RENUNGAN HARI INI 
Kamis, 17 April 2008 

JADILAH BAPA

(1 Kor 4:6-21)

“ Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak 
mempunyai banyak Bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi 
Bapamu oleh injil yang telah kuberitakan kepadamu. Sebab itu aku menasihatkan 
kamu: turutilah teladanku !” (1 Kor 4:15,16).

Kesatuan tubuh Kristus itu bukanlah tawaran. Kesatuah itu kunci penuaian jiwa 
tanpa batas. Tidak ada gambaran yang cukup baik dalam memahami kesatuan, selain 
sebuah keluarga yang mempunyai hubungan darah yang kuat. Hubungan darah secara 
jasmani masih bisa terputus jika maut datang. Tetapi apabila kita sudah diikat 
dengan darah Yesus, maka hubungan kita tidak akan terputus sampai disurga 
nanti. Karena darah Yesus bersifat kekal dan abadi. Tuhan panggil kita untuk 
menjadi bapa bagi dunia ini, tetapi hubungan bapa dengan anak lebih kuat dari 
pada semuanya.

Bagaimana kita bisa menjadi bapa:

1. 

Mengalami secara pribadi Kasih Bapa dalam hidup kita (Yoh 13:34)
Dunia merusak gambaran seorang bapa. Dimana ada bapa yang tidak mau mengampuni 
kesalahan anaknya, yang membuang anaknya, menyiksa anaknya, memperkosa anaknya, 
bahkan sampai ada yang membunuh anaknya sendiri. Dunia ini tidak mempunyai bapa 
lagi. Maka kitalah yang harus menjadi bapa bagi mereka yang merindukan bapa. 
Kasih Kristus menerima kita apa adanya, tanpa syarat. Beberapa kali kita gagal, 
kita bersalah, tetapi Allah tidak pernah meninggalkan kita, Dia selalu setia. 
Semuanya ini dimulai dari kita bisa menerima diri kita apa adanya (bersyukur 
senantiasa) lalu melangkah taat dan melakukan firmanNya.

 

2. 

Beri teladan dalam kasih (Yoh 13:15)
Permohonan maaf sering sulit bagi daging, tetapi ini senjata pamungkas untuk 
menerima dan diterima oleh orang lain. Permohonan maaf berarti penyelesaian, 
bukan justru senjata untuk menekan orang lain. Bapa yang baik tahu persis waktu 
untuk menghajar dan waktu untuk menerima kembali mereka yang bersalah. Sebab 
bapa yang baik melimpah dengan pengampunan.

 

3.

Berani transparan (1 Tes 2:8)
Transparan yang bagaimana yang harus kita lakukan ? Transparan yang dimaksud 
ialah transparan bagaimana kita menang menghadapi kelemahan sendiri dan mau 
berdiri bersama-sama dengan mereka yang kita anggap tidak selevel dengan kita 
untuk memerangi kelemahan mereka. Alias menerima kekurangan orang lain.

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

 

________________________________

** 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke