%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Senin, 10 Desember 2007
Bacaan : Matius 2:1-12
Setahun: Hosea 1-4; Wahyu 1

Nats: Orang-orang ... yang telah menuntun banyak orang kepada
       kebenaran [akan bercahaya] seperti bintang-bintang, tetap untuk
       selama-lamanya (Daniel 12:3)

Judul:
                           JADILAH BINTANG

Akhir-akhir ini banyak orang mencari ketenaran dengan berusaha untuk
disorot oleh media. Akan tetapi, seorang tawanan Yahudi yang masih
muda mencapai "ketenaran" dengan cara yang lebih baik.

Ketika Daniel dan teman-temannya ditangkap oleh bangsa penyerbu yang
kejam, tampaknya mustahil nama mereka akan terdengar lagi. Tetapi tak
lama kemudian, para pemuda saleh ini justru menjadi menonjol karena
cerdas dan dapat dipercaya.

Ketika raja mendapat mimpi yang tidak dapat diulangi atau ditafsirkan
oleh orang-orang bijak di istana raja, ia menghukum mati mereka.
Setelah semalaman berdoa bersama teman-temannya, Daniel menerima isi
mimpi raja tersebut dan tafsirannya dari Allah. Maka, raja
mempromosikan Daniel menjadi penasihat utamanya (lihat Daniel 2).

Kisah ini sudah cukup luar biasa jika berakhir di situ. Namun,
beberapa orang terpelajar percaya bahwa pengaruh Daniel di Babel
membuat orang sadar akan adanya berbagai nubuatan tentang Mesias,
tentang Juru Selamat yang akan lahir di Betlehem. Pengajaran Daniel
mungkin dijadikan alasan oleh orang-orang bijak dari Timur yang 500
tahun kemudian mengikuti bintang sampai ke bagian dunia yang
terpencil dan asing. Mereka menemukan Raja yang masih bayi,
menyembah-Nya, dan kembali ke negeri mereka dengan kabar baik tentang
perjalanan Allah yang luar biasa ke dunia (Matius 2:1-12).

Dengan membuat orang-orang lain berbalik kepada kebenaran, kita,
seperti Daniel, dapat menjadi bintang yang bersinar abadi --JAL

                ANDA DAPAT MENARIK ORANG KEPADA YESUS
          BILA ANDA MEMILIKI CAHAYA-NYA DI DALAM HIDUP ANDA



     Matius 2:1-12

  1. Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada
     zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke
     Yerusalem
  2  dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang
     baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan
     kami datang untuk menyembah Dia."
  3  Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta
     seluruh Yerusalem.
  4  Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa
     Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias
     akan dilahirkan.
  5  Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena
     demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
  6  Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali
     bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda,
     karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan
     menggembalakan umat-Ku Israel."
  7  Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu
     dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu
     nampak.
  8  Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan
     selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera
     sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun
     datang menyembah Dia."
  9. Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka.
     Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului
     mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu
     berada.
10  Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah
     mereka.
11  Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu
     bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun
     membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan
     kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
12  Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali
     kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan
     lain.




“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke