@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
                          Santapan Harian
     Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@


Tanggal: Selasa, 22 April 2008
Ayat SH: Hakim 6:1-24

Judul:  Jangan takut!

Takut bisa muncul dari tiga sumber. Takut terhadap musuh atau
    rintangan yang lebih besar daripada dirinya; takut terhadap
    Tuhan karena dosa; takut karena menganggap diri sendiri tidak
    mampu berbuat apa-apa.

Bangsa Israel takut terhadap bangsa Midian yang menindas mereka
    dengan kejam. Selama tujuh tahun mereka hidup melarat dan
    ketakutan, mereka hidup bersembunyi di gua-gua untuk menghindari
    serbuan penjarah yang bisa datang sewaktu-waktu dan berjumlah
    sangat banyak. Ketakutan dan kesengsaraan itu membuat mereka
    berseru kepada Tuhan. Tuhan mendengar dan mengutus nabi-Nya
    untuk mengingatkan bahwa semua ini terjadi karena mereka telah
    berdosa mengkhianati Dia (ayat 7-10).

Gideon juga takut. Terhadap Midian, ia menyembunyikan diri (ayat
    11); terhadap Tuhan karena sadar bahwa bangsanya sedang dihukum
    Tuhan sebab kejahatan mereka (ayat 13); Gideon juga takut karena
    menyadari diri tidak ada apa-apanya (ayat 15). Tuhan memahami
    perasaan takut yang mencekam Gideon dan seluruh bangsa saat itu,
    dan Ia peduli. Justru dari ketakutan itulah seseorang dapat
    dipakai Tuhan. Kriteria pemilihan-Nya bukan didasarkan pada hal
    lahiriah seperti penampilan, kemampuan, atau kehebatan
    seseorang, tetapi pada kepekaan batiniah atas pergumulan yang
    sedang dialami, ketulusan hati dan kesediaan untuk taat kepada
    Dia. Tuhan tidak mengecilkan sikap Gideon yang merasa 'kecil'.
    Tuhan tidak menyepelekan dia karena kemudaannya. Tuhan
    menghargai kejujuran hatinya. Dan Tuhan mengabulkan penguatan
    yang Gideon butuhkan berupa tanda ajaib agar dia sanggup keluar
    dari ketakutannya.

Apa yang Anda sedang takutkan dan khawatirkan? Bila dosa menjadi
    sumbernya, berpalinglah pada Tuhan dan bertobat. Tuhan siap
    mengampuni Anda. Bila masa depan menjadi pergumulan Anda, Dia
    adalah penguasa masa depan. Bila rasa rendah diri melanda Anda,
    Dia justru mau memperlengkapi dan memakai Anda untuk
    rencana-Nya.


    Hakim² 6:1-24

1. Tetapi orang Israel melakukan apa yang jahat di mata TUHAN;
    sebab itu TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tangan orang Midian,
    tujuh tahun lamanya,
2  dan selama itu orang Midian berkuasa atas orang Israel.
    Karena takutnya kepada orang Midian itu, maka orang Israel
    membuat tempat-tempat perlindungan di pegunungan, yakni gua-gua
    dan kubu-kubu.
3  Setiap kali orang Israel selesai menabur, datanglah orang
    Midian, orang Amalek dan orang-orang dari sebelah timur, lalu
    maju mendatangi mereka;
4  berkemahlah orang-orang itu di daerah mereka, dan memusnahkan
    hasil tanah itu sampai ke dekat Gaza, dan tidak meninggalkan
    bahan makanan apapun di Israel, juga domba, atau lembu atau
    keledaipun tidak.
5  Sebab orang-orang itu datang maju dengan ternaknya dan
    kemahnya, dan datangnya itu berbanyak-banyak seperti belalang.
    Orang-orangnya dan unta-untanya tidak terhitung banyaknya,
    sekaliannya datang ke negeri itu untuk memusnahkannya,
6  sehingga orang Israel menjadi sangat melarat oleh perbuatan
    orang Midian itu. Lalu berserulah orang Israel kepada TUHAN.
7. Ketika orang Israel berseru kepada TUHAN karena orang Midian
    itu,
8  maka TUHAN mengutus seorang nabi kepada orang Israel, yang
    berkata kepada mereka: "Beginilah firman TUHAN, Allah Israel:
    Akulah yang menuntun kamu keluar dari Mesir dan yang membawa kamu
    keluar dari rumah perbudakan.
9  Aku melepaskan kamu dari tangan orang Mesir dan dari tangan
    semua orang yang menindas kamu, bahkan Aku menghalau mereka dari
    depanmu dan negeri mereka Kuberikan kepadamu.
10  Dan Aku telah berfirman kepadamu: Akulah TUHAN, Allahmu,
    maka janganlah kamu menyembah allah orang Amori, yang negerinya
    kamu diami ini. Tetapi kamu tidak mendengarkan firman-Ku itu."
11. Kemudian datanglah Malaikat TUHAN dan duduk di bawah pohon
    tarbantin di Ofra, kepunyaan Yoas, orang Abiezer itu, sedang
    Gideon, anaknya, mengirik gandum dalam tempat pemerasan anggur
    agar tersembunyi bagi orang Midian.
12  Malaikat TUHAN menampakkan diri kepadanya dan berfirman
    kepadanya, demikian: "TUHAN menyertai engkau, ya pahlawan yang
    gagah berani."
13  Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai
    kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala
    perbuatan-perbuatan-yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang
    kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah
    menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN membuang
    kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian."
14  Lalu berpalinglah TUHAN kepadanya dan berfirman: "Pergilah
    dengan kekuatanmu ini dan selamatkanlah orang Israel dari
    cengkeraman orang Midian. Bukankah Aku mengutus engkau!"
15  Tetapi jawabnya kepada-Nya: "Ah Tuhanku, dengan apakah akan
    kuselamatkan orang Israel? Ketahuilah, kaumku adalah yang paling
    kecil di antara suku Manasye dan akupun seorang yang paling muda
    di antara kaum keluargaku."
16  Berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Tetapi Akulah yang menyertai
    engkau, sebab itu engkau akan memukul kalah orang Midian itu
    sampai habis."
17  Maka jawabnya kepada-Nya: "Jika sekiranya aku mendapat kasih
    karunia di mata-Mu, maka berikanlah kepadaku tanda, bahwa Engkau
    sendirilah yang berfirman kepadaku.
18  Janganlah kiranya pergi dari sini, sampai aku datang
    kepada-Mu membawa persembahanku dan meletakkannya di hadapan-Mu."
    Firman-Nya: "Aku akan tinggal, sampai engkau kembali."
19  Masuklah Gideon ke dalam, lalu mengolah seekor anak kambing
    dan roti yang tidak beragi dari seefa tepung; ditaruhnya daging
    itu ke dalam bakul dan kuahnya ke dalam periuk, dibawanya itu
    kepada-Nya ke bawah pohon tarbantin, lalu disuguhkannya.
20  Berfirmanlah Malaikat Allah kepadanya: "Ambillah daging dan
    roti yang tidak beragi itu, letakkanlah ke atas batu ini, dan
    curahkan kuahnya." Maka diperbuatnya demikian.
21  Dan Malaikat TUHAN mengulurkan tongkat yang ada di
    tangan-Nya; dengan ujungnya disinggung-Nya daging dan roti itu;
    maka timbullah api dari batu itu dan memakan habis daging dan
    roti itu. Kemudian hilanglah Malaikat TUHAN dari pandangannya.
22  Maka tahulah Gideon, bahwa itulah Malaikat TUHAN, lalu
    katanya: "Celakalah aku, Tuhanku ALLAH! sebab memang telah
    kulihat Malaikat TUHAN dengan berhadapan muka."
23  Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Selamatlah engkau!
    Jangan takut, engkau tidak akan mati."
24  Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan
    menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai
    sekarang di Ofra, kota orang Abiezer. 

 

Femmy Patty

Kantor Bank Indonesia Ambon

Jl. Raya Pattimura No7

Tlp. (0911)-352762 Ext.1029

Fax. (0911)-356517

 



“This e-mail (including any attachments) is intended solely for the addressee 
and could contain information that is confidential; If you are not the intended 
recipient, you are hereby notified that any use, disclosure, copying or 
dissemination of this e-mail and any attachment is strictly prohibited and you 
should immediately delete it. This message does not necessarily reflect the 
views of Bank Indonesia. Although this e-mail has been checked for computer 
viruses, Bank Indonesia accepts no liability for any damage caused by any virus 
and any malicious code transmitted by this e-mail. Therefore, the recipient 
should check again for the risk of viruses, malicious codes, etc as a result of 
e-mail transmission through Internet”

Kirim email ke