==============================================
Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
==============================================
Tanggal: Selasa, 29 Januari 2008
Ayat SH: Yohanes 5:1-18
Judul: "Jangan melebihi hukum Tuhan"
Hukum Taurat melarang orang bekerja pada hari Sabat. Ahli-ahli Taurat
membuat berbagai peraturan tambahan untuk menolong orang mengerti
apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan pada hari Sabat.
Sayangnya, mereka jadi mengutamakan peraturan tambahan hingga
mengaburkan makna asli Hukum Taurat. Akibatnya, larangan bekerja
pada hari Sabat berganti makna menjadi larangan untuk melakukan
segala sesuatu, apa pun tujuannya.
Orang yang mengangkat tilam saja sudah dianggap sebagai pelanggaran
terhadap hari Sabat (ayat 10). Apalagi saat orang Yahudi tahu
bahwa orang tersebut mengangkat tilam karena disuruh oleh Orang
yang menyembuhkan dia (ayat 11-12). Itu berarti pelanggaran
ganda. Pelanggaran pertama adalah menyembuhkan orang, pelanggaran
kedua adalah menyuruh orang melanggar hari Sabat dengan membawa
tilam. Akibatnya mereka bereaksi keras, sampai ingin menganiaya
Yesus (ayat 16). Tentu Yesus bukan tidak tahu peraturan hari
Sabat yang dibuat oleh pemimpin agama Yahudi. Akan tetapi, apa
yang Yesus lakukan pada hari Sabat tentu memiliki tujuan
tersendiri. Melalui mukjizat kesembuhan, Yesus ingin
mengungkapkan bahwa para pemimpin agama telah kehilangan tujuan
utama diadakannya Sabat. Larangan untuk melakukan segala sesuatu
pada hari Sabat membuat mereka tidak bisa menyaksikan dan
mengalami karya Allah di hari Sabat.
Gereja pun punya berbagai macam peraturan yang melengkapi jemaat
dalam kehidupan bergereja. Misalnya, siasat gereja. Hanya saja,
masih ada gereja yang cuma tegas dalam menerapkan siasat gereja.
Namun tidak diikuti dengan bimbingan agar jemaat yang melanggar
peraturan gereja bukan hanya menyadari kesalahannya, tetapi juga
tahu bagaimana memperbaikinya. Akibatnya jemaat yang terkena
siasat gereja malah mundur. Kiranya kita, baik sebagai jemaat
atau sebagai orang yang melayani di gereja, tidak membuat
peraturan manusia mengalahkan hukum Tuhan yang dibuat berdasarkan
kasih dan hikmat-Nya yang mulia.
Yohanes 5:1-18
1. Sesudah itu ada hari raya orang Yahudi, dan Yesus berangkat
ke Yerusalem.
2 Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang Domba ada sebuah kolam, yang
dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima serambinya
3 dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang
sakit: orang-orang buta, orang-orang timpang dan orang-orang
lumpuh, yang menantikan goncangan air kolam itu.
4 Sebab sewaktu-waktu turun malaikat Tuhan ke kolam itu dan
menggoncangkan air itu; barangsiapa yang terdahulu masuk ke
dalamnya sesudah goncangan air itu, menjadi sembuh, apapun juga
penyakitnya.
5 Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun
lamanya sakit.
6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena
Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia
kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"
7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang
yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai
goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah
turun mendahului aku."
8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan
berjalanlah."
9 Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia
mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.
10 Karena itu orang-orang Yahudi berkata kepada orang yang baru
sembuh itu: "Hari ini hari Sabat dan tidak boleh engkau memikul
tilammu."
11 Akan tetapi ia menjawab mereka: "Orang yang telah
menyembuhkan aku, dia yang mengatakan kepadaku: Angkatlah tilammu
dan berjalanlah."
12 Mereka bertanya kepadanya: "Siapakah orang itu yang berkata
kepadamu: Angkatlah tilammu dan berjalanlah?"
13 Tetapi orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang
itu, sebab Yesus telah menghilang ke tengah-tengah orang banyak
di tempat itu.
14 Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu
berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa
lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."
15 Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang
Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.
16 Dan karena itu orang-orang Yahudi berusaha menganiaya
Yesus, karena Ia melakukan hal-hal itu pada hari Sabat.
17. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai
sekarang, maka Akupun bekerja juga."
18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk
membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi
juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan
dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.
________________________________
Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
it now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62
sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ%20>
________________________________
**
“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee
and could contain information that is confidential; If you are not the intended
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of
e-mail transmission through Internet”