalah makhluk yang lemah, bukan roh yang berkuasa.
    Apabila TUHAN mengacungkan tangan-Nya, tergelincirlah yang
    membantu dan jatuhlah yang dibantu, dan mereka sekaliannya habis
    binasa bersama-sama.
 4  Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: Seperti seekor singa
    atau singa muda menggeram untuk mempertahankan mangsanya, dan
    tidak terkejut mendengar teriakan seluruh pasukan gembala yang
    dikerahkan melawan dia, dan tidak mengalah terhadap keributan
    mereka, demikianlah TUHAN semesta alam akan turun berperang untuk
    mempertahankan gunung Sion dan bukitnya.
 5  Seperti burung yang berkepak-kepak melindungi sarangnya,
    demikianlah TUHAN semesta alam akan melindungi Yerusalem, ya,
    melindungi dan menyelamatkannya, memeliharanya dan menjauhkan
    celaka.
 6. Bertobatlah, hai orang Israel, kepada Dia yang sudah kamu
    tinggalkan jauh-jauh!
 7  Sungguh pada hari itu kamu masing-masing akan membuang
    berhala-berhala peraknya dan berhala-berhala emasnya yang dibuat
    oleh tanganmu sendiri dengan penuh dosa.
 8  Asyur akan rebah oleh pedang, tetapi bukan pedang orang, dan
    akan dimakan habis oleh pedang, tetapi bukan pedang manusia;
    mereka akan melarikan diri terhadap pedang, dan teruna-terunanya
    akan menjadi orang rodi.
 9  Pelindung mereka akan lenyap karena gentar, dan panglimanya
    akan lari terkejut meninggalkan panji-panji, demikianlah firman
    TUHAN yang mempunyai api di Sion dan dapur perapian di Yerusalem.




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke