Just sharing kasus penipuan melalui struk ATM BCA.

        *       Kejadian terjadi di Toko Emas "Pada Senang " yang
berlokasi di Mal Depok, depan BCA KCU Margonda 
        *       Pelaku datang ke toko tersebut pada hari Minggu, tanggal
23 Desember 2007. Menurut informasi dari karya wan toko, pelaku sudah
lumayan sering melihat-lihat perhiasan emas di toko tersebut, tapi tidak
pernah melakukan pembelian, karena tidak menemukan ukuran gram emas yang
diinginkan 
        *       Pelaku datang 2 orang 
        *       Setelah menemukan ukuran gram yang kebetulan pada saat
itu ada (yaitu gelang emas dengan ukuran 99.93 gram dan 35.75 gram),
pelaku melakukan transaksi dengan pemilik toko dengan menggunakan
fasilitas Debit BCA. Total nilai pembelian adalah Rp. 27.150.000,-
Pelaku memiliki kartu ATM Platinum, namun kartu tersebut gagal di-swipe
mesin dengan alasan " swipe card error" 
        *       Pelaku lalu menawarkan untuk mentransfer ke rekening
pemilik toko, yang kemu dian diiyakan oleh pemilik toko. Perlu
diinformasikan bahwa di Mall Depok sudah tidak ada mesin ATM BCA lagi,
sehingga pelaku jika ingin melakukan transfer harus ke BCA Margonda yang
letaknya berseberangan dengan Mall Depok 
        *       Pelaku pergi sendiri tanpa ditemani oleh pihak pemilik
toko, sementara temannya menunggu di toko emas dan mempromosikan jati
diri pelaku sebagai anak dari boss tempatnya bekerja 
        *       Kurang lebih 30 menit kemudian , pelaku datang dengan
membawa struk ATM yang lengkap memuat tanggal dan waktu transaksi, no
rek transfer dan nama, serta jumlah uang yang sesuai dengan transaksi.
Jika dilihat secara kasat mata struk ATM tersebut sangat mirip, bahkan
bisa dikatakan sama dengan struk ATM BCA 
        *       Berdasarkan bukti transfer tersebut, akhirnya pemilik
toko menyerahkan gelang emas yang dibeli pelaku 
        *       Malam harinya pemilik toko sempat mencoba mengecek lewat
ATM, dan memang saldo tidak bertambah. Hanya saja pemilik merasa
transaksi transfer sama dengan transaksi di mesin EDC dimana transaksi
hari Minggu baru masuk keesokan harinya ke rekening. 
        *       Hari Senin, tanggal 24 Desember pemilik rekening datang
ke BCA untuk mencetak buku dan menanyakan kenapa transaksi sejumlah di
atas tidak ada. Setelah kami inquiry memang transaksi tersebut tidak
pernah ada dan kami menyimpulkan itu adalah transaksi fiktif. Kami juga
telah melakukan investigasi ke pihak ATM Monitoring dengan Bapak Indra,
dan dipastikan bahwa transaksi yang ada pada ATM dengan WSID 5127-BCA
Depok 3 ,adalah pukul 16.55 berupa penarikan sejumlah 200 ribu rupiah,
dan transaksi selanjutnya adalah pukul 17.05 berupa cek saldo. Sedangkan
transaksi penipu yang tertera di bukti transfer adalah pukul 16:58:29. 
        *       Pada hari Kamis, 27 Desember 2007, pihak BCA Margonda
yang diwakili oleh Bapak Andi Gozali (KOC) dan Meliana (Ka.Layanan)
telah mendatangi pihak korban ke tokonya dan menjelaskan bahwa ini
adalah kasus penipuan dan BCA tidak berjanji untuk melakukan penggantian
atas kerugian korban.Pihak korban berkenan untuk menerima penjelasan
dari pihak BCA dan memohon agar pihak BCA menindaklanjuti kejadian ini
sehingga kasus ini tidak terulang lagi pada korban lainnya. 

        Note: Untuk diingatkan kembali ke nasabah (merchant), kejadian
tersebut diatas merupakan kelalaian nasabah karena tidak mengikuti dan
menyaksikan pelanggan ke ATM untuk memastikan transaksi transfer yang
dilakukan.

         

        Dmk & Thanks

         

        VIE

        PT. Bank Central Asia , Tbk

        Biro Pendukung Operasi

        Wisma BCA I Lt. 9

        Jl. Jend. Sudirman Kav. 22-23

        Jakarta - 12920

        Telp : 021-5208750 ext : 19105

        Fax : 021-5212222  

         

        ::BCA:: 

         

        
________________________________


        Looking for last minute shopping deals? Find them fast with
Yahoo! Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http:/tools.search.yahoo.com/newsearc
h/category.php?category=shopping>  

 

 Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke