Fyi....

 

 Elyana K. Widyasari

Bank Indonesia

Jl. Jend. Sudirman No. 3

Makassar, Indonesia, 90113

t. +62 411 315188, 315189

visit our website: www.bi.go.id <http://www.bi.go.id> 

P   Consider seriously before printing. Conserve the world for our
grandchildren.

 

 

Subject 
FW : HATI - HATI BUAT YANG DOYAN 
KWAMIA (RAMAL NASIB)! 







Hope this email can open ur mind! J

>Pengakuan Harun Jusuf, Mantan Tukang Kuamia:"Pasien yang datang justru
dikutuk
Si Tukang Kwamia!"

>Harun Jusuf, mantan tukang mantan tukang kwamia yang namanyapernah
sangat
ngetop di kalangan etnis Tionghoa ini,berpenampilan sederhana. Ditemani
Acu,
istrinya, Harun Yusuf menjawab serta membuka semua rahasia kwamia secara
blak-blakan. Iapun mengaku sedang menyiapkan sebuah tulisan untuk
diterbitkan
menjadi sebuah buku mengenai perjalanan hidupnya dari Tukang Kwamia
menjadi
Anak Tuhan Yesus.

>TANYA: Bapak sangat dikenal sebagai tukang kwamia di kalangan etnis
Tionghoa.
Apa yang Bapak lakukan setiap kali pasien datang?

>JAWAB: Begini. Tak semua pasien yang datang diterima. Tetapi, harus
saya
uji
dulu. Maksudnya ialah saya tanyakan tanggal lahirnya lengkap dengan jam
kelahirannya. Lalu didaftar, tunggu, antri dan jam berapa bisa diterima.

>TANYA: Maksud Bapak?

>JAWAB: Dari tanggal lahirnya, kita harus bikin Pek Jie. Pek Jie ialah
sebuah
daftar di mana kita dapat menghitung dengan mengutak atik angka
berdasarkan
tanggal lahir sehingga menghasilkan sebuah angka. Jam, tanggal, bulan,
tahun
kelahiran diterjemahkan dalam dua huruf. Angka ini disebut Bintang
("Xing").
Nah, dari sinilah nasib manusia berjalan sesuai dengan apa yang sudah
ditentukan oleh Pek Jie.

>TANYA: Dan, ternyata memang tepat?

>JAWAB: Saya jamin 90% tepat, karena memang sudah diuji. Jadi, saya
menerima
pasien tak sembarangan. Jika menurut perhitungan berdasarkan masa
lalunya,
kapan menikahnya, kapan punya anaknya, sudah 90 % tepat barulah saya
jadikan
pasien. Tetapi, kalau kurang dari segitu tak mau saya jadikan pasien.
Bisa
saja
saya katakan bahwa tanggal lahir yang diberikan kepada saya itu salah
tanggalnya, karena orangtuanya memang salah mencatatnya.

>TANYA: Benarkah seseorang yang datang minta dikwamia, rohnya sudah
dikuasai
terlebih dulu?

>JAWAB: Ya, benar. Rohnya sudah berada di dalam cengkeraman roh yang
saya
pelihara. Sejak itu roh pasien harus tunduk pada roh saya apapun yang
saya
perintahkan. Misalnya saya ramalkan bahwa orang itu akan bercerai, maka
rohnya
tunduk 100% dan dia pasti akan bercerai!Padahal sebenarnya belum tentu
ia
akan
bercerai. Roh kamilah yang justru menakdirkan, merencanakan semuanya
itu.
Ini,
yang saya pikir paling tepat. Makanya, tukang kwamia yang makin jitu,
makin
berbahaya, berarti yang dipeliharanya makin hebat. Bekingnya makin
hebat.

>TANYA: Kalau begitu, kutukan itu datangnya justru dari si tukang kwamia
kepada
si pasien?

>JAWAB: Ya, betul, secara tak sadar, ya! Saya dipakai oleh roh yang ada
dalam
diri saya untuk mengutuk manusia atau pasien yang datang!Dengan begitu
setiap
pasien berada dalam cengkraman kami. Melalui mulut kami, tukang kwamia
keluar
kutukan-kutukan yang harus dijalankan secara tak sadar oleh si roh
pasien
itu.
Misalnya, jika dikutuk bahwa tahun depan ia akan disikat orang
perusahaannya,
biar bagaimana hati-hatipun perusahaannya pasti akan disikat orang lain.
Mengapa? Karena rohnya sudah sepenuhnya tunduk kepada roh kami situkang
kwamia!

>TANYA: Bagaimana pandangan Bapak jika ada orang Kristen yang masih
datang
untuk dikwamia atau diramalkan kehidupannya?

>JAWAB: Orang Kristen yang pergi ke tukang kwamia? Oh, banyak. Banyak
sekali.
Dulu, sebelum saya bertobat, sudah bukan rahasia lagi jika diantara
sekian
banyak pasien saya, banyak yang beragama Kristen. Cuma, setelah saya
bertobat,
saya ingin memberitahukan kepada mereka untuk menghentikan hal tersebut.
Sebab,
jika masih tetap percaya atau pergi ke tukang kwamia, nasib mereka sudah
tak
ada ditangan Tuhan lagi. Ia harus tunduk atau menuruti kepada
ramalan-ramalan
yang dia pegang. Setelah saya bertobat, saya membaca Firman Tuhan dalam
Roma 6
: 16 . Kepada siapa kita taat, kita menjadi hambanya. Nah, jika orang
Kristen
masih pergi dan percaya kepada tukang kwamia, ia menjadi hamba dari roh
tukang
kwamia. Menjadi hamba roh tukang kwamia, pasti ada imbalan atau tumbal
yang
harus dibayar. Ingin diramal baik, sudah tentu tak gratis. Jadi,harus
ada
bayarannya dan bayarannya mahal yaitu nyawa salah seorang keluarga kita.
Seperti yang dulu pernah saya alami. Dua orang anak saya meninggal
dunia.

>TANYA: Jadi, tumbal adalah suatu keharusan jika kita meminta sesuatu
kepada
tukang kwamia?

>JAWAB: Di dunia mana ada yang gratis, kecuali ASI, air susu ibu yang
kita
minum. Kita pinjam uang kepada bank. Tak mungkin bank memberi secara
gratis.
Kita harus membayar bunganya, bukan? Kita pinjam uang sama teman.
Namanya
hutang, bukan? Kecuali dari orangtua kita. Dialam roh juga begitu. Harus
ada
harga yang harus dibayar. Karena itu,jika memperoleh hasil, maka hasil
itu
harus jelas, apakah dari Tuhan atau bukan. Jika dari Tuhan, maka Ia akan
memberi tanpa imbalan. Gratis! Misalnya Ia menciptakan matahari. Orang
jahatpun
bisa menikmati sinar matahari. Begitu pula dengan air. Air, Tuhan
berikan
secara gratis. Kalau kita harus membeli air, itu karena kita harus
membayar
ongkos pembuatan air. Airnya kan gratis.

>TANYA: Menurut orang Tionghoa yang kokoh memegang tradisi
lamanya,peranan
Shio
sangat penting dalam perjalanan hidupnya. Bagaimana sebenarnya hal itu?

>JAWAB: Karena tradisi yang turun-temurun, watak manusia sudah tak
berfungsi
sebagai watak manusia yang sebenarnya. Sifat dan watak manusia sudah
seperti
berubah menjadi sifat dan watak binatang. Hal ini terjadi karena sejak
zaman
dulu, orang Timur sudah ditaklukan oleh gambaran hewan dalam Shio-shio
itu.
Mau
tahu artinya Shio? Shio artinya persis atau sama dengan! Siapa yang bisa
mengutuki anak kita, kalau bukan orangtuanya? Melalui shio itu akhirnya
kuasa
jahat itu, memakai mulut orangtua supaya mengutuki anaknya!

>TANYA: Jadi, kalau begitu tak ada shio yang baik?

>JAWAB: Mana ada ! Nasib binatang mana ada yang bagus. Kelinci artinya
playboy.
Rumah tangga bakal hancur. Naga, artinya kesombongan. Ular artinya
licik.
Tikus
merusak, kerbau bodoh, macan sadis atau buas, kuda diperbudak atau
ditunggangi
orang. Kambing, kebangetan atau "awban" atau berjiwa pemberontak, monyet
nakal.
Apa saja berani dia coba. Ayam jadi santapan orang banyak, anjing tak
bisa
membedakan. Jika dipelihara perampok, dia akan membela perampok atau
majikannya
saat melawan polisi. Tak mungkin dia membela polisi saat itu, bukan?
Babi?
Huh!
Dia kan binatang jorok. Selalu kembali ke tempat yang kotor dan nasibnya
selalu
berakhir ditempat pembantaian.

>TANYA: Kalau dengan horoskop?

>JAWAB: Nah, di dunia Barat, dikutuki melalui horoskop yang mengambil
sifat-sifat binatang. Manusia sudah berada dalam perangkap iblis dan
iblis
sudah berkeliaran di dunia ini dan mempengaruhi manusia agar jiwanya
tidak
seperti manusia melainkan berjiwa dan bersifat seperti binatang. Ajaran
manusia
membunuh, merampok, memperkosa. Kita lihat anak membunuh orangtuanya,
ayah
memperkosa anaknya, jiwanya sudah seperti binatang.

>Pesan :So guys, jangan percaya & coba2 lihat ramalan u/ hindari adanya
celah
dosa.

>Percaya pada Tuhan and DO ALL THE BEST IN OUR LIFE FOR GOD GLORY.God
Bless
You.

________________________________

"This e-mail (including any attachments) is intended solely for the
addressee and could contain information that is confidential; If you are
not the intended recipient, you are hereby notified that any use,
disclosure, copying or dissemination of this e-mail and any attachment
is strictly prohibited and you should immediately delete it. This
message does not necessarily reflect the views of Bank Indonesia.
Although this e-mail has been checked for computer viruses, Bank
Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus and
any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a
result of e-mail transmission through Internet" 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke