==============================================
                          Santapan Harian
        Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
==============================================


Tanggal: Rabu, 30 Januari 2008
Ayat SH: Yohanes 5:19-29

Judul:  "Anak dan Bapa"

Yesus sudah dianggap bersalah karena melanggar hukum Sabat. Akan
    tetapi, Ia masih menyuruh si lumpuh untuk menggotong tempat
    tidurnya. "Pembelaan-Nya" di hadapan orang Yahudi ternyata malah
    memperberat "kesalahan-Nya", karena Ia menyatakan bahwa diri-Nya
    setara Allah. Kemarahan mereka terhadap Yesus pun semakin
    memuncak.

Penjelasan Yesus menegaskan hal-hal penting. Ia yang adalah Anak dari
    Bapa memiliki otoritas dan mengemban misi Bapa untuk manusia. Ini
    mengungkapkan ketergantungan dan ketaatan sempurna kepada Allah
    Bapa (ayat 19, 20). Itulah gambaran ideal seorang anak dalam
    tradisi Yahudi. Ia tidak punya otonomi atas dirinya sendiri.
    Namun Yesus bukan sekadar anak ideal. Ia adalah Anak Tunggal Bapa
    (Yoh. 1:14). Ia melakukan segala sesuatu yang Bapa lakukan.
    Penyembuhan yang Dia lakukan pada hari Sabat dan berbagai
    karya-Nya yang lain mengagumkan orang banyak. Namun Bapa akan
    menunjukkan perkara yang lebih besar lagi (ayat 20). Bapa telah
    meletakkan segala sesuatu di tangan Anak (ayat 3:35), termasuk
    kuasa untuk memberi hidup pada manusia (ayat 21), yaitu pada
    orang yang mendengar firman-Nya dan percaya kepada Bapa (ayat
    24). Otoritas untuk menghakimi juga telah diserahkan Bapa kepada
    Anak (ayat 22). Sebab itu Anak punya hak yang sama untuk
    disembah, sama seperti Bapa (ayat 23).

Penolakan terhadap keilahian Yesus terus terjadi dari zaman ke zaman.
    Baik yang terang-terangan menghujat Dia atau bidat yang dengan
    halus menyimpangkan kebenaran  bahwa Yesus adalah Tuhan. Bahkan
    ada yang giat berkeliling dari rumah ke rumah dan mengajarkan
    kesesatan itu. Kesesatan ini harus kita tolak dengan tegas. Akan
    tetapi, kebenaran tentang kemanusiaan Yesus pun kadang kita
    abaikan. Padahal kemanusiaan Yesus merupakan prinsip teologis
    yang penting. Sebagai manusia sejati, Ia telah menjadi wakil umat
    manusia sekaligus teladan tentang hidup yang Allah inginkan dari
    kita. Mari kita tegakkan iman baik dengan  mengimani Dia maupun
    dengan mengikuti teladan-Nya!


    Yohanes 5:19-29

19  Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata
    kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari
    diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya;
    sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
20  Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya
    segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan
    menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi
    dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
21  Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan
    menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang
    dikehendaki-Nya.
22  Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan
    penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
23  supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka
    menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga
    tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
24  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar
    perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia
    mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia
    sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
25  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan
    sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak
    Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
26  Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya
    sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam
    diri-Nya sendiri.
27  Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi,
    karena Ia adalah Anak Manusia.
28  Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba,
    bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
29  dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit
    untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat
    akan bangkit untuk dihukum.



 

________________________________

Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo!
Search.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51734/*http:/tools.search.yahoo.com/newsearc
h/category.php?category=shopping>  

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke