Rabu, 2 Januari 2008

Indah Pada Waktunya 
Masa depan yang indah telah terukir ditangan-Nya

 

Pengkhotbah 3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia 
memberikan kekekalan dalam hati mereka. tetapi manusia tidak dapat menyelami 
pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir 

Jangan melihat kebelakang dan jangan pula berusaha untuk memutar kembali waktu 
yang telah berlalu. 

Tahun 2007 baru saja berlalu. Bukan sekedar detik, menit, jam, hari bahkan 
bulan yang telah dilewati. Namun tentunya ada banyak hal yang juga pernah kita 
lewati – entah itu baik – entah itu buruk. Mungkin ada harapan yang kandas, 
bisnis yang gagal, pernikahan yang kacau, hubungan yang terputus, kekeringan 
rohani, kehilangan orang yang dikasihi dan banyak lagi hal lain yang 
mendatangkan air mata bahkan luka di hati. Namun tentunya ada juga hari-hari 
yang indah yang mendatangkan kebahagiaan dan sukacita. 

Ketika kita bertanya pada setiap orang bahkan pada diri kita sendiri, manakah 
yang menjadi pilihan kita dari kedua “keadaan hidup di atas” ? Maka kita akan 
mendapatkan jawaban yang sama bahwa setiap orang pasti menginginkan hidup yang 
jauh dari masalah. 

Lalu apa yang dapat dikerjakan manusia untuk mencapai hal itu? Dapatkah manusia 
merancangkan hari-hari indah bagi dirinya sendiri? Dan dapatkan manusia memutar 
kembali waktu yang telah berlalu untuk memperbaiki apa yang telah rusak? 
Patutkah kita mengakhiri tahun ini dengan mengeluh dan menyesali waktu yang 
telah berlalu? 

Pengkhotbah 3:11 mengatakan Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya… 
tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah… 

Ketika Allah mengizinkan ada masa indah, maka tertawalah manusia tanpa 
menyadari bahwa tidak untuk selamanya ia akan tertawa karena ada waktu dimana 
ia pun harus menangis. 

Ketika Allah mengizinkan ada masa yang pahit, maka menangislah manusia dan lupa 
bahwa sebenarnya Allah tidak pernah berhenti untuk berkarya lewat air mata yang 
ditampung dikirbat-Nya. 

Saudara, ketahuilah bahwa pada permulaan ciptaan, Allah telah ada disana dan 
merancangkan segala sesuatu dengan kuasa-Nya. Bahkan kemudian, Ia merancangkan 
jalan keluar untuk menyelamatkan dunia yang kemudian rusak oleh dosa. Oleh 
sebab itu kehidupan manusia pun tidak luput dari rancangan dan campur tangan 
Allah. Kesanggupan Allah untuk menciptakan yang tidak ada menjadi ada akan 
mengubahkan padang gurun kehidupan kita menjadi tanah yang subur yang dapat 
dipakai untuk menabur benih dan menumbuhkan buah-buah kebenaran. Bahkan air 
mata yang tertumpah di tahun 2007 merupakan doa yang tidak terucapkan dihadapan 
Allah yang menggetarkan hati-Nya untuk memberikan sesuatu yang indah tepat pada 
waktunya. 

Melangkahlah ke dalam tahun 2008 dengan memandang kepada Allah yang hidup. 
Jangan menoleh ke belakang dan jangan berusaha untuk memutar kembali waktu yang 
telah berlalu, karena itu adalah hal yang bodoh dan sia-sia. 

Percayakan semua kepada sang Pencipta itu, karena ditangan-Nya ada masa depan 
yang indah (Yeremia 29:11)(PN) 

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke