Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup

Tanggal: Jumat, 28 Maret 2008
Ayat SH: Yohanes 21:15-19

Judul: Ukuran kasih kepada Tuhan

Mengapa Yesus menanyai Petrus sampai tiga kali? Kita tentu ingat
bahwa sebelum penyaliban Yesus, Petrus telah menyangkal Yesus
sebanyak tiga kali. Padahal sebelumnya, Petrus telah menyatakan
bahwa kasih dan pada Kristus lebih besar dari murid-murid yang
lain (Mat. 26:35).

Pertanyaan Yesus yang pertama mengingatkan Petrus akan
kesombongannya, saat ia menyatakan diri lebih setia dibanding
murid-murid lainnya. Maka jawaban yang Petrus berikan tidak lagi
berisi perbandingan dirinya dengan orang lain. Pertanyaan Yesus
yang ketiga juga membuat Petrus sedih. Ia ingat bahwa saat
perjamuan malam, ia merasa mengenal dirinya sendiri. Namun
ternyata tidak. Maka untuk menjawab pertanyaan Yesus, ia pun
tidak bisa merasa yakin akan dirinya. Ia merasa lebih baik
percaya kepada Allah yang mengetahui segala sesuatu. Ini
merupakan langkah besar di dalam pertumbuhan iman Petrus.

Tak cukup sampai di situ, Yesus menyuruh Petrus untuk menjadi
gembala umat-Nya karena Yesus akan segera meninggalkan mereka.
Mereka membutuhkan gembala yang dapat memimpin dan menjaga. Jika
Petrus sungguh mengasihi Yesus, ia akan bersedia memperhatikan
domba-domba Tuhannya. Ia akan mencari domba yang terhilang
melalui penginjilan, ia akan membimbing domba yang lemah melalui
pemuridan. Dan seperti Gembala yang baik itu, ia akan
menyerahkan nyawanya bagi domba-dombanya.

Kasih kepada Tuhan memang tidak bisa dinyatakan hanya dengan
kata-kata belaka. Kasih harus dinyatakan di dalam perbuatan dan
termanifestasi di dalam pelayanan. Pelayanan yang dimaksud bukan
hanya sekadar terlibat menjadi majelis, menjadi pengurus, atau
aktif di dalam paduan suara gereja. Namun ketika menghadapi
tantangan, ketika ada orang yang merasa harus lebih
dipentingkan, ketika merasa diperbudak, adakah kita tetap
memiliki kerendahan hati dan kerelaan untuk berkorban? Melayani
dengan kasihkah kita dalam berbagai situasi sulit?



Yohanes 21:15-19

15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon,
anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka
ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa
aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah
domba-domba-Ku."
16 Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya:
"Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata
Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
17 Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak
Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus
karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau
mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu
segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata
Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda
engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana
saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau
akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan
membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
19 Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus
akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia
berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku." 


 
________________________________________________________________________
____________
Be a better friend, newshound, and 
know-it-all with Yahoo! Mobile.  Try it now.
http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ


**



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke