%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                             Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
Tanggal: Selasa, 8 Januari 2008
Bacaan : Efesus 5:1-20
Setahun: Kejadian 22-24

Nats: Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup,
      janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan
      pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat
      (Efesus 5:15,16)

Judul:
                              PELUANG

Pemilik Genting Resort di Malaysia, mengawali usahanya sebagai
pedagang eceran atau kaki lima. Berkat kerja keras dan kejeliannya
melihat peluang, serta kepandaiannya memanfaatkan peluang itu dengan
tepat, maka usahanya berkembang pesat hingga ke mancanegara.
Orang-orang menyanjungnya dengan sebutan si tangan dingin, the man
with golden arms, orang berhoki tebal. Orang mengatakan bahwa tembaga
yang digenggamnya akan berubah menjadi emas. Namun, atas segala
pujian itu ia menjawab singkat, "Sekalipun kita dilempari batangan
emas dari langit, kalau kita tidak memungutnya, maka emas itu tidak
akan kita miliki."

Ada tiga tipe orang berkenaan dengan peluang atau kesempatan dalam
hidup ini. Pertama, orang yang tidak menyadari bahwa ada peluang
baginya. Kedua, orang yang mengetahui adanya peluang, tetapi tidak
mampu memanfaatkannya; mungkin karena ia takut mengambil risiko atau
malas baik secara fisik maupun intelektual. Ketiga, orang yang bukan
saja jeli melihat peluang yang baik, melainkan juga berani mengambil
risiko untuk memanfaatkan serta mengembangkannya. Bahkan, orang tipe
ini mampu menciptakan peluang, atau dari menggarap satu peluang, ia
menciptakan peluang-peluang baru, baik bagi dirinya atau orang lain.

Bagaimana dengan kita? Sesungguhnya, Tuhan selalu menyediakan peluang
untuk kita meningkatkan kehidupan, asal kita mau berusaha mengerti
kehendak-Nya dan berupaya menjadi seperti yang Dia kehendaki. Untuk
itu, seperti Rasul Paulus katakan, marilah kita hidup bijak dan
saksama. Jangan hidup seperti orang bebal --NDA

      PELUANG YANG BAIK SERING TIDAK TERULANG DALAM HIDUP KITA
                DAN BENAR-BENAR ONCE IN A LIFE TIME


    Efesus 5:1-20

 1. Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak
    yang kekasih
 2  dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga
    telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita
    sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.
 3. Tetapi percabulan dan rupa-rupa kecemaran atau keserakahan
    disebut sajapun jangan di antara kamu, sebagaimana sepatutnya
    bagi orang-orang kudus.
 4  Demikian juga perkataan yang kotor, yang kosong atau yang
    sembrono -- karena hal-hal ini tidak pantas -- tetapi
    sebaliknya ucapkanlah syukur.
 5  Karena ingatlah ini baik-baik: tidak ada orang sundal, orang
    cemar atau orang serakah, artinya penyembah berhala, yang
    mendapat bagian di dalam Kerajaan Kristus dan Allah.
 6  Janganlah kamu disesatkan orang dengan kata-kata yang hampa,
    karena hal-hal yang demikian mendatangkan murka Allah atas
    orang-orang durhaka.
 7  Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka.
 8  Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu
    adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai
    anak-anak terang,
 9  karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan
    kebenaran,
10  dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.
11  Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan
    kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya
    telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.
12  Sebab menyebutkan sajapun apa yang dibuat oleh mereka di
    tempat-tempat yang tersembunyi telah memalukan.
13  Tetapi segala sesuatu yang sudah ditelanjangi oleh terang
    itu menjadi nampak, sebab semua yang nampak adalah terang.
14  Itulah sebabnya dikatakan: "Bangunlah, hai kamu yang tidur
    dan bangkitlah dari antara orang mati dan Kristus akan bercahaya
    atas kamu."
15  Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu
    hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif,
16  dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini
    adalah jahat.
17  Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya
    kamu mengerti kehendak Tuhan.
18  Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur
    menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
19  dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur,
    kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah
    bagi Tuhan dengan segenap hati.
20  Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama
    Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke