%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%

Tanggal: Kamis, 27 Desember 2007
Bacaan : Yosua 4:1-9
Setahun: Zakharia 1-4; Wahyu 18

Nats: Batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel
      untuk selama-lamanya (Yosua 4:7)

Judul:
                        KISAH-KISAH KELUARGA

Dalam buku The Shelter of Each Other, Mary Pipher memberi nasihat
tentang membangun kembali keluarga-keluarga yang bermasalah. Ia
menyelidiki bagaimana anak-anak zaman sekarang terkadang terlalu
sering menonton televisi dan bermain video game, sehingga mengabaikan
pendidikan informal yang diterima dari kerabat mereka.

Ia mencontohkan pertemuan keluarga di mana anak-anak menonton video
di ruang belakang sehingga para orang dewasa dapat berbicara tanpa
diganggu. Dr. Pipher berpendapat bahwa hiburan semacam ini
sesungguhnya merampas sesuatu yang berharga dari anak-anak. Anak-anak
perlu bergaul dengan generasi yang lebih tua sehingga mereka dapat
mendengar cerita-cerita tentang bibi, paman, kakek-nenek, dan
orangtua. Ini membantu mereka belajar dari orang-orang yang telah
mendahului mereka.

Perjanjian Lama sangat memandang penting pengajaran tentang warisan
rohani kepada anak-anak mereka. Setelah Allah membelah Sungai Yordan,
Yosua diperintahkan untuk mengambil dua belas batu dari sungai untuk
membuat tanda peringatan bagi generasi-generasi mendatang. "Jika
anak-anakmu bertanya ... 'Apakah artinya batu-batu ini bagi kamu?'
maka haruslah kamu katakan kepada mereka bahwa air Sungai Yordan itu
terputus.... Sebab itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan
bagi orang Israel untuk selama-lamanya" (Yosua 4:6-7).

Kita perlu melakukan interaksi antargenerasi. Ingatlah, acap kali
kisah-kisah Alkitab merupakan kisah-kisah keluarga. Anak-anak kita
memerlukannya dan memerlukan kita --HDF

                   NENEK MOYANG YANG SALEH ADALAH
                        PARA GURU YANG BAIK



    Yosua 4:1-9

 1. Setelah seluruh bangsa itu selesai menyeberangi sungai
    Yordan, berfirmanlah TUHAN kepada Yosua, demikian:
 2  "Pilihlah dari bangsa itu dua belas orang, seorang dari
    tiap-tiap suku,
 3  dan perintahkanlah kepada mereka, demikian: Angkatlah dua
    belas batu dari sini, dari tengah-tengah sungai Yordan ini, dari
    tempat berjejak kaki para imam itu, bawalah semuanya itu ke
    seberang dan letakkanlah di tempat kamu akan bermalam nanti
    malam."
 4  Lalu Yosua memanggil kedua belas orang yang ditetapkannya
    dari orang Israel itu, seorang dari tiap-tiap suku,
 5  dan Yosua berkata kepada mereka: "Menyeberanglah di depan
    tabut TUHAN, Allahmu, ke tengah-tengah sungai Yordan, dan
    angkatlah masing-masing sebuah batu ke atas bahumu, menurut
    bilangan suku orang Israel,
 6  supaya ini menjadi tanda di tengah-tengah kamu. Jika
    anak-anakmu bertanya di kemudian hari: Apakah artinya batu-batu
    ini bagi kamu?
 7  maka haruslah kamu katakan kepada mereka: Bahwa air sungai
    Yordan terputus di depan tabut perjanjian TUHAN; ketika tabut itu
    menyeberangi sungai Yordan, air sungai Yordan itu terputus. Sebab
    itu batu-batu ini akan menjadi tanda peringatan bagi orang Israel
    untuk selama-lamanya."
 8  Maka orang Israel itu melakukan seperti yang diperintahkan
    Yosua. Mereka mengangkat dua belas batu dari tengah-tengah sungai
    Yordan, seperti yang difirmankan TUHAN kepada Yosua, menurut
    jumlah suku Israel. Semuanya itu dibawa merekalah ke seberang, ke
    tempat bermalam, dan diletakkan di situ.
 9  Pula Yosua menegakkan dua belas batu di tengah-tengah sungai
    Yordan itu, di tempat bekas berjejak kaki para imam pengangkat
    tabut perjanjian itu. Batu-batu itu masih ada di sana sampai
    sekarang.





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke