JUMAT, 28 MARET 2008

 

MARAH LAGI……..MARAH LAGI

 

“Berhentilah marah dan tinggalkanlah panas hatiitu,

jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan“

Mazmur 36:8

 

Bacaan : Yakobus 5:7-11

 

Sekretaris Peperangan Prseiden Lincoln, Edwin Stanton, merasa kesulitan dengan 
seorang mayor jenderal yang menuduhnya dengan kata-kata kasar. Stanton mengeluh 
kepada Prseiden Lincoln. Dan Presiden Lincoln menyarankan agar ia menulis surat 
yang keras kepada mayor jenderal itu.

Stanton melakukan itu dan memperlihatkannya kepada Presiden Lincoln, yang 
memuji kata-katanya yang keras seraya bertanya,:sekarang, apa yang hendak kamu 
lakukan dengan surat itu?“ tanya Lincoln.

Merasa terkejut dengan pertanyaan itu, Stanton berkata,“Tentu saya akan 
mengirimkannya“.

„Anda tentu tidak ingin mengirimkannya.“ kata Lincoln lagi,“Bakarlah! Itulah 
yang saya lakukan bila saya sedang menulis surat dalam keadaan marah. Surat itu 
adalah surat yang bagus dan kamu sudah menikmati menulisnya, sekarangt kamu 
sudah merasa lebih baik. Nah, bakarlah sekarang dan tulislah surat berikutnya.“

Menurut Freud,  setiap kali tekanan emosi meningkat, ia membutuhkan penyaluran. 
Banyak orang yang keliru untuk menempatkan penyaluran emosi, termasuk diri saya 
sendiri, semakin banyak disalurkan, emosi  seseorang bukannya menurun, malah 
ibarat menyiramkan bensin ke api.

Kesabaran adakah suatu hal yang jarang dimiliki orang. Kesabaran didapatkan 
dengan jalan banyaknya tekanan dan masa yang sulit (Yak. 4:10-11; Rom. 5:3). Ia 
adalah kualitas roh yang terlibat dalam diri seseorang yang mau 
mempertimbangkan semua perkara dengan seksama dan tidak terges-gesa menarik 
kesimpulan atau lekas menghakimi. Orang yang cepat bereaksi menunjukkan 
kurangnya hikmat dan pengetahuan yang ia miliki (Yes.32:4). Mengambil 
kesimpulan pada saat semua fakta belum sepenuhnya diperiksa merupakan suatu 
kebodohan (Ams. 18:13).

Kesabaran memerlukan latiham yang terus menerus. Dan siang ini, sahabat, jika 
Tuhan mengijinkan Anda berlatih kesabaran, jangan gagal lagi! Meski kesabaran 
itu pahit rasanta, namun tidak diragukan bahwa buah dari kesabaran itu 
sangatlah manis.

                                                                                
                                   -SF-

Meski kesabaran itu pahit namun buah kesabaran itu manis rasanya

 

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

* 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke