@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
                            Renungan Harian
        Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Tanggal: Jumat, 14 Maret 2008
Bacaan : Roma 8:1-17
Setahun: Hakim-hakim 7-9

Nats: Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh,
       jika memang Roh Allah tinggal di dalam kamu (Roma 8:9)

Judul:
                           KAMI JUGA TAHU

Ludwig Ingwer Nommensen dikenal sebagai Rasul Suku Batak. Ia memulai
misinya di Tanah Batak dengan mempelajari bahasa dan adat-istiadat
setempat untuk menjalin hubungan dan mempererat pergaulan. Ia juga
bersahabat dengan raja-raja setempat. Suatu hari se-orang raja
bertanya kepadanya, apa sebenarnya perbedaan kekristenan dengan
tradisi Batak. "Kami juga tahu hukum yang melarang orang mencuri,
mengambil istri orang, atau bersaksi dusta," kata raja itu.

Misionaris itu menjawab dengan lembut, "Tuan saya memberikan
kemampuan untuk mematuhi hukum-hukum-Nya." Raja itu terperanjat.
"Dapatkah Anda mengajarkan hal itu pada rakyat saya?" tanyanya.
"Tidak, saya tidak dapat mengajarkannya," jawab Nommensen. "Namun,
Allah dapat memberikan kepada mereka kemampuan itu jika mereka
meminta kepada-Nya dan mendengarkan firman-Nya."

Seperti suku Batak, kita masing-masing juga mengetahui hukum tentang
apa yang benar dan yang jahat. Ironisnya, pemeo "hukum itu ada untuk
dilanggar" terus terbukti dari generasi ke generasi. Fakta tersebut
menggarisbawahi kebenaran bahwa semua orang telah berdosa, sehingga
tidak ada yang mampu mematuhi hukum Tuhan dengan kekuatannya
sendiri.

Syukurlah, anugerah Allah tidak hanya menebus dan menyelamatkan kita
dari dosa. Bahasa Yunani untuk anugerah, charis, mencakup efek
kemurahan Allah tersebut di dalam tindakan praktis. Dengan demikian,
anugerah Allah juga memampukan kita untuk menaati dan melakukan
hukum-hukum-Nya. Bersediakah kita mengandalkan anugerah-Nya? -ARS

                 ALLAH TIDAK HANYA MEMBERIKAN HUKUM
        NAMUN JUGA MEMAMPUKAN KITA UNTUK MEMATUHI HUKUM-NYA


     Roma 8:1-17

1. Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang
     ada di dalam Kristus Yesus.
2  Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam
     Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
3  Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena
     tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan
     mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging
     yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas
     dosa di dalam daging,
4  supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang
     tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.
5  Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal
     yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan
     hal-hal yang dari Roh.
6  Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh
     adalah hidup dan damai sejahtera.
7  Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah,
     karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak
     mungkin baginya.
8  Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada
     Allah.
9  Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh,
     jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak
     memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus.
10. Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang
     mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena
     kebenaran.
11  Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara
     orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan
     Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga
     tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.
12  Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi
     bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging.
13  Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati;
     tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu,
     kamu akan hidup.
14  Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.
15  Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu
     menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang
     menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba,
     ya Bapa!"
16  Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita
     adalah anak-anak Allah.
17. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli
     waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji
     Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu
     jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga
     dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.





“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke