%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%
                              Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%%


Tanggal: Selasa, 22 Januari 2008
Bacaan : Lukas 5:17-26
Setahun: Keluaran 14-16

Nats: Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di atas
       tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan
       meletakkannya di hadapan Yesus (Lukas 5:18)

Judul:
                            BUAT SI LUMPUH

Ada sebuah cerita tentang seorang pemuda idealis yang sedang
berjalan-jalan. Ia melihat seorang ibu gelandangan dengan dua anaknya
yang masih balita tengah mengais makanan di tempat sampah. Ia begitu
trenyuh. Dari trenyuh, ia menjadi marah kepada Tuhan. "Tuhan, mengapa
Engkau tidak berbuat sesuatu untuk menolong keluarga gelandangan
itu?" protesnya. Tuhan pun menjawab, "Aku sudah berbuat sesuatu.
Dengan mengirimkan kamu kepada mereka!"

Kisah si lumpuh dalam bacaan hari ini adalah potret masyarakat kita.
Orang lumpuh itu bisa muncul sebagai pemulung yang sakit dan hanya
tergeletak di tikar karena tidak punya biaya ke rumah sakit. Atau,
seorang pemuda yang bermasa lalu kelam hingga dikucilkan dan menjadi
bahan gosip orang-orang di sekitarnya. Atau, seorang anak yang begitu
nakal dan tidak terkendali karena salah didikan. Atau, seorang remaja
yang merasakan kehampaan hidup lalu melarikan diri ke dugem. Mereka
adalah orang-orang yang membutuhkan sapaan kasih Tuhan Yesus.

Apa yang sudah kita lakukan untuk si lumpuh? Dalam hidup ini tidak
ada yang kebetulan. Di balik setiap kejadian yang kita lihat dan
alami, pasti ada maksud Tuhan. Kalau Tuhan mengizinkan kita melihat
"orang-orang lumpuh" itu di sekitar kita, pasti juga bukan tanpa
sengaja. Tuhan ingin kita melakukan sesuatu untuk mereka.

Sudahkah kita mengambil sikap seperti beberapa orang yang dengan
segala perjuangan menggotong si lumpuh kepada Tuhan Yesus? Jangan
sampai kita malah menjadi seperti orang banyak itu, yang menghalangi
si lumpuh untuk sampai kepada Tuhan Yesus! --AYA

       DI BALIK SETIAP KEJADIAN YANG KITA LIHAT, DENGAR, ALAMI
           SELALU ADA PESAN TUHAN AGAR KITA BERBUAT SESUATU



     Lukas 5:17-26

17. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar, ada beberapa orang
     Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang dari
     semua desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem. Kuasa Tuhan
     menyertai Dia, sehingga Ia dapat menyembuhkan orang sakit.
18  Lalu datanglah beberapa orang mengusung seorang lumpuh di
     atas tempat tidur; mereka berusaha membawa dia masuk dan
     meletakkannya di hadapan Yesus.
19  Karena mereka tidak dapat membawanya masuk berhubung dengan
     banyaknya orang di situ, naiklah mereka ke atap rumah, lalu
     membongkar atap itu, dan menurunkan orang itu dengan tempat
     tidurnya ke tengah-tengah orang banyak tepat di depan Yesus.
20  Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia: "Hai
     saudara, dosamu sudah diampuni."
21  Tetapi ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi berpikir
     dalam hatinya: "Siapakah orang yang menghujat Allah ini? Siapa
     yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri?"
22  Akan tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata
     kepada mereka: "Apakah yang kamu pikirkan dalam hatimu?
23  Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau
     mengatakan: Bangunlah, dan berjalanlah?
24  Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia
     berkuasa mengampuni dosa" -- berkatalah Ia kepada orang lumpuh
     itu --: "Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat
     tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"
25  Dan seketika itu juga bangunlah ia, di depan mereka, lalu
     mengangkat tempat tidurnya dan pulang ke rumahnya sambil
     memuliakan Allah.
26  Semua orang itu takjub, lalu memuliakan Allah, dan mereka
     sangat takut, katanya: "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal
     yang sangat mengherankan."





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke